Terbit: 1 September 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Burger termasuk dalam makanan yang disukai oleh siapa saja, khususnya anak muda. Tak hanya memiliki rasa yang enak, burger juga dianggap sebagai makanan gaul yang cocok untuk dikonsumsi saat berkumpul bersama. Yang menjadi masalah adalah, makanan ini kaya akan kandungan lemak dan kalori yang bisa memicu kenaikan kolesterol dan berat badan.

Berapa Banyak Kolesterol dalam Burger?

Dalam sebuah penelitian, salah satu jenis makanan cepat saji dengan rasa yang enak ini ternyata kaya akan kandungan lemak jenuh. Sebagai contoh, jika kita memilih burger yang diberi tambahan taburan keju, maka kita akan mengonsumsi 10-20 gram lemak jenuh dan 85 mg kolesterol. Jika kita mengonsumsinya bersama dengan kentang goreng, es krim, dan milkshake, maka kandungan kolesterol dan lemak yang masuk ke dalam tubuh tentu akan semakin meningkat.

Makanan enak lain yang disukai banyak orang namun kaya akan kandungan kolesterol adalah hati, termasuk hati ayam, hati sapi, atau hati kambing. Hati bisa diolah menjadi sate, dioseng, atau diberi tambahan tepung. Yang menjadi masalah adalah, kandungan kolesterol di dalam hati sangatlah tinggi. Di dalam 100 gram hati sapi misalnya, terdapat 400 mg kolesterol. Kandungan ini sangatlah tinggi dan bahkan sudah melampaui batasan asupan kolesterol harian manusia yang hanya sekitar 300 mg saja.

Makanan laut juga dikenal luas tinggi kandungan kolesterol. Sebagai contoh, di dalam 85 gram lobster sudah terdapat 125 mg kolesterol. Jika lobster ini diolah dengan cara digoreng atau ditambahi dengan mentega, maka besar kemungkinan kadar kolesterol dalam lobster meningkat dengan signifikan.

Ada baiknya kita memang membatasi asupan makanan-makanan enak ini karena bisa membuat kadar kolesterol dalam darah meningkat dengan signifikan. Jika sampai hal ini terjadi, risiko terkena penyakit jantung atau stroke tentu akan ikut meningkat.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku RT Mandiri - Advertisement


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi