Kolelitiatis, Komplikasi Kolesterol Tinggi yang Berbahaya

sakit-perut-masuk-angin-doktersehat

DokterSehat.Com– Komplikasi dari kolesterol tinggi biasanya terkait dengan penyakit kardiovaskular layaknya serangan jantung dan stroke. Selain itu, kondisi ini ternyata juga bisa menyebabkan kolelitiatis yang menyerang organ empedu kita. Sebenarnya, seperti apa sih penyakit ini?

Ternyata, kolelitiatis adalah sebutan lain dari penyakit batu empedu. Kondisi ini ternyata memang bisa disebabkan oleh kadar kolesterol di dalam tubuh yang terlalu tinggi. Sebagai informasi, batu empedu sebenarnya adalah hasil dari kristalisasi dari cairan empedu. Empedu adalah organ tubuh yang memiliki kandungan berupa air, garam mineral, lemak, kolesterol, dan bilirubin. Jika sampai kadar kolesterol dalam tubuh sangat tinggi, maka hal ini akan membuat cairan empedu lebih memungkinkan untuk mengkristal.

Ukuran dari batu empedu sendiri sangat bervariasi. Ada yang sangat kecil sehingga bisa dikeluarkan bersamaan dengan cairan empedu, hingga yang berukuran cukup besar yang bisa memicu penyumbatan saluran empedu. Masalahnya adalah jika sampai penyumbatan ini terjadi, cairan empedu tidak akan bisa mencapai usus dan akhirnya menyebabkan peradangan pada kantong dan saluran empedu. Konsentrasi garam dan kolesterol di dalam organ ini akan terus meningkat dan kondisi batu empedu pun akan menjadi semakin parah.

Gejala dari masalah batu empedu ini bisa berupa nyeri perut yang luar biasa, mual-mual dan muntah, hingga demam. Jika hal ini tidak kunjung diatasi dengan baik, maka bisa saja akan menyebabkan infeksi pada kantung empedu, hati, hingga di saluran pankreas. Padahal, jika sampai pankreas terkena infeksi dan mengalami kerusakan, maka kita pun akan lebih rentan mengalami kematian.

Terkadang, masalah batu empedu ini juga bisa memicu komplikasi bernama gallstone ileus, batu empedu yang masuk ke dalam saluran usus. Hal ini bisa memicu luka pada dinding usus. Bahkan, batu empedu bisa saja menempel pada dinding usus dan menyebabkan penyumbatan pada saluran pencernaan. Kondisi batu empedu juga bisa saja berlanjut menjadi kanker yang mematikan, apalagi jika kondisi ini tidak ditangani dan dibiarkan saja dalam waktu yang lama.