10 Manfaat Sarang Semut bagi Kesehatan (Disertai Cara Mengolahnya)

manfaat-sarang-semut-doktersehat

DokterSehat.com – Sarang semut adalah salah satu metode pengobatan herbal yang cukup dikenal oleh masyarakat Indonesia, terutama di Papua. Manfaat sarang semut diklaim dapat membantu mengatasi beberapa penyakit dengan mengonsumsi air rebusan sarang semut.

Sarang semut merupakan tumbuhan epifit, yaitu tumbuhan yang menumpang hidup di pohon lain, tetapi tidak menyerap makanan dari pohon itu. Kandungan senyawa aktif polifenol yang ada dalam sarang semut berperan sebagai zat antikanker, antidiabetes dan antimikroba. Selain mengatasi penyakit yang telah disebutkan, apa saja khasiat sarang semut lainnya yang bisa kita didapatkan?

Manfaat Sarang Semut untuk Kebugaran Tubuh

Sarang semut kini mudah didapatkan dan bahkan bisa diperoleh secara online. Berikut adalah khasiat sarang semut yang harus Anda tahu, antara lain:

1. Mengatasi darah tinggi

Karena kandungan flavonoidnya, sarang semut berfungsi untuk mencegah penggumpalan darah, di mana hal ini akan menghindarkan Anda dari tekanan darah tinggi.

Darah tinggi muncul jika terjadi penggumpalan darah. Manfaat sarang semut di sini berguna untuk menjaga darah Anda tetap encer. Selain flavonoid, sarang semut juga memiliki senyawa tokoferol yang terbukti mampu mengencerkan darah sehingga penggumpalan darah dan tekanan darah tinggi dapat diatasi.

2. Mengatasi diabetes

Manfaat sarang semut selanjutnya adalah berguna bagi penderita diabetes yang ingin menurunkan insulin. Kemampuan sarang semut dalam pembantu pengobatan diabetes diduga karena kemampuan obat herbal ini memulihkan fungsi organ tubuh, khususnya pankreas. Dampaknya, tubuh dapat menghasilkan hormon insulin yang cukup, dengan demikian gula darah dapat diolah menjadi zat yang mudah diserap oleh tubuh.

3. Mengatasi rematik

Kandungan flavonoid dalam sarang semut dapat menjadi inhibitor enzim xanthine yang baik untuk mengatasi rematik. Selain itu, kandungan antioksidan dan tokoferol yang terdapat dalam sarang semut juga baik untuk mengobati rematik.

4. Melancarkan haid

Manfaat sarang semut untuk wanita dapat membantu mengatasi masalah haid yang tidak teratur. Tak hanya itu, khasiat sarang semut selanjutnya dapat membantu mengatasi keputihan berlebih dan meningkatkan jumlah air susu ibu (ASI).

5. Melancarkan peredaran darah

Khasiat sarang semut yang bisa didapatkan selanjutnya adalah dapat melancarkan peredaran darah, berkat kandungan antioksidan yang tinggi (tokoferol dan flavonoid) dan kandungan multi-mineral di dalam sarang semut.

6. Mengatasi migrain

Pengobatan migrain berkaitan dengan fungsi kandungan flavonoid dan multi-mineral dalam sarang semut, khususnya kalsium, natrium, dan magnesium.

7. Mengatasi ambeien

Khasiat sarang semut untuk pengobatan ambeien berkat kandungan flavonoid dan taninnya yang tinggi. Kedua golongan senyawa ini dalam beberapa penelitian memang terbukti dapat mengobati wasir.

8. Mengatasi benjolan di payudara

Benjolan-benjolan pada payudara yang dimaksud di sini adalah pembengkakan bukan tumor (non-neoplasma). Diduga kuat mekanisme penyembuhannya serupa dengan kasus tumor dan kanker, yaitu dengan mengandalkan kemampuan kandungan flavonoid yang terkandung dalam sarang semut.

9. Menjaga kesehatan ginjal

Bagi Anda yang mempunyai gangguan fungsi ginjal dan prostat, sebaiknya Anda mengonsumsi sarang semut. Kandungan antioksidan (flavonoid dan tokoferol) serta multi-mineral yang ada dalam sarang semut mampu mengatasi kedua gangguan tersebut.

10. Menjaga kesehatan jantung

Khasiat sarang semut lainnya adalah kemampuannya menjaga kesehatan jantung karena kandungan mineral, kalium, dan kalsium yang tinggi. Ketiga kandungan pada sarang semut ini ternyata mampu mengatasi gejala penyakit jantung.

11. Membantu mengatasi kanker

Beberapa orang percaya khasiat sarang semut mampu membantu mengatasi berbagai jenis kanker, mulai dari kanker payudara, otak, paru-paru, usus hingga kanker darah. Kemampuan sarang semut ini diduga kuat berkaitan dengan kandungan flavonoidnya.

Ada beberapa mekanisme kerja dari flavonoid dalam melawan tumor/kanker, misalnya inaktivasi karsinogen, anti-proliferasi, penghambatan siklus sel, induksi apoptosis dan diferensiasi, inhibisi angiogenesis, dan pembalikan resistensi multi-obat atau kombinasi dari mekanisme-mekanisme tersebut.

Nah, itulah khasiat sarang semut yang bisa Anda dapatkan. Meski begitu, sejumlah pakar kesehatan mengatakan, beberapa manfaat sarang semut seperti yang dijelaskan di atas diperlukan penelitian lebih lanjut.

Pada kasus pengobatan tumor dan kanker, penanganan yang diketahui secara medis hanya operasi, radioterapi, dan kemoterapi. Belum ada penelitian khusus yang mengungkapkan bahwa sarang semut untuk penyembuhan tumor dan kanker.

Cara Mengolah Sarang Semut untuk Pengobatan Alternatif

Saat ini terdapat beberapa bentuk produk sarang semut di pasaran, bubuk kering dan kapsul. Namun, Anda dapat membuatnya sendiri di rumah dengan merebus bubuk sarang semut. Seperti dilansir anticancertumor.wordpress.com, berikut cara mendapatkan manfaat air rebusan sarang semut untuk pengobatan alternatif:

  1. Tuang satu sendok makan penuh (sekitar 10 gram) bubuk sarang semut ke dalam panci yang terbuat dari stainless steel (jangan gunakan panci aluminium, berisiko kebocoran) yang sudah diisi air sekitar 500 ml (2 gelas).
  2. Masak sampai mendidih sambil mengaduk sesekali selama sekitar 15 menit hingga air rebusan menyusut dari 2 gelas air hingga 1 gelas.
  3. Dinginkan hasil rebusan sarang semut.
  4. Saring air rebusan yang telah dingin dan air rebusan sarang semut siap diminum.

Sementara untuk anak-anak di bawah usia 10 tahun, biasanya mengonsumsi setengah dosis yang diberikan pada dosis yang digunakan orang dewasa adalah:

  1. Untuk penyembuhan: Minumlah air dari rebusan sarang semut secara teratur 2-3 kali sehari sampai sembuh, dan setiap dosis obat hanya untuk sekali pakai.
  2. Untuk pencegahan: Air rebusan sarang semut bisa diminum secara teratur 1-2 kali dalam seminggu agar tetap sehat dan bugar. Sedangkan dalam bentuk kapsul (@ 500 mg), dosis obat untuk setiap penyakit biasanya mengonsumsi 1-2 kapsul sekali (3x sehari), untuk meningkatkan air susu ibu (ASI) konsumsi 2 x 1 kapsul sehari dan untuk stamina, 2 x 1 kapsul sehari.

Perlu diperhatikan, bahwa banyak spesies semut yang bersarang pada tumbuhan epifit ini, hanya 3 spesies obat yang sesuai dengan pengetahuan tradisional masyarakat lokal di Asia Tenggara, yaitu H. formicarum, M. tuberosa dan M. pendans. Karena itu, demi keamanan, disarankan agar Anda berhati-hati dalam memilih jenis sarang semut mana yang tepat untuk perawatan.