7 Khasiat Salak, Salah Satunya Bisa Kontrol Gula Darah!

kandungan-salak-doktersehat

DokterSehat.Com– Salah satu buah khas Indonesia ini bisa dengan mudah ditemukan di berbagai tempat dengan harga yang murah. Hanya saja, masih banyak orang yang takut untuk makan salak karena menganggap buah ini bias menyebabkan masalah susah buang air besar. Padahal, menurut pakar kesehatan, salak justru baik bagi pencernaan dan mampu memberikan banyak manfaat kesehatan lain yang tidak kita sangka.

Berbagai manfaat kesehatan yang bisa didapatkan dari salak

Salak tak hanya menyediakan rasa manis atau sensasi kenyang saat memakannya. Buah ini termasuk tinggi berbagai kandungan nutrisi menyehatkan.

Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa didapatkan jika kita rutin makan salak.

  1. Bisa mengendalikan kadar gula darah

Meski rasanya manis, kurma ternyata termasuk dalam buah yang aman dikonsumsi penderita diabetes. Hal ini disebabkan oleh indeks glikemik salak yang cenderung rendah. Salak pun menjadi buah yang paling direkomendasikan bagi penderita diabetes selain buah pir, jeruk, dan apel.

Indeks glikemik rendah menandakan bahwa setelah makan salak, kita tidak akan mudah mengalami peningkatan kadar gula darah. Selain itu, salak juga bisa memberikan sensasi kenyang. Hal ini berarti, bagi penderita diabetes atau orang-orang yang berisiko terkena penyakit ini, makan salak justru bisa membantu mencegah datangnya diabetes atau komplikasi diabetes.

Salak juga termasuk dalam buah yang tinggi kandungan serat dan vitamin C. Bahkan, kandungan vitamin C di dalam satu buah salak bisa mencapai 2 mg. Hal ini berarti, rutin mengonsumsinya bisa membuat pencernaan semakin sehat, berat badan mudah dikendalikan, dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Selain daging buahnya, kulit salak ternyata juga bisa direbus dan dijadikan obat herbal untuk mengendalikan penyakit ini. Hal ini semakin mempertegas fakta bahwa salak memang buah yang baik untuk dikonsumsi penderita diabetes.

  1. Baik bagi kesehatan mata

Salak ternyata juga bisa memberikan manfaat kesehatan bagi kondisi mata kita, lho. Hal ini disebabkan oleh adanya kandungan vitamin A yang cukup tinggi di dalamnya. Selain itu, salak juga tinggi kandungan beta karoten yang juga menyehatkan mata.

  1. Mengatasi diare

Salak memang tinggi kandungan serat, namun bukan berarti kita harus menghindarinya saat terkena diare. Justru, makan salak bisa membantu mengatasi masalah gangguan pencernaan ini. Hal ini disebabkan oleh adanya zat tanin di dalamnya yang bisa membantu tubuh meredakan diare dengan efektif.

  1. Mengatasi masalah batu ginjal

Memang, batu ginjal harus diatasi dengan petunjuk dokter, baik itu dengan mengonsumsi obat-obatan tertentu atau bahkan dengan menjalani prosedur operasi, namun jika penderita masalah kesehatan ini rutin makan salak, maka proses penghancuran atau peluruhan batu ginjal dari dalam tubuh akan berlangsung dengan lebih baik. Hal ini tentu akan membantu proses penyembuhan penyakit ini.

  1. Bisa membantu program diet

Kandungan seratnya yang tinggi bisa membantu perut kenyang lebih lama. Hal ini berarti, kita bisa menjadikan salak sebagai makanan atau camilan saat ingin menurunkan berat badan.

  1. Baik bagi kesehatan ibu hamil

Siapa bilang ibu hamil tidak boleh makan salak. Dalam realitanya, salak sangat direkomendasikan bagi ibu hamil karena tinggi kandungan zat besi yang akan mendukung proses pembentukan sel darah merah bagi ibu ataupun janin di dalamnya. Selain itu, sebagian pakar kesehatan menyebut makan salak bisa mengatasi sensasi mual-mual yang bisa dirasakan saat pagi hari.

  1. Baik bagi kesehatan kulit

Kandungan vitamin C dan asam fenolik di dalam salak yang tinggi bisa membuat kulit semakin cantik, sehat, dan mencegah penuaan dini.