Terbit: 20 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Membekukan makanan tentu menjadi pilihan banyak orang untuk memperpanjang masa simpan makanan ya. Secara umum makanan bisa disimpan dalam freezer dalam jangka waktu 2-3 bulan. Namun dalam masa penyimpanan tersebut, makanan yang dibekukan juga bisa mengalami perubahan, lho. Apa sajakah perubahannya?

Ketahui 3 Perubahan yang Bisa Terjadi Pada Makanan Beku

Perubahan yang kerap terjadi pada makanan beku kerap kita anggap sebagai perubahan yang membahayakan makanan. Padahal suhu beku pada penyimpanan makanan merupakan jaminan bahwa makanan akan aman dari berbagai kontaminan, utamanya bakteri.

Untuk itu penting bagi kita mengetahui apa saja perubahan yang bisa terjadi pada makanan yang dibekukan. Menurut US Departement of Agriculture (USDA) perubahan pada makanan beku adalah:

1. Perubahan enzim

Enzim makanan tentu akan sangat terpengaruh dengan perubahan suhu pada freezer. Enzim pada ikan, daging, ayam, sayur dan buah tetap ada namun suhu dingin memperlambat kerjanya. Hal ini yang kemudian memengaruhi perubahan pada dua poin selanjutnya yaitu freezer burn dan perubahan warna.

2. Adanya freezer burn

Pernahkah Anda perhatikan beberapa bagian pada bahan makanan yang sedang dicairkan memiliki beberapa bagian yang agak mengering? Hal ini disebut dengan freezer burn. Kondisi ini sangat dipengaruhi oleh aktivitas enzim, kandungan cairan dan kelembaban yang ada pada bagian tersebut.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Kids Baby - Advertisement

Meskipun frezeer burn tidak berbahaya, USDA menganjurkan untuk membuang bagian makanan yang mengalami freezer burn utamanya bagian yang cukup parah/ nampak sangat kering bahkan setelah makanan cair.

3. Perubahan warna

Perubahan warna umumnya terjadi pada bahan makanan protein hewani. Daging merah umumnya berubah menjadi keunguan atau cokelat, hal ini dipengaruhi oleh kelembaban bahan makanan. Selain itu pada daging unggas, terjadi perubahan warna kehitaman pada bagian tulang dan daging di sekitar tulang. Umumnya hal ini terjadi karena masa simpan yang terlalu lama.

Jika hal ini terjadi pastikan terlebih dahulu kualitas makanan dengan melihat bau, warna dan tekstur bahan makanan pada bagian lain, apakah masih layak untuk diolah atau tidak ya.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi