Jangan Keliru, Ini 3 Kesalahan Menyimpan Makanan Yang Sering Dilakukan

doktersehat-salah-simpan-makanan
Photo Credit: Flickr.com/Jinx!

DokterSehat.Com– Menyimpan makanan tentu menjadi suatu hal yang penting untuk menjaga kualitas dan lama masa simpan suatu makanan. Meskipun dianggap sepele namun ternyata kita masih sering lho melakukan kesalahan dalam menyimpan bahan makanan.

Ya, sebagian besar orang menyimpan makanan hanya berdasarkan kebiasaan atau anggapannya saja. Padahal, setiap bahan makanan mempunyai ketentuan penyimpanannya yang memerhatikan jenis, suhu hingga kelembaban yang akan mendukung kualitas makanan yang optimal.

Beberapa kekeliruan dalam penyimpanan bahan makanan yang sebaiknya kita hindari adalah:

1. Menyimpan telur di pintu kulkas

Kita tentu tahu bahwa sangat umum menemukan tempat khusus penyimpanan kulkas yang telah disediakan di pintu kulkas ya. Sayangnya hal ini bukanlah sesuatu yang dianjurkan karena pintu kulkas merupakan tempat dengan suhu yang tidak stabil, karena sering dibuka tutup.

Lebih lanjut hal ini bisa memengaruhi kualitas telur dan meningkatkan risiko kontaminasi bakteri.

Usahakan simpan telur di rak bagian dalam kulkas, jika bisa letakkan telur pada wadah karton khusus telur, ya.

2. Meletakkan daging, unggas atau seafood mentah pada bagian rak paling atas

Coba perhatikan dimana Anda biasanya menyimpan olahan daging mentah? Jika Anda masih meletakkan daging di kulkas sembarangan maka sebaiknya hal ini tidak lagi Anda lakukan.

Daging, unggas atau seafood mentah sangat tidak dianjurkan diletakkan di bagian rak atas kulkas. Hal ini disebabkan daging mentah rentan mengontaminasi bahan makanan lain di bawahnya, baik melalui kontak langsung atau kemungkinan adanya cairan dari daging mentah yang bisa turun ke bahan makanan lainnya.

3. Menyimpan susu kemasan yang telah diminum dalam kulkas

Sering menyimpan susu kemasan yang belum habis di dalam kulkas? Sebaiknya hal ini tidak lagi Anda lakukan karena ternyata menyimpan susu yang telah diminum meningkatkan risiko kontaminasi bakteri, lho.

Ya, hal ini terjadi karena susu kemasan dalam kardus atau kaleng yang telah terbuka sangat rentan rusak akibat paparan bakteri dari udara ataupun kontak bahan lain dari bahan makanan yang ada di kulkas.

Jika Anda ingin menyimpan kembali susu yang telah diminum, pastikan susu tersebut berpenutup atau jika perlu masukkan dalam wadah plastik berpenutup ya.