Sepele, 2 Kesalahan saat Kupas Sayur & Buah ini Sering Dilakukan

manfaat-kulit-buah-doktersehat-1
Photo Credit: Pexels.com

DokterSehat.Com– Mengupas sayur dan buah tentu merupakan bagian dari keseharian, ya. Tidak hanya saat akan memasak, namun saat kita akan mengonsumsi sayur segar atau buah yang telah masak secara langsung, mengupas menjadi suatu keharusan.

Kerap dianggap sepele, nyatanya saat mengupas buah dan sayur kita sering melakukan kesalahan, lho.

Ya, beberapa kesalahan yang kerap terjadi saat mengupas buah dan sayur ternyata sedikit banyak dapat memengaruhi kualitas dan kuantitas kandungan gizi yang ada sayur dan buah.

manfaat-buah-persik-doktersehat
photo credit : pexels.com

Anda tentu tidak mau bukan jika asupan gizi, vitamin, dan mineral yang ada pada buah dan sayur, menjadi kurang jumlahnya dalam tubuh hanya karena melakukan kesalahan sepele saat mengupasnya?

Apa saja kerugian yang akan dirasakan jika salah mengupas buah dan sayur?

Jika kita salah saat mengupas kulit buah dan sayur, beberapa hal yang akan dirasakan oleh tubuh diantaranya adalah:

    • Asupan vitamin jadi tidak lengkap

Vitamin dan mineral yang ada pada bahan makanan alami, jika tidak diolah dengan tepat akan cepat hilang atau rusak.

Hal ini juga terjadi pada asupan gizi dan vitamin yang ada pada bagian luar kulit dan sayur. Apalagi, beberapa jenis sayur dan buah memiliki kandungan vitamin cukup padat pada bagian bawah kulit.

Kesalahan saat mengupas akan membuat asupan vitamin dan mineral terbuang, baik karena kesalahan penggunaan alat atau proses pencucian pada bagian kulit yang kurang tepat.

doktersehat-buah-anggur-pisang
pic credit: john janssen

Hal ini tentu menyebabkan kerugian karena jumlah vitamin yang masuk dalam tubuh bisa jadi berkurang hanya karena kesalahan saat mengupasnya.

    • Serat yang masuk dalam tubuh jenis dan jumlahnya berkurang

Selain vitamin dan mineral, serat menjadi salah satu zat gizi yang penting untuk diperhatikan.

Kesalahan saat mengupas buah dan sayur membuat kandungan seratnya berkurang, hal ini disebabkan pada bagian kulit buah dan sayur terdapat serat dalam jenis yang lebih lengkap dan membuat jumlahnya lebih banyak.

Kesalahan saat mengupas buah dan sayur tentu bisa sangat memengaruhi kandungan serat yang masuk dalam tubuh, bukan?

Kesalahan saat mengupas buah dan sayur

Nah, itu dia kerugian yang dapat dirasakan tubuh jika kita tidak tepat mengupas buah dan sayur, agar terhindar dari hal di atas, yuk, sama-sama kita simak apa saja kesalahan yang kerap dilakukan saat mengupas buah dan sayur, di bawah ini!

1. Terlalu tebal saat mengupas kulit buah dan sayur yang tergolong tipis

Buah dan sayur yang memiliki kulit dengan jenis yang tipis, misalnya sayuran berkarbohidrat jenis kentang, ubi, apel, pir, jambu, wortel, lobak, adalah buah dan sayur yang kulitnya tergolong tipis.

Jumlah-buah-puasa-doktersehat-1Mengupas kulit buah terlalu tebal, apalagi dengan kulit yang tipis, tentu akan sangat berisiko menyebabkan kandungan gizi, baik vitamin dan mineral, berkurang dalam jumlah banyak.

Untuk mengurangi hal tersebut, Anda bisa menggunakan alat kupas khusus yang cenderung bisa mengontrol ketebalan pengupasan, atau, jika Anda telah mencucinya dengan bersih dan kandungan pestisidanya hilang, maka akan sangat baik jika Anda tidak perlu mengupas kulit buah dan sayur yang sudah tipis, ya.

2. Mengupas kulitnya terlebih dahulu sebelum mencucinya

Coba perhatikan, apakah Anda mencuci buah dan sayur setelah mengupasnya? Jika iya, maka sebaiknya Anda mulai mengurangi hal ini ya.

Mencuci sayur dan buah setelah mengupasnya, akan membuat vitamin larut air, yaitu vitamin B dan C, yang ada pada buah dan sayur akan banyak hilang.

mencuci-buah-dan sayur-doktersehat
Photo Credit: Health And Love Page

Belum lagi, jika buah dan sayur akan Anda olah dengan metode merebus, maka risiko vitamin larut dalam air akan semakin besar.

Selama buah dan sayur yang akan Anda konsumsi tidak memiliki banyak getah yang berbahaya bagi rongga mulut maupun kulit, misalnya sayur manisa, maka mencuci buah dan sayur setelah mengupasnya tidak perlu Anda lakukan, ya.