5 Kesalahan Terbesar yang Sering Dilakukan Pelaku Low Carb Diet

kesalahan-diet-rendah-karbohidrat-doktersehat

DokterSehat.Com – Sebagian besar orang selalu menganggap kalau low carb diet merupakan diet yang mudah dan nikmat. Bagaimana tidak, hampir sebagian besar makanan merupakan protein atau sesuatu yang digoreng. Lemak yang selama ini ditakuti justru dimakan dalam jumlah banyak. Asal bukan gula atau karbohidrat, semua bisa dimakan sesuai dengan kebutuhan kalori yang dimiliki.

Sayangnya apa yang terlihat mudah ternyata agak sulit dijalankan secara konsisten. Para pelaku diet rendah karbohidrat ini akhirnya banyak yang gagal total. Nah, kira-kira apa saja yang bisa membuat diet menjadi gagal total meski sekilas tidak ada kesalahan yang dilakukan.

Kesalahan saat melakukan low carb diet

Kesalahan dalam menjalankan low carb diet ada banyak. Kesalahan itu kadang disadari dan kasang tidak. Berikut beberapa jenis kesalahan saat melakukan diet rendah karbohidrat.

  1. Tidak tahu mana saja karbohidrat

Kesalahan terbesar yang dilakukan oleh siapa saja yang melakukan diet rendah karbohidrat adalah tidak tahu mana saja karbohidrat. Kota harus tahu kalau karbohidrat bukan hanya nasi saja. Ada banyak sekali jenis karbohidrat yang terkandung pada makanan seperti tempe, gula, buah mania, hingga camilan ringan seperti kerupuk.

Kita harus tahu mana saja karbohidrat yang baik untuk tubuh dan mana yang tidak. Selain itu kita juga harus menakar karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh. Dari beberapa penelitian, kalau ingin masuk ke fase ketosis harus membatasi konsumsi karbohidrat sebanyak 25-50 gram, kurang dari itu lebih baik.

  1. Mengonsumsi terlalu banyak protein

Diet rendah karbohidrat tidak sama dengan mengonsumsi terlalu banyak protein. Kalau Anda melakukannya, tubuh justru mengubahnya menjadi glukosa yang sama dengan karbohidrat. Kalau glukosa di tubuh naik, ketosis akan hilang dan diet yang dijalankan jadi gagal.

Batas konsumsi protein harian sekitar 1,5-2 gram per kilogram berat tubuh. Kalau berat tubuh 75 kg, jumlah protein yang dibutuhkan sekitar 112,5-150 gram. Jangan melebihi jumlah ini karena memiliki kemungkinan untuk merusak fase pembakaran lemak pada tubuh.

  1. Takut mengonsumsi lemak

Salah satu komponen makanan yang paling ditakuti adalah lemak. Kalau Anda menjalankan diet rendah karbohidrat, justru lemak adalah sesuatu yang penting. Selama lemak yang dikonsumsi bukan lemas trans, Anda bebas mengonsumsinya hingga kenyang dan memenuhi kebutuhan kalori harian.

Selama ini pelaku diet rendah karbohidrat sering sekali takut dengan lemak. Padahal lemak lah yang membuat diet mereka berjalan dengan lancar dan mendapatkan energi yang sangat banyak.

  1. Tidak memperhitungkan garam dan elektrolit lainnya

Saat melakukan diet rendah karbohidrat, jumlah garam di tubuh jadi anjlok. Itulah kenapa kita mudah menurunkan berat badan selama beberapa minggu karena kadar air di dalam tubuh anjlok mengikuti jumlah elektrolit.

Penuhi kebutuhan garam harian sebanyak 1 sendok teh. Kalau agak mual coba minum air putih dengan campur garam gunung atau laut. Terakhir buatlah kaldu tulang untuk menambah asupan elektrolit pada tubuh.

  1. Berhenti terlalu cepat

Beberapa orang yang menjalani diet rendah karbohidrat sering sekali mengalami kegagalan dan berhenti. Sekitar 1-2 minggu awal adalah saat paling krusial karena seseorang akan mengalami keto flu yang mengganggu. Kondisi ini membaut seseorang menjadi pusing dan mual serta perasaan lapar yang berlebihan. Akhirnya diet yang dijalankan berhenti begitu saja.

Cara melancarkan low carb diet

Selain mengetahui berbagai kesalahan di atas, Anda juga harus tahu cara membuat diet jenis rendah karbohidrat ini lancar dari awal hingga akhir. Berikut yang bisa dilakukan.

  • Tubuh tetap terhidrasi dengan baik setiap harinya. Sebisa mungkin untuk mengonsumsi sekitar 8 gelas air karena saat diet tubuh sering mengalami dehidrasi akibat kadar garam di dalam tubuh sangat rendah.
  • Jangan sampai membuat tubuh menjadi lapar. Anda bebas makan apa saja dan kapan saja asal masih sesuai nutrisinya dan bukan karbohidrat. Sayuran dan agar-agar bisa menjadi andalan untuk membuat tubuh lebih nyaman dan tidak merasakan lapar yang berlebihan.
  • Kalau mendadak lapar padahal sudah makan, segera minum satu gelas air lalu tunggu beberapa menit. Biasanya rasa lapar yang muncul itu palsu dan merupakan produk dari dehidrasi yang cukup akut.
  • Avokad adalah salah satu buah yang bisa dikonsumsi dalam jumlah banyak. Buah lain masih bisa dikonsumsi tapi ada batasannya. Mengapa harus dibatasi? Karena kandungan rasa manis dan gula cukup tinggi dan merusak fase ketosis tubuh.
  • Belajarlah mengolah aneka makanan agar tidak bosan. Kalau Anda diet rendah karbohidrat dengan bujet terbatas, telur adalah senjata utama. Sayangnya mengonsumsi telur dengan cara yang sama bisa membuat kita semuanya menjadi terlalu bosan.
  • Sebisa mungkin untuk tidak menggabungkannya dengan diet lain seperti intermitten fasting. Karena diet rendah karbohidrat ini rawan lemas pada dua minggu pertama, usahakan jangan membuat tubuh memasuki fase lapar.
  • Kendalikan emosi saat sedang diet. Maksud dari emosi di sini adalah keinginan untuk makan yang berlebihan. Karena sudah terlanjut lapar dan carb craving, apa saja akan dimakan tanpa mempertimbangkan diet yang sedang dijalankan.
  • Jangan melakukannya sendirian saja. Mungkin di rumah hanya Anda yang melakukan diet, tapi di luar sana ada banyak orang. Oleh karena itu ada baiknya untuk bergabung ke beberapa komunitas agar bisa saling mendukung perjuangan masing-masing untuk mencapai kesuksesan bersama.
  • Sebisa mungkin untuk tetap melakukan dokumentasi. Buat foto sebelum dan sesudah melakukan diet. Dengan begitu perubahan akan terlihat dengan lebih jelas.

Inilah beberapa ulasan tentang low carb diet yang wajib kita ketahui. Semoga informasi di atas bisa Anda gunakan untuk mengatasi masalah atau kesalahan yang dilakukan selama menjalani diet. Dengan begitu diet bisa berjalan lebih mudah dan lancar serta berat badan ideal yang diinginkan bisa segera didapatkan.