Kertas Pembungkus Junk Food Bisa Memicu Kanker!

makanan-cepat-saji-junk-food-doktersehat
Photo Source: Flickr/avlxyz

DokterSehat.Com– Junk food atau makanan cepat saji sudah dikenal luas sebagai makanan yang sangat tidak baik bagi kesehatan tubuh. Pakar kesehatan berkata bahwa sering mengonsumsinya bisa berimbas pada meningkatnya risiko kanker, obesitas, diabetes, hingga gangguan kardiovaskular. Yang tidak disangka adalah, tak hanya makanannya, pembungkus makanan cepat saji ternyata juga bisa membahayakan kesehatan.

Kertas minyak pembungkus burger, kentang goreng, dan berbagai makanan cepat saji lainnya ini ternyata memiliki kandungan bahan kimia yang bisa menyebabkan gangguan perkembangan bagi anak-anak, gangguan kesuburan, hingga meningkatnya risiko terkena kanker. Hal ini tentu sangat mengejutkan karena kertas ini terlihat aman dan hampir selalu digunakan di setiap makanan cepat saji yang kita beli.

Dalam penelitian yang dilakukan di Silent Spring Institute, Massachusetts, Amerika Serikat ini, disebutkan bahwa kertas pembungkus makanan cepat saji ternyata memiliki lebih dari 24 jenis bahan kimia berbahaya, termasuk PFC yang berasal dari bahan daur ulang.

“Bahan kimia PFC terkait dengan berbagai masalah kesehatan yang berbahaya. Anak-anak bisa menjadi korban yang paling rentan terkena dampaknya mengingat sistem kekebalan tubuhnya masih belum sempurna sehingga lebih mudah terkena efek kesehatan dari bahan kimia beracun,” ucap Laura Schaider dari organisasi tersebut.

“Jika kita sering terpapar bahan kimia tersebut dalam waktu yang lama, maka risiko untuk terkena penyakit kanker, gangguan sistem kekebalan tubuh, gangguan tiroid, gangguan kesuburan, hingga kelahiran bayi dengan berat badan yang kurang juga meningkat,” lanjut Laura.

Dalam penelitian yang kemudian dipublikasikan hasilnya dalam jurnal berjudul Environmental Science and Technology Letters ini, digunakan teknologi terbaru dengan menggunakan emisi sinar gamma untuk mengetahui kandungan bahan kimia berbahaya yang ada di dalam kertas pembungkus makanan cepat saji. Hasilnya adalah, hampir sebagian dari sampel kertas pembungkus burger dan tas kue serta sekitar 20 persen dari sampel kotak karton pembungkus kentang goreng atau pizza memiliki kandungan fluorine dan bahan kimia berbahaya lainnya.

Melihat adanya fakta ini, sebaiknya memang kita menghindari makanan cepat saji demi menjaga kesehatan tubuh.