DokterSehat.Com – Apakah Anda sering menemukan keringat dingin pada bayi Anda? Apakah Anda merasa panik pada saat itu? Anda tak perlu panik karena bayi berkeringat dingin adalah hal yang sangat wajar walau sering kali ini membuat bayi tidak nyaman.

bayi-berkeringat-dingin-doktersehat

Meskipun bukan sebuah masalah serius tetapi keringat dingin pada bayi bisa mengindikasikan gejala medis pada beberapa kasus. Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui lebih jauh tentang penyebab dan cara mengatasi keringat dingin pada bayi.

Penyebab keringat dingin pada bayi

Biasanya bayi berkeringat dingin pada malam hari. Secara umum, hal tersebut normal karena kelenjar keringat kulit bayi lebih aktif daripada orang dewasa dan bayi lebih banyak tidur. Namun, Anda tetap perlu waspada karena keringat dingin bisa juga disebabkan masalah medis.

Berikut ini adalah beberapa penyebab bayi berkeringat dingin:

1. Demam

Penyebab keringat dingin pada bayi yang mengindikasikan masalah medis sering kali disebabkan oleh demam. Tentunya Anda harus segera mengambil tindakan apabila penyebab bayi berkeringat dingin dikarenakan oleh demam.

Oleh karena itu, sebaiknya saat bayi berkeringat dingin, Anda perlu mengecek suhunya terlebih dahulu. Apabila suhu bayi normal, yakni di bawah 37,4 derajat celsius maka bayi Anda tidak mengalami demam.

Namun, apabila keringat dingin pada bayi diiringi oleh suhu di atas itu, ini berarti bayi Anda demam. Anda harus mengambil tindakan untuk segera membawa ke dokter untuk memastikan apakah demamnya itu merupakan gejala dari sebuah penyakit atau hal lain.

Baca juga: Ini yang Perlu Dilakukan Saat Bayi Demam

2. Lingkungan yang tidak nyaman

Apabila bayi Anda tidak terbukti demam melalui pengecekan suhu tubuh maka penyebab utama dari bayi berkeringat dingin tanpa demam adalah karena faktor lingkungan. Lingkungan yang menjadi ruangan bayi tertidur kemungkinan besar memiliki suhu tinggi dan lembap.

Suhu kamar yang terlalu panas dan sirkulasi udara yang tidak lancar kerap kali menyebabkan keringat dingin pada bayi yang tidak mengalami demam. Periksa juga pakaian dan selimut yang digunakan oleh bayi. Apakah pakaian dan selimut yang dipakai bayi terbuat dari bahan yang panas?

3. Efek obat-obatan tertentu

Ada kemungkinan juga keringat dingin pada bayi disebabkan oleh obat yang dikonsumsi bayi. Hal ini bisa terjadi karena saat bayi sakit, orang tua membeli obat tanpa resep dokter. Banyak orang tua yang tidak tahu bahwa obat untuk bayi yang dibeli tanpa resep dokter berisiko untuk meningkatkan suhu bayi.

Peningkatan suhu bayi mengakibatkan keringat berlebih dan keringat dingin pada bayi. Oleh karena itu, sebaiknya orang tua perlu pergi ke dokter untuk mendapatkan resep obat dan petunjuk dosis yang tepat untuk bayi sehingga bayi tidak bekeringat dingin.

4. Pola makan bayi yang salah

Apakah bayi Anda termasuk bayi yang sukan makan banyak sehingga memiliki badan yang cukup gemuk? Hal ini tidaklah tepat dan merupakan pola makan bayi yang salah. Konsumsi makanan yang berlebih pada bayi akan menyebabkan bayi memiliki status gizi gemuk. Kegemukan pada bayi bisa menyebabkan keringat dingin pada bayi di malam hari.

5. Mimpi buruk

Bayi bisa saja bermimpi buruk pada saat malam hari di mana ia sedang tertidur nyenyak. Mimpi buruk yang muncul pada saat bayi terlelap tidur akan menimbulkan rasa takut pada bayi. Rasa takut inilah yang menyebabkan keringat dingin pada bayi. Hal ini akan diikuti oleh tangisan bayi yang memiliki arti tidak nyaman atau ketakutan.

Baca juga: Arti Bahasa Bayi Saat Menangis, Sudah Tahukah Anda?

Cara mengatasi keringat dingin pada bayi

Meskipun keringat dingin pada bayi adalah hal yang wajar pada kebanyakan penyebab yang memicunya, tetapi Anda harus tetap melakukan beberapa cara mengatasi keringat dingin pada bayi guna menghilangkan ketidaknyamanannya.

Berikut ini adalah beberapa cara mengatasi bayi berkeringat dingin:

  • Pergi ke dokter apabila keringat dingin disertai demam atau terindikasi sebagai gejala medis
  • Memperbaiki suhu ruangan untuk bayi menjadi lebih sejuk
  • Memperbaiki ventilasi udara agar ruangan untuk bayi memiliki sirkulasi udara yang lancar
  • Menggunakan pakaian dan selimut untuk dengan bahan yang sejuk
  • Memberikan obat untuk bayi sesuai resep dan petunjuk dokter
  • Memperbaiki pola makan bayi menjadi lebih sehat
  • Menenangkan bayi sebelum tidur agar ia terhindar dari mimpi buruk