Kerap Kita Lakukan, Kesalahan Mencuci Piring Ini Justru Bisa Menyebarkan Bakteri

DokterSehat.Com– Mencuci piring adalah salah satu aktifitas yang perlu kita lakukan setiap hari agar peralatan makan dan masak kita selalu dalam kondisi bersih sehingga aman untuk digunakan. Sayangnya, kita cenderung melakukan kebiasaan yang tidak benar saat mencuci piring sehingga meskipun membuat peralatan makan dan masak ini terlihat bersih, sebenarnya masih ada bakteri-bakteri berbahaya yang tertinggal.

Piring tetap direndam pada air yang kotor
Kebanyakan orang akan membiarkan piring-piring terendam pada air yang kotor dengan sisa makanan, kuah, atau bahkan minyak. Tujuannya memang baik, yakni melepaskan sisa makanan yang menempel pada peralatan makan tersebut. Namun, hal ini justru bisa membuat bakteri akan berkembang biak dengan cepat. Karena alasan inilah sebaiknya kita segera mencucinya saja setelah makan dan tidak merendamnya pada air.

Memberikan sabun langsung pada piring
Bukannya dicairkan dengan air terlebih dahulu, terkadang kita langsung menuangkan sabun cuci pada piring. Memang, sabun akan tetap berbusa dan membersihkan piring tersebut dengan baik. Namun, hal ini justru bisa membuat zat kimia dari sabun akan lebih banyak menempel pada piring dan bisa jadi akan tercampur pada makanan yang kita tempatkan pada piring tersebut nantinya. Pastikan untuk mencairkan sabun dengan air terlebih dahulu dan barulah kita ambil dengan spons.

piring-kotor-doktersehat

Tidak langsung dikeringkan setelah dicuci
Kebanyakan orang akan langsung menempatkan piring atau peralatan makan lain yang basah di rak piring atau lemari. Memang, peralatan makan ini akan kering dengan sendirinya. Namun, lingkungan yang basah akan membuat bakteri berkembang dengan lebih cepat. Ada baikya kita mengelapnya dengan kain bersih sebelum menyimpan piring di rak.

Malas mengganti spons pencuci piring
Kapan terakhir kali kita mengganti spons pencuci piring kita? Meskipun masih dalam kondisi baik, segera ganti spons ini saat sudah berusia satu bulan demi mencegah perkembangbiakan bakteri penyebab penyakit.