Kerap Dijadikan Lauk, Makanan Ini Ternyata Bisa Memicu Kanker Usus Besar

doktersehat-kanker-usus-besar-stroke-Kolitis-Iskemik-nyeri-dada-Inkontinensia-Usus

DokterSehat.Com– Salah satu makanan yang kerap dijadikan lauk, khususnya bagi anak-anak karena memang memiliki rasa yang enak adalah sosis. Tak hanya enak, sosis juga cenderung mudah untuk diolah sehingga bisa menjadi solusi cepat untuk memberikan makanan yang pasti disukai oleh anak. Sayangnya, pakar kesehatan menyebutkan bahwa sering mengkonsumsi sosis atau steak bisa meningkatkan resiko salah satu kanker paling berbahaya, yakni kanker usus besar.

Fakta ini dikemukakan oleh pakar kesehatan dari The Cancer Center, Singapore Medical Group bernama Dr. Wong Seng Weng. Menurut Dr. Wong, kebiasaan mengkonsumsi daging, khususnya daging merah, memang bisa menjadi pemicu kanker usus besar. Tak hanya sosis dan steak, beberapa makanan enak lain seperti ham dan bacon juga bisa menyebabkan masalah yang sama. Bahkan, resiko ini setara dengan kebiasaan merokok aktif.

Apakah kita benar-benar harus berhenti mengkonsumsi makanan yang enak ini? Dr. Wong menyebutkan bahwa sebenarnya kita masih bisa mengkonsumsi makanan-makanan tersebut asalkan membatasi jumlah dan frekuensinya. Sebagai contoh, jika kita mengkonsumsi 50 gram sosis setiap hari, maka resiko terkena kanker usus besar bisa meningkat hingga 20 persen. Hal yang sama terjadi jika kita mengkonsumsi steak 100 gram setiap hari.

Yang menjadi masalah adalah, porsi ini sebenarnya sangatlah sedikit. Sebagai contoh, 100 gram steak hanyalah sekitar seperempat atau sepertiga dari porsi steak yang disajikan di tempat makan. Melihat adanya fakta ini, ada baiknya memang kita tidak lagi sering-sering mengkosumsi makanan yang terbuat dari daging merah ini demi mencegah datangnya kanker usus besar. Tak hanya itu, cobalah untuk mengganti daging merah dengan daging yang lebih sehat layaknya daging ikan yang kaya akan kandungan nutrisi bagi tubuh namun tidak akan memberikan efek samping layaknya mengkonsumsi daging merah.

Jangan lupa pula untuk selalu menerapkan pola makan yang seimbang agar tubuh tetap sehat.