Terbit: 27 Mei 2021 | Diperbarui: 28 Mei 2021
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Kepala bergetar adalah kondisi yang terjadi akibat sejumlah penyebab, beberapa di antaranya adalah tremor esensial, stroke, dan penyakit Parkinson. Selengkapnya simak berbagai penyebab dan cara mengatasinya.

Kepala Bergetar, Kenali Penyebab hingga Cara Mengobatinya

Kepala Bergetar Penyakit Apa?

Getaran yang terjadi di kepala ini disebut sebagai tremor. Ini adalah gerakan ritmis yang tidak disengaja dan tidak terkendali dari satu bagian atau satu anggota tubuh. Tremor dapat terjadi pada bagian tubuh mana pun dan kapan pun, termasuk di kepala. Biasanya ini akibat dari masalah di bagian otak yang mengontrol gerakan otot.

Tremor tidak selalu serius, tetapi dalam beberapa kasus, dapat menandakan gangguan serius. Meskipun sulit untuk mengatasi tremor, tetapi kondisi ini sering kali akan hilang dengan sendirinya.

Penting untuk diperhatikan bahwa kejang otot, kedutan otot, dan tremor adalah kondisi yang berbeda. Kejang otot adalah kontraksi otot yang terjadi secara tidak terkendali. Sedangkan kedutan otot adalah gerakan halus yang tidak terkontrol dari sebagian kecil otot yang lebih besar.

Penyebab Kepala Bergetar

Tremor esensial adalah kondisi yang paling sering menyebabkan kepala bergetar. Ini adalah gangguan saraf dan gerakan yang menyebabkan gemetar pada bagian tubuh, seperti kepala, wajah, leher, lidah, badan, tangan, lengan bawah, kaki, dan suara secara ritmis. Dalam kasus yang jarang terjadi, tremor dapat terjadi di tungkai dan kaki.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku RT Mandiri - Advertisement

Tremor ini adalah gangguan gerakan yang sering kali terjadi dan sering disalahartikan sebagai penyakit Parkinson. Tremor esensial paling sering terjadi pada orang yang berusia di atas 65 tahun, tetapi juga dapat terjadi pada semua usia. Ini biasanya terjadi sendiri, tanpa gejala neurologis lainnya, meskipun beberapa orang mungkin juga mengalami masalah dalam keseimbangan.

Baca Juga: 17 Penyebab Kepala Pusing dan Mual (No. 16 Patut Diwaspadai!)

Gejala Tremor Esential

Gejala utama dari tremor esensial, meliputi:

  • Gemetar dalam waktu singkat yang tidak terkendali.
  • Suara gemetar.
  • Kepala mengangguk.
  • Gemetar yang semakin parah selama stres emosional.
  • Tremor yang menjadi lebih buruk saat bergerak.
  • Tremor yang berkurang dengan istirahat.
  • Masalah keseimbangan (jarang terjadi).

Penyebab Tremor Esensial

Penyebabnya tidak diketahui secara pasti, tetapi kemungkinan kuat adanya hubungan genetik. Setiap anak dari orang tua yang menderita tremor esensial memiliki kemungkinan 50% untuk mengalaminya. Jika seseorang dengan tremor esensial memiliki anggota keluarga lain yang juga terkena (tremor familial).

Risiko terkena tremor esensial meningkat seiring bertambahnya usia (di atas usia 40 tahun), tetapi siapa pun dapat mengalaminya.

Berikut ini faktor yang terkait dengan tremor esensial:

  • Penggunaan beberapa obat.
  • Paparan racun seperti timbal dan merkuri.
  • Tiroid yang terlalu aktif (hipertiroidisme).
  • Penyakit Parkinson
  • Distonia

Penderita tremor esensial mungkin memiliki risiko lebih tinggi untuk mengembangkan kondisi neurologis lain, seperti penyakit Parkinson dan gangguan pendengaran, terutama jika tremor mulai terjadi di atas usia 65 tahun. Mungkin juga memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit Alzheimer.

Berikut beberapa faktor yang dapat memperburuk tremor esensial:

  • Kelelahan dan kurang tidur.
  • Stres dan kecemasan.
  • Kelaparan atau gula darah rendah.
  • Minum minuman berkafein.
  • Suhu panas atau dingin.
  • Merokok.

Dampak Tremor Esensial pada Kualitas Hidup

Tremor yang tidak terkendali dapat menurunkan kualitas hidup dalam banyak hal, termasuk:

  • Kesulitan dalam aktivitas sehari-hari, seperti menulis, berpakaian, atau makan.
  • Mudah marah dan stres yang terjadi akibat ketidakmampuan mengontrol bagian tubuh yang terkena.
  • Rasa malu dalam bersosialisasi.
  • Peningkatan kelelahan.

Baca Juga: Sakit Kepala Berulang: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Cara Mengatasi Kepala Bergetar

Tidak ada obat untuk tremor esensial, tetapi ada perawatan untuk membantu meringankan gejala berkembang secara bertahap dan lambat. Jika gejalanya ringan, mungkin tidak memerlukan perawatan. Dokter mungkin akan menganjurkan pengobatan jika gejalanya berat dan mengganggu aktivitas keseharian.

Berikut ini beberapa pilihan pengobatan untuk tremor esensial:

1. Obat-obatan

Beberapa obat yang dapat mengobati kepala bergetar akibat tremor esensial, meliputi:

  • Beta-blocker untuk mencegah tremor, seperti propranolol, atenolol, sotalol, atau nadolol.
  • Obat tekanan darah, seperti flunarizine.
  • Penghambat saluran kalsium, seperti nimodipine.
  • Obat antikonvulsan untuk mengurangi rangsangan sel saraf, seperti primidone, topiramate, dan gabapentin.
  • Obat penenang ringan, seperti alprazolam dan clonazepam.

2. Terapi

Dokter mungkin menganjurkan terapi fisik untuk meningkatkan kekuatan otot, kontrol, dan koordinasi, serta meningkatkan kesadaran fisik yang meningkatkan kualitas hidup penderita tremor esensial.

Terapis okupasi juga dapat membantu beradaptasi untuk kehidupan penderita tremor esensial. Terapis mungkin akan menganjurkan penggunaan alat khusus untuk mengurangi efek tremor pada aktivitas sehari-hari, termasuk:

  • Kacamata dan peralatan yang lebih berat.
  • Beban pergelangan tangan.
  • Alat tulis yang lebih lebar dan lebih berat, seperti pulpen dengan pegangan lebar.

3. Operasi

Prosedur operasi bisa menjadi pilihan terakhir jika pengobatan lain tidak efektif. Pilihan operasi, termasuk stimulasi otak dalam dan operasi stereotaktik.

  • Stimulasi otak dalam atau deep brain stimulation (DBS). Dalam prosedur stimulasi otak dalam, dokter bedah akan menempatkan elektroda kecil pada area otak untuk mengontrol gerakan. Elektroda ini menghambat sinyal saraf yang menyebabkan tremor.
  • Operasi stereotaktik atau stereotactic radiosurgery (SRS). Dengan operasi stereotaktik, dokter bedah akan mengarahkan sinar-X berkekuatan tinggi ke area kecil di otak untuk mengoreksi tremor.

4. Perubahan Gaya Hidup

Kepala bergetar akibat tremor esensial biasanya tidak berbahaya, tetapi dapat mengganggu aktivitas keseharian atau bahkan membuat Anda frustasi.

Mengingat ada faktor tertentu yang dapat memperburuk tremor, langkah-langkah berikut mungkin bisa membantu mengurangi tremor:

  • Menghindari alkohol dan kafein.
  • Sebisa mungkin menghindari stres.
  • Melakukan teknik relaksasi, seperti yoga, latihan pernapasan dalam, atau biofeedback.
  • Memeriksakan diri ke dokter untuk menentukan apakah obat apa pun yang Anda minum dapat memperburuk tremor.

Diskusikan dengan dokter tentang hal ini dan pilihan lain, seperti operasi, jika tremor esensial mulai memengaruhi kualitas hidup atau jika mengembangkan gejala gangguan saraf baru, seperti mati rasa atau kelemahan.

 

  1. Anonim. Tanpa Tahun. Essential Tremor Disorder. https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/essential-tremor-disorder#:~:text=The%20cause%20of%20essential%20tremor,a%20parent%20to%20a%20child (Diakses pada 27 Mai 2021)
  2. Anonim. Tanpa Tahun. Essential tremor. https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/essential-tremor. (Diakses pada 27 Mai 2021)
  3. Felman, Adam. 2021. What to know about essential tremor. https://www.medicalnewstoday.com/articles/249214 (Diakses pada 27 Mai 2021)
  4. Kahn, April. 2019. Everything You Need to Know About Tremors. https://www.healthline.com/health/tremor#treatment (Diakses pada 27 Mai 2021)
  5. Mayo Clinic Staff. 2019. Essential tremor. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/essential-tremor/symptoms-causes/syc-20350534 (Diakses pada 27 Mai 2021)


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi