Terbit: 2 September 2018 | Diperbarui: 3 September 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Saat kita tidur, tanpa sadar kita akan melakukan berbagai hal yang terkadang terlihat cukup konyol seperti menggumam, tertawa, menggeratakkan gigi, mengeluarkan air liur, atau bahkan berjalan saat tidur. Hanya saja, banyak orang yang tanpa sadar mengeluarkan kentut saat tidur. Sebenarnya, bagaimana bisa kita buang angin saat tidur?

Mengapa Kita Bisa Kentut Saat Tidur?

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa saat tidur, otot-otot tubuh berada dalam kondisi sangat rileks sehingga tidak bekerja. Hanya saja, ada beberapa otot yang masih aktif seperti otot yang mengendalikan mata, otot yang mengendalikan sistem pernapasan serta otot yang mengendalikan sistem pencernaan.

Organ otak dan jantung kita juga masih bekerja meski kapasitasnya tidak sebesar saat kita masih berada dalam kondisi sadar.

Salah satu otot yang ada di dalam tubuh di bagian bawah, tepatnya pada anus adalah otot sfingter. Otot ini memiliki bentuk mirip seperti cincin dan mampu mengendalikan pembukaan atau penutupan anus kita. Selain berfungsi saat buang air besar, otot ini juga berperan besar dalam mengatur kebiasaan kita kentut atau buang angin.

Mengingat sistem pencernaan tubuh kita masih aktif saat kita tidur, maka gas pun bisa terkumpul di dalam perut dan memicu keinginan untuk kentut. Saat kita tidur, otot sfingter cenderung berada dalam kondisi rileks sehingga anus pun cenderung lebih longgar.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Sensodyne - Advertisement

Hal ini membuat gas di dalam perut cenderung lebih mudah untuk keluar sehingga kita pun bisa saja dengan mudah mengeluarkan kentut.

Hanya saja, proses ini cenderung lebih sering terjadi saat kita berada dalam kondisi setengah sadar atau menjelang bangun, bukannya saat kita tidur dalam kondisi yang sangat nyenyak.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi