Terbit: 22 Maret 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Jika kita cermati, setiap kali kita akan melakukan buang air besar, kita pasti akan buang air kecil terlebih dahulu. Hal ini juga terjadi persis sebelum kita mandi. Sebenarnya, apa sih penyebab kita harus buang air kecil atau kencing sebelum melakukan kegiatan di kamar mandi?

sakit-saat-buang-air-besar-doktersehat

Penyebab kencing sebelum buang air besar

Pakar kesehatan menyebut ada mekanisme tubuh yang secara alami membuat kita kencing sebelum buang air besar. Hal ini disebabkan oleh adanya otot dan jaringan yang mengendalikan saluran pencernaan, termasuk saluran pembuangan zat sisa lewat dubur atau saluran kemih. Jaringan dan otot di antara kedua bagian tubuh ini ternyata berkaitan satu sama lain meskipun ada juga yang mampu bekerja sendiri-sendiri.

Otot yang mengendalikan buang air besar cenderung lebih besar jika dibandingkan dengan otot yang mengendalikan buang air kecil. Karena alasan inilah jika kita hanya ingin buang air kecil, hanya otot yang kecil yang akan melonggar sehingga tidak akan membuat kotoran dari dubur ikut keluar. Sebaliknya, jika kita sudah siap untuk buang air besar, otot pengendali gerakan pada dubur yang tekanannya lebih besar ikut mempengaruhi otot pada saluran kemih sehingga akhirnya membuat kita juga buang air kecil.

Beberapa fakta unik lain tentang buang air besar

Selain pasti buang air kecil sebelum melakukan buang air besar, terdapat fakta lain tentang buang air besar yang sayang untuk kita lewatkan karena bisa membantu kita memahami kesehatan pencernaan dan tubuh secara keseluruhan.

Berikut adalah fakta-fakta tersebut.

  1. Tidak selalu harus dilakukan setiap hari

Memang, buang air besar setiap hari jauh lebih sehat bagi tubuh, namun jika kita terbiasa untuk melakukannya dua atau tiga hari sekali, sebenarnya hal ini tidak masalah bagi kesehatan. Frekuensi buang air besar setiap orang ternyata berbeda-beda. Asalkan tidak mengalami masalah pada perut atau susah buang air besar, tidak apa-apa jika kita tidak setiap hari melakukannya.

Hanya saja, jika kita terbiasa buang air besar sehari sekali namun kemudian tiba-tiba mengalami perubahan keinginan untuk melakukannya hingga tiga atau empat hari sekali, bisa jadi ada perubahan pada pola makan seperti kurang serat atau terkena stres sehingga mempengaruhi pencernaan. Jika kondisi ini disertai dengan sembelit dan nyeri perut, pastikan untuk memeriksakannya ke dokter.

  1. Tiba-tiba mulas bukan berarti tanda masalah kesehatan

Banyak orang yang menganggap sensasi perut mulas yang muncul tiba-tiba sebagai tanda dari masalah pencernaan. Selain itu, jika sensasi ini muncul setelah makan, bisa jadi hal ini adalah tanda keracunan makanan. Padahal, anggapan ini belum tentu benar.

Pakar kesehatan menyebut munculnya sensasi mulas tiba-tiba ini seringkali disebabkan oleh sistem pencernaan yang sedang berusaha untuk mengosongkan perut. Hanya saja, jika memang saat buang air besar kita mengalami sensasi diare dengan kotoran yang berair, bau yang menyengat, dan perut yang melilit, bisa jadi memang ada masalah dengan pencernaan kita.

  1. Setelah minum kopi ingin BAB

Kopi memang bisa merangsang keinginan buang air besar karena kemampuannya dalam membuat usus berkontraksi. Hal ini akan membuat kotoran akan segera bergerak ke rektum dan tubuh pun langsung mengeluarkan sinyal bagi kita untuk pergi ke toilet.

  1. Toilet jongkok lebih sehat untuk BAB

Anggapan ini memang benar. Meskipun toilet duduk bisa membuat kita tidak mudah merasa pegal, toilet jongkok justru bisa membantu kita buang air besar dengan lebih lancar karena akan membuat badan membentuk sudut 45 derajat yang bisa membantu mendorong kotoran keluar dengan lebih lancar.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi