Terbit: 20 Februari 2020
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Demam berdarah dengue adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue. Virus ini ditularkan melalui aliran darah setelah digigit nyamuk Aedes aegypti yang terinfeksi. Virus yang masuk ke dalam aliran darah menyebabkan gejala DBD, salah satunya demam. 

9 Gejala Demam Berdarah (DBD) yang Jarang Disadari

Gejala DBD (Demam Berdarah) yang Jarang Disadari

Jutaan kasus infeksi dengue terjadi di seluruh dunia setiap tahunnya. Demam berdarah paling sering terjadi di negara-negara subtropis dan tropis, seperti Asia Tenggara dan kepulauan Pasifik barat, tetapi penyakit ini sudah meningkat dengan cepat di Amerika Latin dan Karibia.

Kemunculan gejala biasanya mulai empat sampai enam hari setelah terkena infeksi virus dengue dan berlangsung hingga 10 hari. Berikut ciri-ciri demam berdarah yang umum hingga jarang disadari atau dianggap seperti sakit biasa:

1. Demam Tinggi secara Mendadak

Demam merupakan kenaikan suhu tubuh dan biasanya menjadi tanda suatu penyakit. Demam sebagai bentuk dalam membantu tubuh melawan sejumlah infeksi. Kondisi ini akan hilang dalam beberapa hari.

Sementara pada gejala DBD, demam muncul secara mendadak. Selain itu, apa saja yang dapat membedakan demam biasa dengan demam yang terjadi karena DBD?

Ciri-ciri demam berdarah memiliki suhu tubuh mencapai 40 derajat Celcius, yang berlangsung dua sampai tujuh hari. Sedangkan demam biasa umumnya disertai hidung berair dan bersin-bersin, yang mungkin bisa berlangsung lebih dari 10 hari.

2. Sakit Kepala

Setelah mengalami demam tinggi secara mendadak, gejala lanjutan dari DBD adalah sakit kepala yang terasa tidak biasa. Biasanya, rasa sakit kepala ini terjadi di sekitar dahi. Sedangkan sakit kepala biasa umumnya terasa berdenyut di sebelah kanan atau kiri kepala, atau bahkan di kedua sisi kepala.

Penderita demam dengue yang mengalami sakit kepala biasanya lebih tajam daripada penderita demam berdarah yang lebih parah, yakni demam berdarah dengue.

3. Sakit di Bagian Belakang Mata

Sakit kepala bahkan bisa menjalar menembus bagian belakang mata. Sakit mata bagian belakang Ini merupakan salah satu ciri-ciri DBD yang sering terjadi.

Orang yang terinfeksi virus dengue dapat menyebar hingga menginfeksi sel retina dan menyebabkan kerusakan pada mata, termasuk pembengkakan retina dan peradangan.

Baca Juga: Demam Berdarah Dengue (DBD) – Penyebab, Gejala, & Pengobatan

4. Mual dan Muntah

Selain rasa sakit di kepala dan pada sistem pencernaan, gejala DBD lanjutan adalah munculnya mual yang kemudian menjadi muntah. Kondisi ini tidak berbahaya dan berlangsung singkat. 

Selain itu, ketidaknyamanan ini juga bisa terasa di bagian perut dan punggung. Gangguan ini bisa berlangsung selama dua sampai empat hari.

5. Lemas dan Lesu

Gejala DBD membuat penderitanya mengalami penurunan nafsu makanan yang disertai dengan nyeri otot dan masalah pencernaan. Pada akhirnya, tidak nafsu makan akan menyebabkan tubuh lemas, lesu, atau kelelahan. Mengingat makan merupakan cara tubuh untuk menyerap nutrisi, vitamin, dan mineral agar fungsi tubuh tetap terjaga.

6. Nyeri pada otot

Ciri-ciri demam berdarah berikutnya adalah munculnya rasa nyeri pada bagian persendian dan otot. Kondisi ini membuat aktivitas terganggu, karena pergerakan tubuh tidak sebebas biasanya. Nyeri otot dapat disertai dengan keluar keringat dan mungkin terasa menggigil.

7. Muncul Bintik-Bintik atau Ruam di Kulit

Ruam yang disebabkan demam berdarah adalah ruam maculopapular atau macular confluent (ruam atau bintik merah seperti polkadot) di wajah, dada, dan permukaan lipatan tungkai tubuh. Ruam biasanya dimulai pada hari ketiga dan berlanjut selama dua sampai tiga hari setelah timbulnya demam.

8. Pendarahan Ringan

Demam dengue biasanya belum menimbulkan gejala berupa pendarahan, tetapi muncul ketika sudah mengalami demam berdarah dengue. Gejala DBD yang dapat menimbulkan pendarahan ringan ditandai dengan hidung berdarah atau mimisan, gusi berdarah atau mudah memar. 

9. Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Gejala demam berdarah yang perlu Anda ketahui selanjutnya adalah kelenjar getah bening yang mengalami pembengkakan. Kondisi ini terjadi sebagai bentuk tubuh yang berusaha melawan infeksi virus dengue.

Jika pembengkakan kelenjar getah bening disertai nyeri, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

_

Nah, itulah ciri-ciri demam berdarah yang harus Anda ketahui. Jika Anda mengalami ciri-ciri DBD atau menunjukkan gejala demam berdarah dengue seperti dijelaskan di atas, segera periksakan diri ke dokter. Pada umumnya, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan tes penunjang seperti tes darah.

Perlu menjadi perhatian bahwa virus dengue berisiko menimbulkan komplikasi. Pada kasus demam berdarah dengue yang parah, hal ini dapat menyebabkan syok, sirkulasi darah terhambat.

Syok sendiri merupakan keadaan yang dapat mengancam nyawa yang ditandai dengan denyut jantung yang cepat, sesak napas, tekanan darah yang rendah, buang air kecil sedikit, telapak kaki dan tangan yang dingin, serta dapat menyebabkan penurunan kesadaran.

 

  1. Anonim. Dengue Fever. https://www.webmd.com/a-to-z-guides/dengue-fever-reference#1. (Diakses 28 Januari 2020).
  2. Anonim. How dengue virus causes vision problems. https://www.myvmc.com/news/dengue-virus-causes-vision-problems/. (Diakses 28 Januari 2020).
  3. Mayo Clinic Staff. 2019. Dengue fever. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dengue-fever/symptoms-causes/syc-20353078. (Diakses 28 Januari 2020).
  4. Stöppler, Melissa C. 2019. Dengue Fever. https://www.emedicinehealth.com/dengue_fever/article_em.htm. (Diakses 28 Januari 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi