Terbit: 7 September 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Perut kembung seringkali dianggap sebagai masalah pencernaan yang sepele. Penyebabnya bisa jadi karena mengonsumsi makanan tertentu atau tanda bahwa siklus menstruasi akan tiba bagi kaum hawa. Yang menjadi masalah adalah, dalam beberapa kasus, kembung ternyata bisa saja tanda dari kanker, khususnya kanker ovarium yang menyerang para wanita. Seperti apakah kembung yang menjadi tanda dari salah satu penyakit mematikan ini?

Kembung Seperti Ini? Bisa Jadi Kanker

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa kanker ovarium bisa menyebabkan sensasi kembung akibat menumpuknya cairan yang ada di dalam perut. Cairan ini terbentuk oleh sel-sel kanker. Jika sensasi kembung ini disertai dengan rasa nyeri, maka bisa jadi hal ini disebabkan oleh adanya penyumbatan pada usus yang membuat makanan tak kunjung bisa lewat dan akhirnya memicu gejala ini.

Kembung yang tidak kunjung selesai juga bisa menjadi tanda dari adanya kanker. Sensasi ini bisa terasa hingga lebih dari dua pekan atau bahkan mencapai lebih dari 1 bulan. Meski kita sudah mengubah pola makan atau mengonsumsi obat untuk mengatasi perut kembung atau masuk angin, kondisi ini tak kunjung mereda.

Tak hanya kembung, kanker ovarium juga bisa membuat kita mengalami perubahan kebiasaan buang air besar dan pola makan. Tak hanya frekuensi buang air yang bisa saja menjadi lebih sering atau lebih lama, kita juga harus mewaspadai perubahan dari kotoran yang tubuh keluarkan. Adanya kanker juga cenderung membuat penderitanya mudah merasa kenyang atau bahkan tidak lagi memiliki nafsu makan seperti sebelumnya.

Melihat adanya fakta ini, jangan sembarangan menyepelekan perut kembung. Bisa jadi hal ini disebabkan oleh masalah kesehatan yang serius.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku RT Mandiri - Advertisement


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi