7 Cara Mengatasi Kembung Berlebihan saat Hamil

kembung-saat-hamil-doktersehat

DokterSehat.Com – Saat sedang hamil, wanita akan mengalami banyak sekali perubahan pada tubuhnya. Perubahan ini tidak hanya membuat wanita susah mencari pakaian yang cukup untuk dipakai sehari-hari, tapi juga perasaan tidak nyaman lainnya. Salah satu kondisi tidak nyaman yang sering dialami wanita hamil adalah saat perutnya membesar dan mengeras. Kondisi ini juga membuat wanita sering buang angin.

Penyebab perut kembung pada wanita hamil

Wanita hamil akan sering sekali mengalami kembung dengan intensitas yang berbeda-beda. Kondisi ini wajar terjadi meski kita tidak bisa menyepelekannya begitu saja. Kalau kembung terasa biasa dan cepat hilang mungkin karena pengaruh makanan. Selama hamil, wanita memang tidak disarankan mengonsumsi terlalu banyak makanan yang menghasilkan gas.

Makanan yang terlalu banyak menghasilkan gas biasanya berasal dari jenis kubis, brokoli, atau bunga kol. Selain itu, makanan yang terlalu berserat juga bisa menyebabkan banyak gas. Serat yang tidak larut akan difermentasi oleh bakteri dan menghasilkan gas dalam jumlah banyak.

Sebenarnya semua orang bisa mengalami kembung dengan mudah. Namun, kembung yang terjadi pada tubuh wanita hamil biasanya terjadi lebih sering. Hal ini bisa terjadi karena wanita hamil menghasilkan lebih banyak progesteron. Hormon ini membuat otot menjadi lebih relaks termasuk otot di usus. Saat otot relaks, pencernaan tidak akan berjalan lancar dan gas bisa terbentuk 30 persen lebih banyak.

Cara alami mengatasi kembung pada wanita hamil

Mengalami kembung berlebihan sangat tidak nyaman dan bisa membuat wanita hamil susah tidur dan beraktivitas. Lebih menyiksa lagi kalau gas keluar begitu saja dalam bentuk kentut di saat yang tidak tepat. Nah, agar masalah kembung dan gas ini tidak merusak aktivitas, lakukan beberapa cara di bawah ini.

  1. Aktif bergerak

Wanita yang sedang hamil memang tidak disarankan untuk melakukan olahraga yang terlalu berat. Meski demikian, mereka tetap disarankan untuk melakukan olahraga dengan baik meski intensitasnya rendah. Dengan melakukan olahraga secara rutin, Anda bisa mencegah tubuh mudah sakit dan meningkatkan daya tahan.

Berolahraga secara rutin juga akan memperlancar proses pencernaan yang terjadi di dalam tubuh. Makan akan mudah bergerak ke lambung hingga akhirnya sampai ke usus halus dan usus besar.  Selanjutnya kalau semua nutrisi diserap, proses pembuangan bisa dilakukan dan menghindari terbentuknya gas berlebihan.

  1. Minum air yang cukup

Minum air sebanyak 6-8 gelas atau sekitar 2 liter. Beberapa wanita yang sedang hamil takut minum terlalu banyak air karena mereka sering mengalami beser. Namun, minum air justru baik untuk tubuh dan juga janin. Kalau kondisi beser terus terjadi, bisa saja tubuh mengalami dehidrasi.

Minum banyak air putih juga bisa membuat feses menjadi lebih lunak dan mudah dikeluarkan. Kalau feses jadi keras dan bertahan lama di dalam usus besar, bakteri akan terus melakukan fermentasi sehingga gas berlebihan akan menekan ke segala arah termasuk perut.

  1. Mengetahui makanan yang tepat

Makanan yang tepat untuk wanita hamil biasanya beda di setiap orang. Ada yang terlalu sensitif dengan makanan tertentu dan ada yang bisa. Tugas Anda adalah untuk mencari tahu makanan apa saja yang cocok untuk tubuh dan mana yang tidak. Biasanya makanan yang terlalu pedas dan asam lebih banyak menghasilkan gas di dalam perut.

  1. Makan serat dengan cukup

Makanan yang berserat memang dibutuhkan oleh tubuh untuk mencegah sembelit. Namun, kalau serat yang dikonsumsi berlebihan, kemungkinan besar akan menghasilkan gas terlalu banyak. Serat adalah makanan bakteri di dalam usus dan kerap difermentasi sampai dihasilkan gas dan sedikit energi.

  1. Menurunkan kadar stres di tubuh

Seorang wanita hamil juga bisa kembung karena tubuhnya terlalu stres. Saat stres terjadi, pencernaan akan terganggu. Proses pencernaan akan terganggu dan melambat. Akhirnya pergerakan di dalam usus mengalami gangguan. Kalau kadar kortisol di dalam tubuh semakin tinggi, bukan tidak mungkin terjadi inflamasi di saluran pencernaan.

Coba turunkan kadar stres di dalam tubuh dengan baik. Anda bisa melakukan senam sederhana untuk membuang rasa kesal. Melakukan meditasi atau yoga juga bisa membuat stres menjadi hilang dan tubuh menjadi lebih relaks.

  1. Postur tubuh yang benar

Postur tubuh yang benar juga menentukan banyak atau tidaknya pembentukan gas di dalam tubuh. Kalau wanita hamil sering melakukan gerakan yang mengganggu pencernaan, kemungkinan besar kecepatan pergerakan feses di dalam usus akan terganggu. Dampaknya lagi-lagi fermentasi berlebihan dan memunculkan banyak gas.

Perbaiki postur tubuh khususnya saat beraktivitas seperti bekerja atau saat sedang beristirahat. dengan memperbaiki postur, tubuh akan menjadi lebih sehat, tidak sering mengalami kembung, dan tubuh tidak sering nyeri akibat kesemutan.

  1. Menghindari sesuatu yang manis dan berlemak

Wanita yang sedang hamil biasanya tidak bisa makan beberapa jenis menu seperti nasi dan olahannya. Akhirnya untuk mendapatkan tenaga mereka lebih sering mengonsumsi makanan yang terlalu manis atau yang berlemak seperti gorengan. Makan ini bisa diterima oleh tubuh, tapi untuk pencernaan akan sangat mengganggu.

Kondisi sembelih kemungkinan besar akan terjadi. Wanita hamil yang mengalami sembelit akan menghasilkan gas cukup banyak di dalam ususnya. Akhirnya perut menjadi sangat kembung atau perut mengeluarkan gas terlalu banyak. Kondisi ini menyebabkan wanita sering tidak nyaman apalagi kalau sudah hamil tua.

Inilah beberapa ulasan tentang cara mengatasi kembung berlebihan saat hamil. Kalau Anda sering mengalami kembung saat hamil, jangan khawatir. Hal itu wajar selama hanya berhubungan dengan makanan. Namun, kalau kembung terasa lebih menyakitkan dan menyebabkan masalah kehamilan lainnya, segera lakukan pemeriksaan ke dokter.