Tips Mengatasi Keluhan Ibu Hamil saat Berpuasa

doktersehat keluhan ibu hamil saat puasa

DokterSehat.Com– Saat hamil, wanita seringkali mengalami beberapa keluhan yang dapat menghambat aktivitas, termasuk bagi Anda yang berpuasa. Wanita hamil tetap dapat berpuasa asalkan kondisi kesehatan ibu memungkinkan. Nah, jika Anda mengalami keluhan kehamilan saat puasa, hal ini dapat diatasi dengan cara yang sederhana. Yuk simak caranya!

Keluhan ibu hamil saat puasa dan cara mengatasinya

1. Mual dan muntah

Mual dan muntah merupakan keluhan yang paling sering dialami oleh ibu hamil, terutama pada trimester awal kehamilan. Mual dan muntah ini biasanya disebabkan oleh perubahan hormon kehamilan dan akan mereda ketika memasuki trimester kedua.

Untuk mengatasi mual dan muntah dan saat puasa, ibu hamil dapat menyiasatinya dengan memilih menu makan saat sahur dan berbuka yang tepat. Hindari makanan pedas, makanan dengan rasa yang tajam dan berminyak.

Selain itu kurangi minuman yang mengandung kafein dan gula dalam jumlah banyak, serta perbanyak konsumsi air putih saat sahur sesuai anjuran dokter.

2. Kelelahan

Salah satu gangguan kehamilan yang mungkin terjadi di saat puasa adalah kelelahan. Untuk itu sebaiknya ibu hamil memiliki istirahat yang cukup pada malam hari sebelumnya. Selain itu ibu hamil juga dapat menghilangkan lelah dengan mandi air hangat saat pagi dan sore hari.

Cara lain untuk mengatasi kelelahan adalah dengan jalan-jalan sore hari untuk menyegarkan pikiran atau melakukan relaksasi seperti yoga dan senam kehamilan.

3. Pembengkakan di beberapa bagian tubuh

Bengkak merupakan salah satu gangguan yang kerap terjadi di masa kehamilan. Umumnya pembengkakan ini terjadi di bagian kaki akibat terhalangnya aliran darah di tubuh.

Untuk mengatasinya, Anda dapat mengonsumsi air putih dalam jumlah banyak untuk membantu melancarkan peredaran darah dalam tubuh. Anda juga dapat mengurangi pembengkakan dengan menggunakan kaos kaki atau pakaian yang longgar.

Ibu hamil memang diperbolekan menjalani puasa, namun jika Anda ragu dengan kondisi kesehatan ibu dan janin, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter kandungan.