Terbit: 10 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Selama ini kita hanya berfokus pada hal-hal yang tampak untuk mengatasi disfungsi ereksi. Misal tubuh pria yang obesitas dan kebiasaannya yang buruk seperti merokok atau minum alkohol. Ternyata, selain dua hal itu ada juga faktor lain yang memengaruhi baik atau tidaknya kekuatan ereksi dari pria. Faktor itu adalah kandungan zinc di dalam tubuh.

Kekurangan Zinc Bisa Picu Disfungsi Ereksi pada Pria

Kalau pria mengalami gangguan ini, ada kemungkinan penis tidak bisa ereksi sempurna. Dampaknya tentu pada kualitas hubungan seks dan kemampuan seseorang dalam mendapatkan keturunan.

Efek zinc pada tubuh pria

Zinc biasanya didapatkan dari makanan khususnya buah dan sayur. Kandungan ini diserap oleh tumbuhan dari alam sehingga kemungkinan terjadi defisiensi sangat kecil. Meski demikian, defisiensi zinc pernah terjadi dan membuat beberapa masalah meliputi:

  • Pertumbuhan anak yang sangat lambat. Anak akan susah merangkak, berjalan, hingga mungkin berbicara.
  • Anak yang kekurangan zinc juga kerap sakit-sakitan. Dalam satu bulan atau tahun, mereka pernah masuk rumah sakit karena tidak kuat dengan tubuhnya.
  • Kekurangan zinc juga menyebabkan seseorang mengalami penurunan berat badan secara signifikan.
  • Nafsu makan kurang.

Kekurangan zinc dan kemampuan ereksi pada pria

Penelitian tentang zinc pertama kali dilakukan pada tahun 1996 silam. Dalam penelitian ini, peneliti menemukan fakta bahwa pengurangan zinc pada diet seseorang selama 20 minggu menyebabkan kadar testosteron hingga 75 persen. Dengan kadar yang sangat rendah, seseorang  akan sudah mendapatkan ereksi.

Lebih lanjut pada tahun 2013 silam sebuah penelitian baru juga menunjukkan penurunan zinc akan berakibat pada kualitas pengindu. Kemampuan ini juga berkorelasi langsung dengan libido dan juga level dari testosteron.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Family Fest - Advertisement

Mengingat peranan dari zinc yang sangat besar pada tubuh, mari lebih banyak makan buah dan juga sayuran. Jangan hanya makan yang gorengan saja ya!


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi