Kejam, Demi Bayar Hutang, Ginjal Istri Diambil dan Dijual!

Kanker-Ginjal-doktersehat

DokterSehat.Com– Sebuah kasus memilukan terjadi di India. Seorang wanita bernama Rita Sarkar menjadi korban kejahatan yang dilakukan oleh suaminya sendiri. Yang lebih mengenaskan adalah, Biswajit, nama sang suami, mencuri ginjal dari tubuh istrinya dibantu oleh adik dan satu rumah sakit. Ginjal milik Rita dijual dengan harga mahal demi melunasi utang mahar perkawinan atau dowry yang mencapai 42,3 juta rupiah.

Sebagai informasi, dowry adalah mahar yang diberikan keluarga istri pada keluarga suami sebelum menikah di India. Sayangnya, keluarga Rita ternyata belum mampu melunasi dowry tersebut meski sudah lama menikah dengan Biswajit. Dengan menjual ginjal milik istrinya yang memang memiliki harga sangat mahal, Biswajit menganggap utang mahar ini sudah lunas.

Kejadian memilukan ini terjadi tahun 2016 silam. Adik ipar Rita memberikan sebuah minuman yang memicu sakit perut yang cukup parah. Rita pun kemudian dilarikan ke rumah sakit di kota Kolkata. Sang dokter berkata bahwa Rita terkena radang usus buntu dan harus segera dioperasi. Yang tidak diketahui Rita adalah, oknum dokter ini ternyata sudah dipesan oleh Biswajit dan adiknya untuk mengambil ginjal di dalam tubuhnya.

Usai operasi, kondisi Rita membaik, namun, Ia kemudian merasakan sensasi nyeri luar biasa pada perutnya. Meski sudah meminta untuk diantar ke rumah sakit, Biswajit sama sekali tidak mempedulikannya. Rita pun kemudian meminta bantuan orang tuanya untuk diantarkan ke rumah sakit. Sayangnya, disana Ia hanya mendapatkan obat yang tidak mengatasi masalah kesehatannya sama sekali.

Tahun 2017, Rita kembali memeriksakan kondisi kesehatan ke rumah sakit. Namun, kali ini Ia meminta pemeriksaan dengan lebih mendalam, termasuk tes USG. Di saat inilah Ia terkejut saat menemukan ginjal kanannya sudah lenyap. Begitu bercerita dengan suaminya tentang kondisi ini, Biswajit dengan enteng berkata bahwa ginjal istrinya dijual demi membayar utang mahar keluarganya.

Rita tidak terima dan melaporkan Biswajit ke Kepolisian Bengal Barat. Pada 5 Februari 2018, Biswajit dan adiknya ditangkap oleh polisi. Pihak rumah sakit yang terlibat dalam kasus ini juga ditangkap karena melakukan jual beli organ tubuh secara illegal.