Terbit: 27 Desember 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Bencana tsunami yang melanda kawasan Banten dan Lampung memakan banyak korban. Salah satu yang paling berduka adalah Riefian Fajarsyah atau Ifan, vokalis dari band Seventeen. Tak hanya kehilangan tiga rekan satu band-nya, Ifan juga kehilangan istri tercintanya, Dylan Sahara. Apa dampak kehilangan orang tercinta dan bagaimana cara untuk kembali bangkit?

Dampak Kehilangan Orang Tercinta Seperti yang Dialami Ifan “Seventeen”

Dampak kehilangan orang tercinta

Pakar kesehatan menyebut kehilangan orang yang disayang atau dicintai tiba-tiba bisa memberikan pukulan yang sangat berat bagi seseorang. Hal inilah yang pasti dialami oleh Ifan. Bagaimana tidak, empat orang yang dikenalnya sangat baik, termasuk belahan jiwanya tiba-tiba saja meninggalkannya begitu saja.

Bagi banyak orang, mengalami kondisi seperti yang Ifan alami bisa saja menyebabkan depresi dan gangguan mental. Bahkan, kondisi ini bisa saja terjadi meskipun seseorang tidak mengalami gangguan psikologis apapun sebelumnya.

Dilansir dari News.Health.com, kehilangan orang tercinta secara mendadak memang berpotensi menyebabkan penyakit mental akibat kesedihan yang mendalam. Hal ini disebabkan oleh kemampuan hal ini dalam memicu stress pasca-trauma (PTSD) dan depresi. Selain itu, menurut sebuah penelitian, disebutkan bahwa ditinggal oleh orang yang dicintai bisa menjadi momen paling traumatis bagi banyak orang, tanpa memandang status ekonomi, kelamin, usia, pendidikan, ataupun ras.

Ifan Seventeen bisa tetap tegar

Banyak orang yang mengaku kagum dengan ketegaran yang ditunjukkan Ifan. Meskipun terlihat sedih dan terpukul, ia terus berusaha untuk terlihat kuat. Menurut pakar kesehatan, hal ini sepertinya disebabkan oleh kondisi yang memang memaksanya agar tetap kuat demi menyelesaikan berbagai urusan yang terkait dengan orang-orang yang mendahuluinya menghadap Yang Kuasa.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku RT Mandiri - Advertisement

Hanya saja, meskipun sangat tegar, bisa jadi orang yang berada dalam kondisi seperti Ifan akan goyah tatkala sendirian. Hal ini sangat wajar terjadi dan sebaiknya segera mendapatkan dukungan dari keluarga atau teman-teman terdekatnya demi mencegahnya terkena depresi.

Cara tetap tegar dan segera bangkit setelah ditinggal orang terkasih

Sebenarnya, sangatlah wajar bagi seseorang untuk bersedih untuk sementara waktu setelah ditinggal orang terkasih, namun sebaiknya kesedihan ini tidak berlangsung hingga berlarut-larut lamanya karena tentu bisa membuatnya rentan terkena depresi atau gangguan mental lainnya.

Berikut adalah beberapa cara agar bisa cepat bangkit dan menghilangkan kesedihan setelah ditinggal oleh tercinta:

  1. Menangis

Tak perlu menahan air mata saat kehilangan orang tercinta. Menangis sepuasnya justru bisa meluapkan emosi dan memberikan dampak positif bagi kesehatan mental. Hal ini bisa membuat kita menjadi lega dan lebih cepat melupakan kesedihan.

  1. Tak perlu menyalahkan siapapun

Jangan lagi menyalahkan kondisi, orang lain, atau bahkan diri sendiri. Meskipun bisa saja terkait dengan kematian orang yang tercinta, terus menyalahkan justru akan membuat kita kesulitan untuk menghilangkan duka. Bisa jadi, hal ini akan memperparah kondisi psikologis yang akhirnya membuat kita lebih rentan terkena depresi.

  1. Terbuka pada teman atau keluarga

Banyak orang yang baru kehilangan justru memilih untuk menutup diri dan menyendiri. Padahal, mereka sedang membutuhkan dukungan dari keluarga atau teman-temannya. Dengan lebih terbuka, mau bercerita dan mencurahkan segala perasaan, maka kondisi psikologis akan jauh lebih baik. Kita pun akan lebih mudah menghilangkan rasa sedih.

  1. Mencari hiburan

Cobalah untuk pergi bersama dengan teman-teman atau melakukan hal lain yang bisa menghilangkan rasa duka meskipun sejenak. Tak ada salahnya kalau Anda melakukan hal ini sesering mungkin untuk mengalihkan fokus sejenak. Hal ini akan memberikan dampak positif bagi kesehatan mental Anda.

  1. Jangan ragu ke dokter

Jika merasa sudah mengalami rasa sedih yang amat mendalam dan berkepanjangan bahkan hingga depresi, jangan ragu untuk meminta bantuan dokter atau psikolog demi mengatasi hal ini. Nyawa Anda juga sangat berharga dan Anda layak bahagia untuk melangsungkan hidup meski telah ditinggal oleh orang tercinta.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi