3 Kebiasaan Salah saat Makan yang Sering Dilakukan Ibu Hamil

doktersehat-ibu-hamil-makan-brokoli

DokterSehat.Com– Mengatur pola makan tentu menjadi hal yang penting dan vital saat kehamilan, ya. Kebutuhan gizi ibu hamil yang meningkat menjadi salah satu alasan mengapa asupan makan ibu hamil harus diperhatikan dan berkualitas.

Akan tetapi, tak jarang ibu hamil juga melakukan kesalahan dalam menerapkan pola atau cara makan saat hamil, lho.

Hal ini bukan tanpa sebab, karena ternyata ada beberapa kebiasaan atau anggapan yang kurang tepat jika diterapkan saat hamil.

ciri-ciri-orang-hamil-doktersehatBeberapa kebiasaan tersebut tentu sebaiknya dihindari oleh ibu hamil, karena bukan tidak mungkin akan menyebabkan berbagai gangguan saat hamil.

Untuk lebih jelasnya, yuk sama-sama kita simak kebiasaan makan yang salah apa saja sih yang kerap dilakukan oleh ibu hamil di bawah ini!

1. Melewatkan waktu makan

Mual dan muntah menjadi alasan utama ibu hamil jadi kerap melewatkan waktu makan.

Hal ini dianggap lumrah, padahal jika ibu hamil melewatkan waktu makan tanpa mengganti dengan mengonsumsi makanan dengan porsi dan jenis yang tepat, maka tentu ibu hamil akan berisiko kekurangan gizi.

Lazimnya, satu kali makan utama akan mampu memenuhi kebutuhan energi harian sebanyak 25-30%.

Pemilihan-makanan-sehat-bumil-1
Pemilihan makanan sehat ibu hamil selama kehamilan

Untuk itu, jika ibu hamil melewatkan satu kali waktu makan saja, maka asupan camilan atau makanan yang dipilih ibu hamil haruslah mampu mengganti persentase pemenuhan energi harian pada satu kali waktu makan tersebut.

Selain kekurangan asupan gizi, ibu hamil juga akan berisiko mengalami ketidakstabilan gula darah dan peningkatan risiko gangguan pencernaan jika terbiasa makan tidak teratur atau bahkan melewatkan waktu makan.

2. Makan untuk porsi dua orang

Pernahkah Anda mendengar ungkapan bahwa ibu hamil harus makan dengan porsi untuk dua orang? Pernyataan ini merupakan pernyataan yang termasuk fatal jika diterapkan untuk ibu hamil.

Mengonsumsi makanan dengan porsi yang sama untuk dua orang akan menyebabkan ibu hamil rentan mengalami kegemukan.

doktersehat-bahaya-makan-burgerBerat badan ibu hamil memang harus meningkat selama kehamilan, namun jika ibu hamil mengalami kegemukan, atau peningkatan berat badan di atas batasan yang dianjurkan, maka kondisi ini bisa berbahaya karena menyebabkan tekanan darah tinggi, risiko diabetes saat kehamilan hingga gangguan saat persalinan.

Kebutuhan makan ibu hamil memang cenderung meningkat, namun bukan berarti porsi yang dikonsumsi bisa langsung ditetapkan sama dengan porsi untuk dua orang, ya.

Ibu hamil kebutuhannya meningkat sesuai dengan kondisi fisik, usia kehamilan dan aktivitas fisik lainnya. Tidak hanya dari porsi, pemenuhan kebutuhan gizi ibu hamil juga dapat diperoleh dengan melakukan jenis bahan makanan yang tepat dan padat gizi.

3. Terlalu banyak mengonusumsi makanan yang sedang diidamkan

Sudah menjadi rahasia umum jika ibu hamil kerap mengalami ngidam, atau perasaan mirip craving, yang membuat ibu hamil jadi sangat ingin mengonsumsi sesuatu.

Hal ini memang tidak berbahaya, asalkan jenis bahan makanan yang diidamkan adalah jenis makanan yang sehat dan tidak dikonsumsi berlebihan.

doktersehat-hamil-makan-cokelatMakanan yang dikonsumsi berlebihan, meksipun merupakan jenis makanan yang sehat dan padat gizi, akan menyebabkan gangguan dalam tubuh jika dikonsumsi berlebihan.

Makanan sehat, misalnya buah dan sayur, akan menyebabkan gangguan pencernaan jika dikonsumsi berlebihan.

Sedangkan jika ibu hamil mengonsumsi makanan yang banyak mengandung gula, garam dan lemak, dapat menyebabkan kadar nilai dalam tubuh ibu meningkat.

Untuk itu, ibu hamil sebaiknya selalu mengontrol porsi makanan yang diidamkan. Jika ingin mengonsumsinya setiap hari, batasi agar tidak lebih dari satu porsi saji makanan dalam satu hari.