Hindari, Ini 3 Kebiasaan Makan yang Ternyata Memicu Diabetes

air-garam-untuk-bau-badan-doktersehat-1
Photo Credit: Pexels.com

DokterSehat.Com– Diabetes sudah menjadi salah satu penyakit yang cukup tinggi tingkat kejadian atau prevalensinya. Tak ayal, berbagai asoisasi kesehatan kerap menganjurkan berbagai pola hidup yang sehat untuk mencegah terjadinya diabetes, mulai dari pola makan hingga pola aktivitas yang baik.

Pola makan dianggap menjadi salah satu faktor penyebab munculnya diabetes. Untuk itu, pengaturan makan menjadi salah satu senjata jitu yang mampu mencegah terjadinya diabetes.

Selain mengurangi konsumsi makanan yang mengandung gula dan memilih makananan berkarbohidrat yang tinggi serat, ternyata kita juga perlu mewaspadai beberapa kebiasaan makan yang ternyata mampu meningkatkan risiko diabetes.

Beberapa kebiasaan terbukti memiliki kaitan dengan terjadinya diabetes.Meskipun tidak berhubungan langsung dengan kebiasaan konsumsi makanan manis dan berkarbohidrat, ternyata ada kebiasaan makan yang bisa jadi sering kita lakukan, juga dapat memicu diabetes.

Beberapa kebiasaan makan tersebut adalah:

1. Mengonsumsi terlalu banyak garam

Diabetes ternyata tidak hanya dipicu dari konsumsi makanan manis saja, lho. Ya, ternyata konsumsi garam berlebih juga dapat menyebabkan terjadinya diabetes, bagaimana bisa?

Asupan garam yang berlebihan bisa menyebabkan tekanan darah yang meningkat, tekanan darah dalam tubuh yang tinggi, ternyata dapat menyebabkan resistensi insulin dalam tubuh. Kondisi ini tentu meningkatkan risiko terjadinya diabetes melitus dalam tubuh.

Resistensi insulin menyebabkan sel tubuh tidak mampu menerima respon insulin dalam tubuh dengan baik. Hal ini ternyata juga terbukti pada studi yang menunjukkan bahwa peningkatan tambahan garam hingga 1000 mg natrium mampu meningkatkan risiko diabetes hingga 43%.

Credit: www.flickr.com/ Thomas Brueckner

Untuk itu, selain membatasi asupan gula harian, akan lebih baik jika Anda juga membatasi konsumsi garam harian. Batasi konsumsi garam tidak lebih dari 1 sendok teh garam dalam sehari.

2. Menerapakan pola makan bebas gluten

Belakangan ini, diet gluten free menjad cukup populer dan banyak diterapkan.

Pada beberapa kondisi medis tertentu, misalnya pada penderita penyakit celiac, diet memang dianjurkan, akan tetapi melakukan diet gluten free tanpa adanya kondisi medis yang mendukung justru malah meningkatkan risiko diabetes.

Diet bebas gluten dilakukan dengan menghindari konsumsi makanan gluten atau berprotein tertentu, misalnya gandum, oat atau beberapa jenis roti. Hal ini ternyata bisa meningkatan risiko diabetes jika tanpa kondisi medis tubuh yang mendukung.

American Heart Association menyebutkan bahwa terdapat penurunan risiko diabetes hingga 13% pada orang yang rutin mengonumsi makanan dengan kandungan gluten, ketimbang orang yang dengan sengaja mengurangi konsumsi gluten.

Untuk itu, sebelum melakukan diet gluten, akan lebih baik Anda mengenali risiko dan berkonsultasi dengan ahli kesehatan untuk memperoleh hasil yang sesuai dengan kebutuhan tubuh Anda.

3. Mengonsumsi obat statin

Doktersehat-minum-obat-tidak-dengan-air-putihKonsumsi obat statin, atau penurun kolesterol, terbukti mampu meningkatkan risiko diabetes. Meskipun hal ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut, namun kita bisa mengurangi risiko diabetes dengan menekan penggunaan obat statin.

Caranya, adalah dengan mengontrol asupan makanan berkolesterol. Hal ini akan efektif mengurangi kemungkinan penggunaan obat statin dalam tubuh karena kolesterol dalam tubuh juga rendah.

Untuk itu, hindari konsumsi makanan yang banyak mengandung kolesterol, yang umumnya banyak terdapat pada makanan hewani, misalnya daging berlemak, jeroan, atau seafood.

Nah, itu dia 3 kebiasaan makan yang harus kita hindari untuk dapat mengurangi risiko diabetes.

Untuk itu, perhatikan bahwa selain Anda harus membatasi konsumsi makanan atau minuman manis dan meningkatan asupan serat, hindari pula 3 kebisaan makan di atas, ya.