Kebanyakan Makan Serat, Berbahaya Nggak Sih?

serat-larut-dan-tidak-larut-doktersehat

DokterSehat.Com– Serat adalah nutrisi makanan yang sangat baik bagi kesehatan tubuh. Banyak orang yang berusaha untuk memperbanyak konsumsinya. Hanya saja, jika kita terlalu banyak makan serat, apakah hal ini bisa membahayakan kesehatan?

Dampak kebanyakan makan serat

Pakar kesehatan menyebut setiap harinya orang dewasa membutuhkan sekitar 25 hingga 30 gram serat. Sementara itu, anak-anak membutuhkan sekitar 20 gram serat. Dengan memenuhinya, maka kita bisa menjaga berat badan, menurunkan risiko terkena penyakit jantung, diabetes, dan beberapa jenis kanker seperti kanker usus besar. Hanya saja, jika kita makan serat hingga melebihi jumlah 45 gram, maka akan menyebabkan beberapa dampak kesehatan.

Berikut adalah dampak-dampak kesehatan tersebut.

  1. Bisa menyebabkan sembelit

Keberadaan serat dalam jumlah banyak memang bisa memperlancar pencernaan mengingat fungsi dari kandungan ini adalah membersihkan perut dengan lebih baik. Sayangnya, jika kita mengonsumsi serat dengan berlebihan, bisa jadi hal ini akan menyebabkan sembelit.

Hal ini disebabkan oleh sifat serat yang menyerap air. Jika sampai jumlah serat berlebihan, maka terlalu banyak air yang terserap dan saluran pencernaan justru kekurangan air yang dibutuhkan untuk memperlancar prosesnya.

  1. Bisa memicu dehidrasi

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, serat bersifat menyerap air. Hal ini berarti, jika kita mengonsumsi serat dalam jumlah yang berlebihan, dikhawatirkan akan membuat tubuh mengalami dehidrasi. Dampaknya tak hanya akan membuat haus, melainkan juga akan mengganggu fungsi berbagai macam sistem dan organ tubuh.

  1. Bisa menyebabkan masalah perut kembung

Banyaknya serat di dalam saluran pencernaan ternyata bisa merangsang produksi gas dalam jumlah yang berlebihan di dalam perut. Kita pun akan mengalami masalah perut kembung yang membuat rasa tidak nyaman atau meningkatkan frekuensi kentut.

  1. Bisa menyebabkan kenaikan berat badan

Serat yang cukup memang bisa membantu menurunkan berat badan, namun jika dikonsumsi dengan berlebihan, bisa jadi hal ini justru membuat berat badan naik. Hal ini disebabkan oleh banyaknya air yang diserap oleh serat yang bisa merangsang munculnya retensi air. Banyaknya air yang terkumpul inilah yang kemudian menyebabkan berat badan naik.

  1. Gangguan penyerapan makanan

Banyaknya serat di dalam saluran pencernaan ternyata bisa membuat gangguan penyerapan berbagai macam nutrisi makanan seperti vitamin dan mineral. Hal ini disebabkan oleh sifat serat yang mengikat beberapa jenis nutrisi makanan. Jika sampai hal ini terjadi, bisa jadi tubuh akan kekurangan nutrisi dan akhirnya menyebabkan datangnya beberapa jenis masalah kesehatan.

  1. Bisa menyebabkan kram perut

Kram perut tak hanya disebabkan oleh aktivitas fisik, gangguan pencernaan, atau masalah menstruasi pada wanita. Jika kita mengonsumsi serat dengan berlebihan, bisa jadi hal ini akan menyebabkan kram perut. Hal ini disebabkan oleh banyaknya serat yang akhirnya membebani saluran pencernaan. Otot-otot pencernaan yang berusaha keras mengolah serat ini akhirnya mengalami kram yang tentu menyebabkan sensasi tidak nyaman.

  1. Bisa menyebabkan diare

Memang, hal ini cukup berlawanan dari dampak berupa munculnya sembelit, namun sebagian orang memang bisa mengalami diare gara-gara mengonsumsi serat dengan berlebihan. Hal ini disebabkan oleh pencernaan yang akhirnya berusaha untuk meningkatkan laju pencernaan dan akhirnya menyebabkan munculnya gejala ini.

  1. Bisa menyebabkan susah hamil

Sebuah penelitian yang dipublikasikan hasilnya dalam jurnal berjudul American Journal of Clinical Nutrition menghasilkan fakta bahwa terlalu banyak mengonsumsi serat bisa mengganggu produksi beberapa hormon reproduksi seperti progesterone, luteinizing, dan follicle-stimulating. Hal ini bisa membuat seseorang sulit mendapatkan keturunan.