Kasihan, Gadis Ini Kesakitan Hanya Karena Mendengar Suara

Photo Source: NBC News

DokterSehat.ComРGadis berusia 14 tahun bernama Cindy Redmond mengalami gangguan pendengaran yang sangat parah setelah ayah tiri dari temannya membunyikan klakson udara bersuara nyaring dekat dengan wajahnya hanya gara-gara mengangkat telepon saat makan malam.

Photo Credit: NBC News

Dilansir dari Daily Mail, sejak saat itu, Ia mengalami rasa sakit yang luar biasa pada kepalanya jika mendengar suara. Dokter pun mendiagnosisnya dengan kelainan langka bernama hyperacusis, kondisi yang membuat penderitanya tidak tahan mendengar suara seperti bayi menangis, orang-orang berbicara, atau bunyi sirine ambulans karena bisa memicu sensasi terbakar atau tertusuk pada telinga.

Gara-gara hal ini, Cindy kini harus terus berada di rumahnya. Ia juga harus menjalani homeschooling karena tak tahan dengan suara keramaian di sekolah. Yang mengenaskan, tidak seperti teman-teman seusianya, Cindy tak mampu mendatangi konser, pesta, atau mendapatkan pekerjaan di masa depan.

Penderita hyperacusis mengalami kondisi sangat sensitif pada suara-suara yang bagi orang lain dianggap normal. Jika sampai Cindy mendengar suara bernada tinggi sebentar saja, maka Ia akan mengalami rasa sakit di telinga hingga lebih dari 1 jam. Jika sampai suara ini berlangsung lebih lama, bisa jadi Cindy akan merasakan sakit hingga dua hari.

Cindy yang kini tinggal di North Wilmington, Delaware, Amerika Serikat, mengaku bahwa Ia harus pandai-pandai memilih waktu yang tepat untuk pergi ke luar rumah karena jika tidak, telinganya akan kesakitan. Sebagai contoh, saat ulang tahun ke 14, Cindy ingin sekali pergi ke akuarium. Namun, begitu keluar dari tempat tersebut, Ia menangis tersedu-sedu karena telinganya kesakitan.

Karena tak mampu mendengar suara bayi menangis, besar kemungkinan Cindy tak mampu menjalin keluarga di masa depan.

Dokter yang menangani Cindy menyebutkan bahwa tidak ada operasi yang bisa menyembuhkan kondisinya. Namun, dokter berkata bahwa asalkan Cindy terus-menerus mendengar suara seperti biasa, maka lama-kelamaan kondisinya akan membaik.

Kini, Ia pun terus memakai headphone khusus yang mampu memproduksi white and pink noise sebagai salah satu terapi. Sayangnya, belum ada perbaikan pada kondisi pendengarannya.

Ayah temannya yang membuat Cindy mengalami penderitaan ini tidak pernah meminta maaf, namun Cindy dan ibunya memilih untuk memaafkannya karena tidak ingin membuatnya hidup dengan dendam.

Semoga ada solusi bagi kondisi kesehatan Cindy ya?