Terbit: 30 Oktober 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Gangguan penis yang dialami oleh pria ada banyak. Pria tidak hanya akan mengalami ejakulasi dini atau gangguan ereksi saja. Ada beberapa gangguan yang bisa menyebabkan rasa sakit sehingga pria harus segera memeriksakannya ke dokter agar tidak terjadi gangguan yang lebih besar.

Kapan Pria Harus Memeriksakan Penisnya Saat Muncul Penyakit?

Nah, kalau Anda tidak tahu gangguan apa saja yang bisa menimpa penis dan pada derajat keparahan apa harus dibawa ke dokter. Simak beberapa ulasannya di bawah ini. Perhatikan baik-baik dan kenali setiap kondisinya agar bisa segera diberi perawatan yang terbaik.

  1. Selalu sakit saat mengalami ereksi

Ereksi seharunya tidak menyebabkan rasa sakit pada pria. Bahkan dengan ereksi, sensitivitas dari penis bisa meningkat sehingga seks bisa dilakukan dengan lebih baik. Sayangnya, kondisi ini tidak terjadi pada semua pria. Pada kondisi tertentu, pria justru mengalami sakit pada penis saat ereksi.

Sakitnya penis saat ereksi bisa terjadi karena banyak hal. Ada yang sakit karena penyakit Peyronie dan ada juga karena priapism. Kondisi priapism adalah terperangkapnya darah di penis sehingga pria akan mengalami ereksi dalam jangka waktu lama. Kondisi ini biasanya muncul akibat penggunaan obat kuat.

  1. Ujung penis panas dan terasa terbakar

Rasa sakit pada ujung penis bisa terjadi karena banyak hal. Yang pertama adalah adanya iritasi di kepala penis akibat penggunaan sabun atau perlengkapan mandi. Zat kimia yang tertinggal masuk ke uretra dan menyebabkan infeksi di sana. Selanjutnya penis terasa panas dan terbakar karena menumpuknya kotoran di ujung penis pada pria yang tidak sunat.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Sensodyne - Advertisement

Rasa panas di ujung penis juga bisa disebabkan oleh penyakit menular seksual. Penyakit ini bisa muncul karena aktivitas seks yang tidak aman. Penyakit yang masuk seperti gonore akan membuat ujung penis jadi panas dan sesekali mengeluarkan cairan tertentu yang berbau busuk.

  1. Kantung zakar terasa berat dan tidak nyaman

Anda tentu pernah mendengar tentang varises. Ya, pembesaran pembuluh darah yang biasanya berada di kaki itu juga bisa muncul di skrotum atau kantung zakar. Kondisi ini disebut dengan varikokel dan membuat kentung zakar jadi membesar dan muncul gelombang-gelombang.

Varikokel menyebabkan area kantung zakar jadi sangat tebal dan besar. Saat mengenakan celana yang agak sempit, pria akan tidak nyaman. Bahkan, pada kondisi tertentu, kantung zakar akan terasa sangat berat dan menyiksa.

  1. Sakit saat buang air kecil atau ejakulasi

Pria yang sering mengalami sakit saat buang air kecil dan ejakulasi biasanya mengalami gangguan di dalam saluran reproduksi atau kemih. Infeksi ini muncul dari penyakit menular seksual atau bakteri yang masuk saat kencing atau buruknya sanitasi yang diterapkan oleh pria. Kalau rasa sakit ini terus muncul, segera lakukan pemeriksaan ke dokter.

  1. Nyeri yang kuat di testis

Nyeri yang kuat pada testis bisa terjadi karena ada gangguan pada saluran sperma atau testis itu sendiri akibat infeksi dan peradangan. Kalau Anda merasakan sakit yang besar dan terasa tidak nyaman, ada baiknya untuk memeriksa dahulu dengan jari tangan untuk mengetahui ada atau tidaknya perubahan.

Kalau rasa sakit semakin kuat dan Anda kerap tidak tahan, segera lakukan pemeriksaan. Terkadang ada kasus tersangkutnya saluran sperma sehingga sperma tidak bisa keluar dan darah tidak bisa masuk.

Dari beberapa gejala atau gangguan pada penis di atas, mana yang pernah Anda alami? Semoga setelah mengetahui berbagai gejalanya kita bisa lebih tahu kondisi penis mana saja yang perlu diperiksakan dan mana yang tidak.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi