Terbit: 1 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Melihat bayi tertawa merupakan salah satu kesenangan tersendiri bagi orang tua. Tertawa juga merupakan salah satu bentuk komunikasi awal yang dilakukan bayi sebelum ia berbicara. Mulai kapan sebenarnya bayi bisa tertawa?

Kapan Bayi Mulai Bisa Tersenyum dan Tertawa?

Kapan bayi mulai tertawa?

Bayi sebenarnya sudah mulai bisa tertawa pada usia 1 bulan. Namun pada beberapa bayi, ada yang baru bisa tertawa pada usia menginjak 3-4 bulan. Dilansir dari New Kids Center, berikut ini perkembangan bayi terkait senyum dan tawa bayi sesuai usianya:

1. Bayi usia 0-1 bulan
Anda mungkin pernah mengamati bayi yang baru lahir sudah bisa tersenyum. Namun sebenarnya senyumnya tidak menunjukkan emosi apa pun. Umumnya bayi akan sering tersenyum di saat tidur. Kondisi ini akan berkurang seiring dengan pertumbuhan bayi.

2. Bayi usia 1-2 bulan
Pada usia ini umumnya bayi sudah bisa merespon berbagai rangsangan yang ada di sekitarnya. Penglihatannya juga sudah berkembang dan mulai mengenali wajah orang. Mereka mulai merespon suara seperti lagu atau suara orang tua. Di usia ini bayi mulai bisa tersenyum karena rangsangan visual dari lingkungannya.

3. Bayi usia 2-3 bulan
Bayi usia 2-3 bulan sudah mulai belajar untuk tertawa, mengenali wajah, menyangga kepala dan menendang. Umumnya bayi pada usai ini sudah mulai membuat suara-suara lucu dan ikut tertawa jika ada yang tertawa di sekitarnya.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Darlie - Advertisement

4. Bayi usia 3-4 bulan
Ketika masuk usia 3-4 bulan, perkembangan bayi sudah mulai berkembang pesat sehingga sudah bisa berkomunikasi dengan orang tuanya. Ia juga sudah mulai bisa membuat suara untuk mencari perhatian, dan menunjukkan ekspresi cemberut ketika lelah atau tidak nyaman.

Kapan orang tua harus khawatir?

Perkembangan bayi beragam antara satu bayi ke bayi yang lain. Jika bayi Anda belum tertawa atau tersenyum hingga usia 4 bulan, maka sebaiknya segera periksakan ke dokter.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi