Terbit: 2 Juni 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Bantal bayi merupakan salah satu perlengkapan bayi yang sudah disiapkan sejak lama bahkan ketika si kecil belum lahir. Padahal menurut para pakar, bayi baru lahir sebaiknya tidur tanpa bantal. Lalu kapan bayi bisa tidur dengan bantal?

Kapan Bayi Bisa Tidur Pakai Bantal?

Mengapa bayi baru lahir sebaiknya tidur tanpa bantal?

Banyak orang tua beranggapan bahwa bayi baru lahir sebaiknya tidur menggunakan bantal bentuk U atau bantal peyang agar bentuk kepalanya bagus. Namun ternyata bayi baru lahir lebih baik tidur tanpa bantal.

Bentuk kepala bayi baru lahir belum sempurna karena pengaruh proses kelahiran atau alat bantu persalinan. Agar bisa kembali ke bentuk normal, hal ini butuh waktu beberapa lama dan umumnya bisa kembali normal tanpa bantuan bantal.

Penggunaan bantal pada bayi baru lahir justru tidak disarankan karena bantal dapat berpotensi menyebabkan bahaya sesak napas atau tersedak. Jika menggunakan bantal bentuk U, bayi kadang kesulitan untuk membalik atau memutar kepala ke salah satu sisi ketika ia gumoh. Hal ini dapat berisiko membuat bayi tersedak atas muntahannya sendiri.

Selain itu penggunaan bantal pada bayi baru lahir juga sering dikaitkan dengan sindrom kematian mendadak pada bayi atau SIDS (Sudden Infant Death Syndrome). Bayi yang tidur menggunakan bantal juga dikhawatirkan akan mengalami risiko tercekik sehingga sebaiknya bayi tidur tanpa bantal.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Cetaphil Promo - Advertisement

Kapan bayi boleh tidur dengan bantal?

Para pakar menyatakan bahwa bayi umumnya tidak membutuhkan bantal tidur hingga usianya mencapai 2 tahun. Alasannya, bayi pada usia tersebut belum membutuhkan dukungan untuk menyokong kepalanya saat tidur. Karena itu orang tua tidak perlu mengharuskan bayi untuk tidur dengan bantal.

Jika ingin mengajarkan anak untuk tidur dengan bantal, pilihlah bantal yang memang khusus digunakan untuk bayi. Pilih bantal yang berukuran kecil dan rata namun cukup nyaman untuk bayi. Bantal yang terlalu lembut dapat meningkatkan risiko bayi mengalami SIDS.

Yang terpenting, gunakan bantal ketika si kecil menunjukkan tanda bahwa ia sudah siap dan memang membutuhkan bantal ketika tidur. Beberapa tanda yang ditunjukkan antara lain ia merasa lebih nyaman jika tidur menggunakan bantal dan anak rewel jika tidur tanpa bantal.

Semoga si kecil tidur nyenyak!


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi