Kanker Prostat, Penyakit yang Membuat Rudy Wowor Meninggal

rudy-wowor-doktersehat
Photo Source: fimela.com

DokterSehat.Com– Aktor senior yang sering berperan sebagai tokoh antagonis di layar lebar maupun layar kaca Rudy Wowor meninggal dunia pada Jumat pagi, 5 Oktober 2018. Pria yang sering tampil dengan rambut panjang ini meninggal karena kanker prostat, salah satu penyebab kematian pria paling banyak di dunia. Rudy sudah mengidap kanker prostat sejak dua tahun terakhir.

Saat mengembuskan napas terakhirnya, Rudy telah dirawat di Rumah Sakit Melia Cibubur yang ada di Jakarta Timur. Setelahnya, Rudy akan disemayamkan di rumah duka di Depok, Jawa Barat sebelum dimakamkan besok, Sabtu, 6 Oktober 2018. Putra bungsu Rudy, Michael Wowor menyebutkan bahwa sang ayah akan dimakamkan di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur.

Sebelum dirawat di Rumah Sakit Melia Cibubur, aktor kelahiran Belanda ini juga sempat dirawat di Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Menurut Michael, dua bulan lalu Rudy sempat menjalani transfusi darah, namun baru benar-benar dirawat di rumah sakit dua hari sebelum meninggal. Beberapa bulan sebelumnya, kondisi Rudy masih stabil meskipun penyakit kanker prostat telah menggerogoti tubuhnya. Bahkan, hingga seminggu lalu, Rudy masih bisa diajak ngobrol santai bersama dengan keluarganya meskipun sudah kesulitan untuk duduk maupun berdiri.

Rudy mulai dikenal di dunia hiburan Indonesia sejak ikut ambil bagian dalam film berjudul “Impian Perawan” pada 1976 silam. Rudy juga mendapatkan nominasi untuk kategori Aktor Pendukung Terbaik FFI pada 1988 silam saat membintangi film “Tjoet Nja’ Dhien”. Setelahnya, Rudy lebih akrab dengan tokoh antagonis.

Pakar kesehatan menyebut kanker prostat terjadi akibat adanya tumor yang tumbuh di dalam kelenjar prostat. Masalahnya adalah di fase awal seringkali kanker ini tidak menimbulkan gejala apapun sehingga tidak terdeteksi hingga kondisinya sudah parah. Menurut pakar kesehatan, penyebab dari kanker prostat adalah meningkatnya kadar hormon testosteron di dalam tubuh dan kebiasaan mengonsumsi makanan kaya lemak.

Kanker prostat adalah penyebab kematian ketiga paling tinggi pada kaum pria, khususnya pada pria dengan usia lebih dari 70 tahun. Gejala dari penyakit ini adalah rasa nyeri saat buang air kecil, masih adanya tetesan air yang tersisa setelah buang air kecil, beser, sering buang air  kecil di malam hari, hingga adanya darah pada air seni.