Terbit: 9 Januari 2020
Ditulis oleh: Rhandy Verizarie | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo


Kanker lambung satdium 1 adalah fase awal dari penyakit kanker yang menyerang organ pencernaan tersebut. Ada sejumlah ciri atau gejala yang menandai penyakit mematikan ini. Simak informasi selengkapnya berikut ini!

kanker-lambung-stadium-1-doktersehat

Apa Itu Kanker Lambung?

Kanker lambung adalah jenis penyakit kanker yang menyerang organ lambung. Sama halnya seperti jenis-jenis kanker pada umumnya, kanker lambung terjadi ketika sel-sel yang ada di organ pencernaan tersebut mengalami mutasi sehingga sel-sel yang seharusnya menunjang fungsi lambung justru malah berbalik menyerangnya.

Penyebab kanker lambung sendiri belum diketahui secara pasti, namun sejumlah faktor risiko dikaitkan dengan penyakit yang bisa berujung pada kematian ini. Faktor-faktor risiko yang dimaksud meliputi:

  • Kebiasaan merokok
  • Kebiasaan minum minuman beralkohol
  • Kelebihan berat badan (obesitas)
  • Mengonsumsi daging olahan
  • Asupan garam yang terlalu banyak
  • Riwayat operasi lambung
  • Riwayat infeksi virus Epstein-Barr
  • Riwayat infeksi virus Helicobacter pylori (H pylori)
  • Kekurangan darah (anemia)
  • Menderita Penyakit gastritis atropik kronis
  • Menderita Penyakit kanker kelenjar getah bening (limfoma)
  • Menderita Penyakit kanker usus
  • Menderita Penyakit kanker serviks
  • Menderita Penyakit HIV/AIDS
  • Memiliki golongan darah A
  • Berjenis kelamin pria
  • Berusia di atas 50 tahun
  • Rendahnya kualitas sistem kekebalan tubuh
  • Jarang mengonsumsi buah dan sayuran

Jenis-Jenis Kanker Lambung Stadium 1

Kanker lambung diawali dari stadium 1 atau stadium awal. Dilansir dari Cancer Research UK, kanker lambung stadium 1 terbagi menjadi 2 (dua) jenis, yaitu:

  • Stadium 1A, yakni ketika pertumbuhan sel kanker lambung masih terjadi di lapisan lambung itu sendiri dan belum menyebar ke area lainnya (metastasis)
  • Stadium 1B, yakni ketika sel kanker masih tetap berada di sekitar lapisan lambung, akan tetapi ada 1-2 sel yang mulai bermetastasis ke area kelenjar getah bening. Selain itu, ada kalanya kanker lambung stadium 1B tidak menyebar ke kelenjar getah bening melainkan ke otot-otot yang ada di dinding lambung

Ciri dan Gejala Kanker Lambung Stadium 1

Sayangnya, kanker lambung stadium 1 umumnya tidak menimbulkan ciri atau gejala yang khas. Pasalnya, gejala yang muncul terlihat mirip dengan gejala penyakit maag.

Dikatakan demikian karena gejala kanker lambung stadium 1 terdiri dari:

  • Perut kembung
  • Perut mual
  • Peningkatan frekuensi sendawa
  • Muntah
  • Asam lambung naik (heartburn)
  • Ulu hati terasa nyeri
  • Kehilangan nafsu makan
  • Cepat kenyang saat makan
  • Penurunan berat badan
  • Penurunan volume darah (anemia)

Oleh karena antara kanker stadium awal dan penyakit maag hampir tidak memiliki perbedaan signifikan dari segi gejala, deteksi penyakit mematikan ini acap kali terlambat. Penderita kanker lambung baru memeriksakan diri ke dokter setelah kanker memasuki stadium lanjut. Alhasil, peluang kesembuhan menjadi semakin kecil.

Oleh sebab itu, Anda yang sekiranya memiliki salah satu faktor risiko kanker lambung dan mengalami gejala-gejala di atas agar segera melakukan pemeriksaan medis dengan dokter terkait sebelum terlambat.

Diagnosis Kanker Lambung Stadium 1

Untuk memastikan apakah seseorang mengalami kanker lambung atau tidak, dokter akan melakukan serangkaian diagnosis. Hasil diagnosis ini nantinya dapat pula digunakan untuk menentukan metode pengobatan kanker lambung stadium 1 agar tidak berlanjut ke stadium yang lebih tinggi.

Berikut ini adalah tahapan diagnosis kanker lambung stadium awal yang umum dilakukan.

1. Anamnesis

Dokter terlebih dahulu akan mengajukan sejumlah pertanyaan terkait dengan kondisi yang dialami oleh pasien. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan seperti:

  • Sudah berapa lama kondisi ini berlangsung?
  • Gejala apa saja yang dirasakan?
  • Apakah memiliki anggota keluarga dengan riwayat penyakit yang sama?
  • Apakah merokok dan minum alkohol?
  • Makanan dan minuman apa saja yang dikonsumsi sehari-hari?
  • Kegiatan apa saja yang dilakukan sehari-hari?
  • Sedang mengonsumsi obat apa?

2. Pemeriksaan Fisik

Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik pasien seperti menekan area perut. Tak lupa, dokter atau perawat juga memeriksa berat badan, tinggi badan, hingga tekanan darah pasien.

3. Pemeriksaan Penunjang

Guna memastikan diagnosis atas kanker lambung stadium 1, dokter juga akan melakukan prosedur pemeriksaan penunjang yang umumnya meliputi:

  • Pengambilan sampel jaringan (biopsi)
  • Tes darah
  • X-Ray
  • CT Scan
  • MRI

Selain itu, ada lagi sejumlah tes khusus lainnya yang dilakukan, yaitu:

  • Gastroskopi, adalah tes yang dilakukan dengan menggunakan selang berkamera di mana selang ini akan dimasukkan ke dalam tubuh melalui tenggorokan (endoskopi). Metode ini bertujuan untuk melihat kondisi lambung
  • Laparoskopi, adalah tes yang juga hampir serupa dengan gastroskopi yakni memasukkan selang ke dalam tubuh untuk memeriksa kondisi lambung. Bedanya, pada prosedur laparoskopi selan akan dimasukkan melalui irisan perut
  • Positron Emission Tomography (PET), adalah tes yang dilakukan untuk memastikan apakah sel kanker sudah mulai mengalami metastasis ke area lainnya seperti kelenjar getah bening atau belum

Pengobatan Kanker Lambung Stadium 1

Setelah diagnosis selesai dilakukan dan pasien divonis menderita kanker lambung stadium awal, dokter akan segera menyiapkan metode pengobatan. Dikarenakan kanker masih dalam stadium 1, peluang sembuh pun masih terbuka lebar.

Berikut ini adalah metode pengobatan kanker lambung stadium awal yang umum dilakukan.

1. Kemoterapi

Kemoterapi adalah metode pengobatan kanker lambung yang paling utama. Kemoterapi dilakukan bersamaan dengan radioterapi dengan tujuan untuk membuat terapi radiasi semakin efektif mengatasi penyakit tersebut.

Kemoterapi akan menggunakan Cisplatin atau Cisplatin plus 5-fluorouracil untuk menunjang kinerjanya. Cisplatin akan diberikan 1 kali per minggu selama terapi radiasi berlangsung. Sedangkan Cisplatin plus 5-fluorouracil diberikan sebulan sekali selama menjalani radioterapi.

Kemoterapi idealnya dilakukan pasca pasien menjalani prosedur operasi.

2. Operasi

Tindakan operasi juga menjadi salah satu metode pengobatan yang dilakukan terhadap pasien kanker lambung, sekalipun kanker lambung masih dalam stadium awal.

Akan tetapi, dokter akan terlebih dahulu menganalisis kondisi pasien seperti usia, jenis kelamin dan kondisi fisik sebelum menempuh metode pengobatan yang satu ini.

3. Radioterapi

Pada kasus di mana kanker lambung stadium 1 tidak sampai memerlukan tindakan operasi, biasanya dokter akan menggunakan metode radioterapi guna menyembuhkan penyakit berbahaya ini.

Akan tetapi, radioterapi juga bisa dilakukan pasca operasi apabila masih ditemukannya sel kanker di dalam jaringan lambung.

Radioterapi dilakukan bersamaan dengan terapi lainnya yakni kemoterapi, namun pada beberapa kasus, radioterapi dilakukan secara sendiri tanpa adanya kemoterapi. Frekuensi radioterapi untuk menyembuhkan kanker lambung sendiri berbeda-beda di tiap orang.

 

  1. Anonim. Stomach Cancer: Stage 1. https://www.cancerresearchuk.org/about-cancer/stomach-cancer/stages/stage-1 (Diakses pada 9 Januari 2020)
  2. Anonim. Stomach Cancer. https://www.cancer.org/cancer/stomach-cancer/detection-diagnosis-staging/signs-symptoms.html (Diakses pada 9 Januari 2020)
  3. Layke, J dan Peter, P. 2004. Gastric Cancer: Diagnosis and Treatment Options. Journal of American Family Physician 1;69(5):1133-1141. https://www.aafp.org/afp/2004/0301/p1133.html (Diakses pada 9 Januari 2020)
  4. White, BStage 1 Gastric Cancer. wellstar.org/education/pages/stage-1-gastric-cancer.aspx (Diakses pada 9 Januari 2020)



DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi