Terbit: 31 Januari 2020
Ditulis oleh: Rhandy Verizarie | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Data dari American Cancer Society (ACS) menyebutkan bahwa kanker ginjal adalah 1 dari 10 jenis kanker dengan jumlah kasus terbanyak. Di Amerika Serikat sendiri, kanker ini diprediksi akan mengalami peningkatan hingga lebih dari 73 ribu kasus pada tahun 2020. Demi meningkatkan kewaspadaan, simak informasi mengenai kanker ginjal berikut ini!

Kanker Ginjal: Penyebab, Gejala, Diagnosis, Pengobatan

Apa Itu Kanker Ginjal?

Kanker ginjal adalah jenis penyakit kanker yang menyerang ginjal. Ginjal sendiri adalah organ berbentuk menyerupai kacang dan berjumlah dua. Organ ini letaknya ada di perut bagian bawah dan termasuk ke dalam sistem eskresi tubuh. Ginjal bekerja dengan cara memfiltrasi kotoran tubuh dan mengubahnya menjadi urine. Selain itu, ginjal juga berfungsi untuk membantu produksi sel darah merah, pun mengatur tekanan darah.

Kanker ginjal terjadi ketika sel-sel di dalam organ tersebut mengalami mutasi. Mutasi yang berlangsung secara cepat dan tidak terkendali ini lantas menyebabkan sel yang seharusnya bertugas menunjang kinerja ginjal justru berbalik menyerangnya. Umumnya, sel kanker pertama kali tumbuh dan berkembang di bagian ginjal yang bernama tubules.

Jenis Kanker Ginjal

Kanker ginjal terbagi lagi ke dalam beberapa subtipe, yaitu:

1. Renal Cell Carcinoma

Jenis subtipe yang pertama adalah Karsinoma sel renal (renal cell carcinoma). Kanker ini menjadi subtipe yang paling umum terjadi (sekitar 85 persen dari total kasus kanker ginjal).

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Cetaphil Promo - Advertisement

Sel kanker pada kasus karsinoma sel renal pertama kali tumbuh dan berkembang di bagian tubules yang tak lain merupakan bagian dari sistem filtrasi ginjal.

2. Urothelial Carcinoma

Urothelia carcinoma disebut juga sebagai karsinoma sel transisi. Subtipe yang satu ini memiliki persentase kasus 5-10 persen dari total kasus kanker ginjal pada orang dewasa.

Karsinoma sel transisi dimulai dari bagian ginjal yang disebut sebagai pelvis renal. Bagian ini berfungsi sebagai wadah untuk menampung urine sebelum dikirimkan ke kandung kemih.

Penanganan kanker karsinoma sel transisi umumnya serupa dengan penanganan kanker kadung kemih. Pasalnya, keduanya berawal dari mutasi sel yang sama.

3. Sarkoma

Jika renal cell carcinoma menjadi subtipe kanker ginjal yang paling sering terjadi, hal sebaliknya berlaku untuk sarkoma.

Sarkoma umumnya tumbuh dan berkembang di jaringan lunak dari ginjal. Penyakit ini membutuhkan tindakan operasi yang lantas disertai oleh prosedur kemoterapi atau operasi lanjutan guna menyembuhkannya.

4. Tumor Wilms

Tumor Wilms adalah kanker yang lebih banyak diderita oleh anak-anak. Kanker ini memiliki persentase 1 persen dari total keseluruhan kasus.

Penanganan tumor Wilms biasanya dengan prosedur radioterapi dan kemoterapi dikarenakan lebih efektif ketimbang operasi. Kendati demikian, prosedur yang dilakukan berbeda dengan yang diterapkan pada pasien orang dewasa.

5. Limfoma

Limfoma adalah kanker ginjal yang persebarannya sudah sampai ke kelenjar getah bening yang ada di dekatnya.

Dalam perkembangannya, kanker ini juga bisa menyerang kelenjar getah bening yang ada pada abdomen, dada, hingga leher sekalipun. Guna memastikan apakah pasien menderita limfoma, dokter biasanya akan melakukan pengambilan sampel jaringan (biopsi).

Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Ginjal

Penyebab kanker ginjal adalah adanya mutasi pada sel yang berada di dalam organ tersebut. Akan tetapi sama seperti jenis-jenis kanker lainnya, belum dapat dipastikan apa yang memicu terjadinya mutasi sel ini.

Para ahli mungkin hanya bisa mengaitkan penyakit mematikan ini dengan sejumlah faktor risiko, yaitu:

  • Orang yang berumur di atas 64 tahun paling berisiko terkena kanker ini
  • Kebiasaan merokok juga dianggap meningkatkan risiko kanker di kemudian hari
  • Kelebihan berat badan (obesitas) membuat seseorang lebih rentan terkena kanker ini di masa mendatang
  • Tekanan darah tinggi. Mengidap tekanan darah tinggi (hipertensi) meningkatkan potensi terserang kanker ini
  • Terapi gagal ginjal. Pengidap penyakit gagal ginjal yang sedang menjalani terapi pengobatan kemungkinan bisa terserang kanker
  • Sindrom genetik. Seseorang yang lahir dengan sindrom bawaan seperti von Hippel-Lindau dan Birt-Hogg-Dube berisiko mengalami kanker di masa mendatang
  • Riwayat keluarga. Seseoran lebih rentan menderita kanker apabila ia memiliki anggota keluarga dengan riwayat penyakit yang sama

Ciri dan Gejala Kanker Ginjal

Berikut ini adalah ciri atau gejala kanker ginjal yang perlu Anda ketahui dan waspadai:

  • Urine disertai darah
  • Muncul benjolan sisi perut
  • Kehilangan nafsu makan
  • Rasa nyeri di perut bagian samping
  • Penurunan berat badan secara tiba-tiba
  • Demam
  • Kelelahan ekstrem
  • Kekurangan darah (anemia)
  • Pembengkakan di area kaki

Apabila sel kanker sudah menyebar ke area tubuh lainnya (metastasis), gejalanya akan bertambah yaitu:

  • Sesak napas
  • Batuk disertai darah
  • Sakit tulang

Segera kunjungi dokter apabila Anda merasakan gejala-gejala tersebut dalam waktu yang cukup lama guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Diagnosis Kanker Ginjal

Guna memastikan apakah gejala yang dialami terkait dengan kanker atau tidak, dokter akan melakukan sejumlah tes pemeriksaan. Tes-tes tersebut meliputi:

  • Tes urine, untuk mengetahui apakah darah yang keluar bersama urine ada kaitannya dengan kanker
  • Tes darah, untuk mengetahui apakah ginjal berfungsi dengan baik
  • Intravenous pyelogram (IVP), untuk melihat apakah ada tumor pada ginjal. Tes ini dilakukan dengan cara menyuntikkan cairan khusus ke saluran kemih yang mana cairan ini nantinya dapat memberikan citra organ ginjal
  • Ultrasound, CT Scan, MRI, untuk melihat kondisi ginjal beserta jaringan-jaringan di dalamnya apakah terdapat sel kanker atau tidak
  • Renal arteriogram, untuk mengevaluasi bagaimana aktivitas suplai darah menuju tumor

Jika diperlukan, dokter juga akan melakukan biopsi, yakni mengambil sampel jaringan ginjal untuk selanjutnya dianalisis di laboratorium.

Stadium Kanker Ginjal

Kanker ini terbagi menjadi 4 (empat) tingkatan berdasarkan tingkat keparahannya, yaitu:

1. Stadium I

Karakteristik kanker yang baru memasuki stadium awal adalah:

  • Tumor memiliki ukuran 7 cm (atau lebih kecil) dan hanya ada di ginjal itu sendiri

2. Stadium II

Karakteristik kanker yang memasuki stadium II adalah:

  • Tumor berukuran lebih dari 7 cm namun belum menyebar ke area lain di luar ginjal

3. Stadium III

Kanker yang sudah memasuki stadium III memiliki karakteristik sebagai berikut:

  • Sel tumor sudah menyebar ke kelenjar getah bening
  • Sel tumor berkembang di pembuluh darah pada ginjal
  • Sel tumor berkembang di jaringan lemak
  • Sel tumor berkembang di jaringan perinefrik, namun belum sampai ke kelenjar adrenal

4. Stadium IV

Pada stadium akhir, karakteristik kanker meliputi:

  • Sel tumor sudah menyebar ke luar jaringan lemak
  • Sel tumor sudah menyebar ke organ-organ lainnya seperti pankreas dan paru-paru

Pengobatan Kanker Ginjal

1. Radioterapi

Jika kondisi kesehatan penderita lemah, radioterapi dapat dilakukan untuk menghancurkan sel kanker. Jika kanker sudah menyebar, pembedahan dan radioterapi tidak dapat dilakukan.

Sementara itu, radioterapi menggunakan energi radiasi untuk membunuh sel kanker. Terutama pada kondisi pascaoperasi, prosedur ini juga bisa digunakan untuk membunuh sel-sel kanker yang masih tersisa. Jika operasi sudah tidak mungkin, radioterapi dilakukan untuk meredakan gejala atau rasa sakit dan memperlambat tingkat penyebaran kanker.

2. Kemoterapi

Kemoterapi menggunakan obat untuk membunuh sel kanker. Satu atau lebih obat kemoterapi dapat diberikan melalui vena di lengan (secara intravena) atau diminum. Kombinasi obat biasanya diberikan dalam serangkaian perawatan selama beberapa minggu atau bulan.

Kemoterapi sering digunakan setelah operasi untuk membunuh sel-sel kanker yang mungkin tersisa. Dapat digunakan sendiri atau dikombinasikan dengan terapi radiasi. Kemoterapi juga dapat digunakan sebelum operasi untuk mengecilkan kanker dan membuatnya lebih mudah untuk dihilangkan.

Pada orang dengan kanker stadium lanjut, kemoterapi dapat digunakan untuk menghilangkan rasa sakit dan gejala lainnya.

3. Operasi

Operasi pengangkatan kanker bisa dilakukan sebagai cara pengobatan kanker jika sel kanker hanya berada di satu sisi ginjal dan belum menyebar. Selain itu, kondisi kesehatan penderita perlu diperiksa apakah memungkinkan untuk dilakukan operasi. Operasi pengangkatan kanker biasanya akan dilanjutkan dengan kemoterapi untuk melenyapkan sel-sel kanker yang tersisa.

Operasi yang umum diterapkan adalah:

  • Neprektomi radikal
  • Neprektomi sederhana
  • Neprektomi parsial

4. Terapi Obat yang Ditargetkan

Perawatan obat yang ditargetkan berfokus pada kelainan spesifik yang ada dalam sel kanker. Dengan memblokir kelainan ini, perawatan obat yang ditargetkan dapat menyebabkan sel kanker mati.

Banyak obat terapi bertarget digunakan untuk mengobati kanker, meskipun kebanyakan dilakukan untuk orang-orang dengan kanker stadium lanjut atau berulang.

Beberapa terapi yang ditargetkan hanya bekerja pada orang yang sel kankernya memiliki mutasi genetik tertentu. Sel kanker Anda mungkin diuji di laboratorium untuk melihat apakah obat ini dapat membantu.

Peluang Kesembuhan Kanker Ginjal

Peluang kesembuhan penyakit ini tergantung dari stadiumnya. Semakin tinggi stadium, semakin kecil penderitanya dapat sembuh. Berikut adalah perkiraan persentase peluang untuk bertahan hidup (survival rates) pada kasus kanker ginjal:

  • Stadium I: 80 persen
  • Stadium II: 75-95 persen
  • Stadium III: 60 persen
  • Stadium IV: 5 persen

Pencegahan Kanker Ginjal

Kanker ini dapat dicegah atau setidaknya diminimalisir risikonya dengan cara-cara berikut:

  • Hindari rokok
  • Hindari paparan bahan kimia berbahaya
  • Jaga berat badan
  • Mengonsumsi makanan bergizi, terutama yang mengandung antioksidan
  • Olahraga rutin
  • Melakukan pemeriksaan medis rutin

 

  1. Anonim. Kidney Cancer. https://www.cancer.net/cancer-types/kidney-cancer/introduction (Diakses pada 31 Januari 2020)
  2. Anonim. Kidney Cancer. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/kidney-cancer/symptoms-causes/syc-20352664 (Diakses pada 31 Januari 2020)
  3. Anonim. Understanding Kidney Cancer. https://www.webmd.com/cancer/understanding-kidney-cancer#1 (Diakses pada 31 Januari 2020)
  4. Anonim. Key Statistics about Kidney Caner. https://www.cancer.org/cancer/kidney-cancer/about/key-statistics.html (Diakses pada 31 Januari 2020
  5. Anonim. Kidney Cancer: Survival by Stage. https://www.cancerresearchuk.org/about-cancer/kidney-cancer/survival (Diakses pada 31 Januari 2020)
  6. Brazier, Y. 2019. What you need to know about kidney cancer. https://www.medicalnewstoday.com/articles/164659.php#symptoms (Diakses pada 31 Januari 2020)


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi