5 Kandungan Cairan Mani Beserta Manfaatnya (Bisa Cegah Rambut Rontok)

kandungan-cairan-mani-doktersehat

DokterSehat.Com – Cairan mani adalah cairan yang keluar dari penis saat pria mengalami ejakulasi, baik melalui hubungan badan maupun masturbasi. Sebagai pelumas yang berfungsi untuk membantu sperma membuahi sel telur wanita, apa saja kandungan cairan mani? Apa pula manfaat air mani dan sperma selain untuk menghasilkan keturunan? Simak informasinya berikut ini.

Apa Itu Cairan Mani?

Seperti yang sudah disebutkan di awal, air mani adalah cairan yang dikeluarkan oleh pria ketika mencapai kepuasan seksual atau disebut orgasme. Air mani diproduksi oleh salah satu bagian anatomi penis yang bernama vesikula seminalis, yang terletak di belakang kandung kemih. Air mani berwarna putih keruh, memiliki bau seperti pemutih pakaian, serta rasanya masam dan manis.

Idealnya, pria menyemprotkan sekitar satu sendok teh air mani saat ejakulasi. Namun, volume air mani yang keluar saat ejakulasi bisa berubah-ubah, terkadang banyak, terkadang sedikit. Hal tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor seperti usia, kapan terakhir ejakulasi, dan jenis rangsangan yang diterima. Cairan mani juga tak selalu memiliki tekstur kental. Ada kalanya cairan mani yang keluar terlihat encer.

Apa Saja Kandungan Cairan Mani?

Banyak orang salah paham, bahwa air mani dan sperma adalah hal yang sama. Nyatanya, sperma merupakan salah satu kandungan cairan mani. Berikut ini kandungan air mani yang perlu Anda ketahui.

1. Sperma

Kandungan air mani yang pertama adlah sperma. Sperma inilah yang bertugas untuk membuahi sel telur wanita. Sperma yang tak lain merupakan sel reproduksi pria mengandung setengah kromosom yang berfungsi untuk melakukan pembuahan hingga membentuk zigot, sementara setengah kromosom lainnya berada di sel telur wanita.

Dalam setiap ejakulasi (ejakulasi pertama), sperma mengisi 5% dari keseluruhan kandungan air mani. Idealnya, jumlah sel sperma yang ada di air mani pria saat ejakulasi sekitar 200-500 juta sel sperma. Angka tersebut juga inkonsisten, tergantung kapan ejakulasi terakhir dan volume cairan mani yang keluar pada saat itu.

Selain itu, faktor usia juga memengaruhi kadar sperma yang dihasilkan pada setiap ejakulasi terjadi. Semakin bertambahnya usia, jumlah sel sperma yang diproduksi akan semakin sedikit.

Sperma berperan penting dalam proses pembuahan. Untuk itu, sperma harus berada dalam kondisi yang baik, baik secara kualitas maupun kuantitas. Secara kualitas, sperma bisa dikatakan subur jika memiliki bentuk kepala oval dan ekor yang panjang. Selain itu, sperma yang bagus juga memiliki gerakan yang cepat dan lincah sehingga dapat berenang dengan baik menuju sel telur dan mampu menembusnya.

Sementara untuk kuantitas, seorang pria bisa dikatakan subur jika bisa memproduksi 15 juta milimeter sel sperma, dan 40 persen atau lebih di antaranya aktif.

2. Protein

Anda mungkin bertanya-tanya, mengapa air mani memiliki warna putih keruh? Nah, jika selama ini Anda mengira warna putih tersebut merupakan sel sperma, maka Anda salah. Warna putih pada air mani tak lain disebabkan oleh kandungan protein ber-volume tinggi yang ada di dalam cairan mani ini.

3. Fruktosa

Kandungan cairan mani selanjutnya adalah gula fruktosa. Di awal dijelaskan bahwa sperma memiliki rasa yang masam, pun manis. Ternyata, rasa manis tersebut dikarenakan adanya kandungan fruktosa ini. Namun tak usah khawatir, adanya rasa manis pada cairan mani justru menandakan kalau air mani berada dalam kondisi sehat.

4. Vitamin C

Air mani pria juga mengandung vitamin, lho! Salah satu vitamin yang menjadi kandungan cairan mani adalah vitamin C. Vitamin ini antara lain untuk membuat kulit wajah jadi lebih awet muda.

Meskipun belum ada bukti medis yang kuat, hal ini dipercayai oleh banyak orang. Tak ayal, ada banyak wanita yang meminta pasangannya untuk sesekali ‘memuntahkan’ air mani di mukanya guna mendapatkan khasiat ini.

5. Kalsium

Zat kalsium sangat baik untuk kesehatan tubuh, terutama memperkuat tulang dan gigi. Selain itu, kalsium juga berfungsi menjaga fungsi syaraf dan otot. Selain makanan, Anda pun bisa menemukan kalsium dalam kandungan cairan mani.

Ini juga menjadi alasan lainnya mengapa banyak wanita gemar menelan cairan mani dari pasangannya. Anda dan pasangan termasuk di antaranya, kah?

Selain tiga kandungan di atas, kandungan cairan mani juga terdiri dari sejumlah zat berikut ini:

  • Asam arkobat
  • Zat besi
  • Sodium
  • Magnesium
  • Potasium
  • Air
  • Vitamin B12

Manfaat Cairan Mani, Mitos atau Fakta?

Cairan mani mengandung zat-zat bernutrisi. Lantas, ada manfaat apa lagi yang bisa didapat dari air mani?

1. Anti Depresan

Sebuah penelitian yang dilakukan di New York University mengungkapkan bahwa air mani bisa mengurangi tingkat depresi seseorang. Dengan melibatkan responden perempuanberjumlah 293 orang, ditemukan fakta bahwa wanita yang di dalam aliran darahnya mengandung sperma (pasca berhubungan badan) cenderung memiliki tingkat depresi yang lebih sedikit ketimbang kelompok wanita lainnya.

2. Memperkuat Rambut dan Mencegah Kerontokan

Air mani dan sperma juga berdasarkan penelitian memiliki manfaat untuk memperkuat rambut dan mencegahnya dari kerontokan. Ini dimungkinkan karena adanya kandungan protein dan Inisitol yang memang baik untuk rambut.

3. Menurunkan Tekanan Darah

Lagi, ada penelitian yang berhasil mengungkap manfaat air mani untuk kesehatan, kali ini berkaitan dengan penyakit tekanan darah. Entah sugesti atau memang benar adanya, namun pada wanita yang rutin menelan air mani pasangannya, tekanan darah mereka cenderung normal atau mengalami penurunan bagi yang sebelumnya mengalami darah tinggi.

Walau demikian, Anda jangan langsung percaya begitu saja, ya. Tetap konsultasikan diri ke dokter terkait penyakit tekanan darah yang Anda alami tersebut alih-alih hanya mengandalkan air mani pasangan.

Kandungan Cairan Mani Bermanfaat, Jaga Selalu Kesehatan Alat Reproduksi

Kandungan cairan mani memiliki banyak manfaat, dari mulai membuat hamil, hingga mencegah rambut rontok. Oleh sebab itu, jaga selalu kesehatan alat reproduksi Anda dengan cara mengonsumsi banyak makanan bergizi dan rajin berolahraga agar menghasilkan air mani dan sperma yang sehat, pun berkualitas. Semoga bermanfaat.