Seperti Inilah Kaki Bengkak yang Disebabkan Oleh Asam Urat Tinggi

benjolan-mata-kaki-tanda-asam-urat-doktersehat

DokterSehat.Com– Penyakit asam urat bisa menyebabkan gejala berupa pembengkakan pada kaki. Hanya saja, banyak orang yang masih belum bisa membedakan pembengkakan pada kaki yang disebabkan oleh asam urat tinggi atau kondisi lainnya seperti keseleo misalnya. Lantas, seperti apakah gejala kaki bengkak yang disebabkan oleh penyakit asam urat?

Ciri-ciri pertama dari pembengkakan kaki yang disebabkan oleh penyakit asam urat adalah lokasinya. Penyakit ini cenderung menyerang bagian persendian, bukannya di bagian tengah-tengah tulang. Hal ini berarti, jika yang membengkak adalah bagian tengah tulang, ada kemungkinan hal ini disebabkan oleh kondisi lainnya. Bagian persendian yang rentan terkena serangan asam urat adalah tumit, lutut, pergelangan kaki, dan jari-jari kaki. Pembengkakan ini disertai dengan sensasi nyeri dan kaku pada persendian. Dalam banyak kasus, serangan asam urat ini bahkan bisa membuat persendian tidak bisa digerakkan.

Jika sampai serangan asam urat datang, besar kemungkinan penderitanya akan mengalami gejala berupa pembengkakan dengan sensasi terbakar dan kesemutan. Munculnya sensasi terbakar ini disebabkan oleh terhambatnya aliran darah akibat menumpuknya kristal asam urat yang menekan pembuluh darah. Karena darah mengumpul, lambat laun bagian yang membengkak akan mengalami sensasi panas dan menghangat. Jika serangan ini menyerang bagian ibu jari kaki, maka sensasi hangat dan kesemutan ini akan menjalar hingga ke jari-jari lainnya, telapak kaki, pergelangan kaki, dan akhirnya mencapai betis dan paha.

Pembengkakan di kaki yang disebabkan oleh serangan asam urat juga biasanya disertai dengan gejala kemerahan pada persendian. Biasanya, sebelum warna kulit mengalami perubahan, akan muncul gejala seperti sensasi terbakar apda persendian. Saat warna kulit berubah, kita juga akan mengalami sensasi kesemutan dan menghangat.

Serangan asam urat biasanya muncul di malam hari. Bahkan, banyak orang yang mengaku mengalaminya di tengah malam sehingga membuat mereka terbangun dan tidak bisa tidur kembali. Karena alasan inilah pakar kesehatan menyarankan penderita asam urat untuk mengubah gaya hidupnya menjadi lebih sehat demi mencegah serangan dari penyakit ini. Selain menghindari makanan yang kaya akan kandungan purin, mereka juga sebaiknya memperbanyak asupan air putih dan rajin mengonsumsi obat asam urat.