5 Penyebab Utama Mengapa Kadar Gula Darah Sulit Untuk Diturunkan

ngemil-doktersehat
photo credit : pexels.com

DokterSehat.Com– Salah satu kondisi tubuh yang menandakan adanya masalah kesehatan adalah kadar gula darah yang tinggi. Hal ini bisa membuat risiko terkena penyakit diabetes naik dengan signifikan. Masalahnya adalah jika penderita diabetes kesulitan untuk menurunkan kadar gula darahnya, maka mereka akan lebih rentan terkena berbagai macam komplikasi mematikan seperti amputasi, penyakit jantung, hingga kematian.

Beberapa hal yang menyebabkan kadar gula darah sulit untuk diturunkan

Siapa saja, baik itu orang sehat ataupun orang yang menderita diabetes harus menurunkan kadar gula darahnya demi menjaga kondisi kesehatan. Hanya saja, hal ini sangat sulit untuk diturunkan, apalagi jika kita tidak benar-benar mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat.

Berikut adalah beberapa hal yang mempengaruhi sulitnya proses penurunan kadar gula darah.

  1. Masih hobi ngemil

Banyak orang yang masih hobi ngemil meskipun sebenarnya perut tidak berada dalam kondisi lapar di sela-sela waktu makan. Selain itu, karena faktor stres, banyak orang yang akhirnya berusaha untuk mengonsumsi makanan apapun demi menghilangkan rasa stres tersebut, khususnya camilan. Sayangnya, kebiasaan ini bisa membuat kadar gula darah terus berada dalam kondisi tinggi.

Pakar kesehatan menyebut berusaha berhenti ngemil sudah mampu memberikan pengaruh bagi 30 persen upaya menurunkan kadar gula darah. Hanya saja, jika kita memang sulit untuk berhenti ngemil, cobalah untuk mengganti camilan tidak sehat menjadi yang lebih sehat seperti kacang-kacangan atau buah.

  1. Karena sudah minum obat diabetes, menganggap masih bisa makan apa saja

Banyak penderita diabetes yang merasa lebih aman setelah rutin minum obat yang diberikan oleh dokter. Mereka berpikir jika obat ini sudah mampu membuat kadar gula darah tetap seimbang sehingga tidak akan mudah terkena komplikasi. Padahal, penderita diabetes sudah mengalami masalah pengendalian kadar gula darah akibat tidak berfungsinya sistem produksi insulin di dalam tubuh.

Meski sudah minum obat, penderita diabetes harus mengubah gaya hidupnya demi menjaga kadar gula darah. Sebagai contoh, mereka tak boleh lagi makan atau minum sembarangan. Bahkan, waktu makan juga harus dijaga demi mencegah lonjakan kadar gula darah.

Hal yang sama juga harus dilakukan meski penderita diabetes sudah mendapatkan suntikan insulin. Memang, suntikan ini bisa membantu mengendalikan kadar gula darah, namun mereka tetap harus mengubah gaya hidupnya menjadi lebih sehat demi mencegah komplikasi.

  1. Masih sulit menolak jamuan

Sebagaimana manusia pada umumnya, terkadang kita masih harus mendatangi acara atau bertandang ke rumah orang lain. Masalahnya adalah banyak orang yang sulit menolak jamuan meskipun mereka sebenarnya harus menjaga kadar gula darahnya agar tidak naik. Padahal, asalkan mau memberikan penjelasan, biasanya orang-orang akan mengerti dengan kebutuhan kita.

  1. Masih tergoda dengan makanan-makanan enak

Penderita diabetes memang harus benar-benar menghindari banyak makanan enak, namun banyak dari mereka yang menganggap hidup hanyalah akan dilalui sekali sehingga memilih untuk tetap mengonsumsinya. Padahal, hal ini bisa membuat risiko terkena komplikasi semakin meningkat sehingga mereka pun akan lebih mudah terkena kematian dini.

  1. Terlalu sibuk

Terlalu sibuk bekerja atau mengurus berbagai hal lainnya ternyata cenderung membuat kita tidak merawat kondisi kesehatan diri sendiri dengan baik. Sebagai contoh, sibuk bekerja akan membuat kita malas menerapkan pola makan yang sehat dan memilih untuk makan dengan sembarangan. Padahal, hal ini akan membuat kadar gula darah sulit untuk diturunkan.

Meski kita sangat sibuk, cobalah untuk selalu memperhatikan apa yang kita makan setiap hari demi menjaga kadar gula darah. Selain itu, pastikan untuk rutin berolahraga demi membantu menjaga kondisi tubuh.