Benarkah Jus Seledri Bisa Obati Batu Ginjal?

seledri-doktersehat
Photo Source: Flickr/Marco Verch

DokterSehat.Com– Kita tentu sering mendengar informasi kesehatan yang terkait dengan seledri. Kabarnya, salah satu jenis sayuran yang sangat mudah didapatkan di Indonesia ini bisa mengobati atau mencegah datangnya berbagai macam penyakit. Salah satunya adalah mengatasi masalah batu ginjal. Apakah seledri memang bisa memberikan manfaat kesehatan ini.

Manfaat Jus Seledri bagi Batu Ginjal

Pakar kesehatan menyebut kandungan di dalam seledri bisa meningkatkan fungsi organ-organ tubuh untuk membuang berbagai macam zat sisa atau zat beracun dari dalam tubuh. Salah satu organ yang mendapatkan efek ini adalah ginjal.

Selain berbagai macam zat sisa, kandungan di dalam jus seledri juga bisa meluruhkan zat asam urat dari dalam tubuh. Tak hanya bisa menyebabkan penyakit gout yang menyerang persendian, keberadaan zat asam urat ini juga bisa menyebabkan datangnya batu ginjal. Hal ini disebabkan oleh kandungan kalium yang ada di dalam seledri yang bisa membuat tubuh memproduksi urine dalam lebih banyak.

Urine bisa membawa berbagai macam zat sisa, zat asam urat, dan berbagai racun keluar dari dalam tubuh. Selain itu, di dalam urine juga terdapat senyawa antispasmodic yang bisa mencegah terbentuknya batu ginjal atau membantu proses pemecahan batu ginjal.

Hanya saja, pakar kesehatan ternyata tidak menyarankan konsumsi jus seledri jika kita mengalami gangguan perdarahan, tekanan darah rendah, atau akan segera menjalankan prosedur operasi.

Makanan Lain yang Bisa Membantu Mengatasi Batu Ginjal

Selain jus seledri, ada beberapa makanan lain yang juga bisa membantu mengatasi masalah batu ginjal yang menyakitkan. Berikut adalah makanan-makanan tersebut.

  1. Air Putih

Tak disangka, air putih ternyata juga bisa membantu mengatasi masalah batu ginjal. Hal ini disebabkan oleh semakin membaiknya proses hidrasi tubuh dan produksi urine yang bisa membantu meluruhkan batu ginjal lewat buang air kecil. Jika orang normal biasanya disarankan untuk mengonsumsi 8 gelas air putih, penderita batu ginjal disarankan untuk mengonsumsinya hingga 12 gelas setiap hari.

Pakar kesehatan menyebut kekurangan asupan air putih yang berujung pada dehidrasi menjadi salah satu biang keladi dari masalah batu ginjal. Karena alasan inilah kita harus cermat dalam mengecek warna urine saat buang air kecil untuk memastikan diri tidak mengalami dehidrasi.

  1. Jus Lemon

Jus lemon yang dibuat sendiri ternyata bisa membantu mengatasi batu ginjal dengan efektif. Hal ini disebabkan oleh adanya kandungan asam sitrat di dalamnya yang bisa mencegah pengendapan kalsium menjadi batu. Kandungan ini juga bisa menghancurkan batu ginjal berukuran kecil sehingga membuatnya lebih mudah dibuang lewat urine.

Kandungan vitamin C di dalam lemon jus bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sifat anti bakterinya juga bisa mencegah datangnya penyakit.

  1. Jus Kemangi

Jus kemangi atau basil tinggi kandungan asam asetat yang bisa memecah batu ginjal menjadi berukuran lebih kecil sehingga lebih mudah dibuang lewat buang air kecil. Kandungan ini juga bisa membantu menurunkan nyeri akibat batu ginjal.  Di dalam jus kemangi yang tinggi kandungan antioksidan dan anti peradangan ini juga bisa mencegah datangnya berbagai macam penyakit.

  1. Cuka Apel

Cuka apel tinggi asam asetat yang bisa membantu memecah batu ginjal sehingga membuatnya mudah luruh lewat urine. Pakar kesehatan menyarankan konsumsi cuka apel dua sendok makan sehari untuk mengatasinya.

  1. Jus Delima

Jus delima bisa meningkatkan fungsi ginjal dengan signifikan, ikut meluruhkan batu ginjal dan berbagai racun dari dalam tubuh. Kandungan antioksidan di dalamnya juga sangat tinggi sehingga bisa memberikan manfaat besar bagi kesehatan secara keseluruhan.

 

Sumber:

  1. Wilson, Debra Rose. 2018. Home Remedies for Kidney Stones: What Works?.com/health/kidney-health/home-remedies-for-kidney-stones. (Diakses pada 7 November 2019).