Benarkah Jus Jambu Merah Bisa Obati Demam Berdarah?

jus-jambu-doktersehat

DokterSehat.Com– Selain dirawat di rumah sakit, kebanyakan penderita demam berdarah biasanya juga akan diberi jus jambu merah oleh anggota keluarganya. Jus jambu merah disebut-sebut bisa mengobati penyakit yang sering muncul di musim hujan ini. Sebenarnya, apakah memang jus yang memiliki rasa nikmat ini memang bisa memberikan manfaat kesehatan tersebut?

Dampak minum jus jambu merah bagi penyakit demam berdarah

Pakar kesehatan menyebut penderita demam berdarah membutuhkan berbagai macam vitamin dan mineral demi mempercepat proses penyembuhannya. Salah satu makanan yang bisa menyediakan kandungan tersebut adalah jus jambu biji. Sebagai contoh, kita bisa mendapatkan vitamin C dalam jumlah yang tinggi di dalam minuman ini. Hal ini tentu akan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, kandungan ini juga akan membantu pembentukan trombosit di dalam tubuh penderita demam berdarah. Sebagai informasi, penderita penyakit ini cenderung mengalami penurunan jumlah trombosit darah dengan sangat signifikan.

Penderita demam berdarah juga disarankan untuk mengonsumsi makanan yang cenderung mudah untuk dicerna. Beruntung, jus jambu merah termasuk dalam makanan yang masuk dalam kriteria ini. Rutin mengonsumsinya tentu akan membuat kinerja sistem pencernaan yang sedang melemah menjadi lebih ringan.

Di dalam jambu merah juga memiliki senyawa quercetin yang bersifat anti peradangan, antihistamin, serta antioksidan. Hal ini akan mencegah terbentuknya enzim mRNA yang bisa membuat virus dengue atau demam berdarah semakin parah. Selain itu, di dalam jambu merah juga terdapat beberapa jenis mineral seperti magnesium, kalsium, fosfor, serta zat besi yang bisa membuat jumlah keeping darah meningkat, membuat jaringan di bagian pembuluh darah yang sebelumnya rusak diperbaiki, dan meningkatkan fungsi tubuh dengan signifikan.

Meskipun memang bisa memberikan banyak manfaat kesehatan bagi penderita demam berdarah, pakar kesehatan menyebut jus jambu biji bukanlah obat untuk mengatasi penyakit ini secara langsung. Minuman ini hanya bisa dianggap sebagai pendukung pengobatan penyakit demam berdarah. Hal ini berarti, penderita demam berdarah tetaplah membutuhkan pengobatan atau terapi yang disarankan oleh dokter agar bisa sembuh.

Pantangan bagi penderita demam berdarah

Pakar kesehatan menyebut penderita demam berdarah harus mematuhi berbagai saran dokter agar bisa cepat sembuh. Selain itu, mereka juga harus mematuhi berbagai macam pantangan demi memastikan kadar trombosit di dalam tubuhnya meningkat sehingga proses penyembuhan bisa berlangsung dengan baik.

Berikut adalah beberapa pantangan yang sebaiknya dipatuhi penderita demam berdarah.

  1. Jangan sembarangan minum obat

Saat demam berdarah menyerang, pakar kesehatan menyarankan kita untuk beristirahat total dan mengonsumsi obat-obatan yang disarankan oleh dokter. Kita juga tidak boleh minum obat dengan sembarangan seperti aspirin atau ibuprofen karena obat-obatan ini justru akan membuat risiko perdarahan meningkat dan membuat demam berdarah menjadi semakin parah. Hanya saja, demi menurunkan demam dan rasa nyeri pada persendian, dokter biasanya masih memperbolehkan konsumsi parasetamol.

  1. Tidak boleh sampai dehidrasi

Penderita demam berdarah tidak boleh sampai kekurangan cairan atau dehidrasi. Karena alasan inilah mereka harus memastikan telah mengonsumsi sekitar delapan gelas air minum sehari. Selain air putih, mereka juga direkomendasikan untuk mengonsumsi jus jambu biji.

  1. Menjaga tubuh agar tidak mudah terluka

Saat terkena demam berdarah, kadar trombosit di dalam darah menurun dengan drastis. Hal ini bisa mempengaruhi proses pembekuan darah saat terluka. Jika sampai penderita demam berdarah terluka, bisa jadi darah akan mengucur terus-menerus dan hal ini bisa sangat berbahaya.

Beberapa aktivitas yang terlihat sepele seperti menggosok gigi, memakai alas kaki, hingga mandi harus benar-benar diperhatikan penderita demam berdarah agar tidak sampai terluka.