Terbit: 21 Desember 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Jerawat seringkali dianggap sebagai masalah kecantikan yang sangat mengganggu. Keberadaan jerawat, khususnya yang muncul di wajah bahkan dianggap bisa membuat kita kehilangan kepercayaan diri. Masalahnya adalah ada anggapan yang menyebut jerawat yang muncul dalam jumlah banyak dan sulit untuk dihilangkan sebagai tanda dari diabetes. Apakah anggapan ini sesuai dengan fakta medis?

Jerawat Membandel Tanda Diabetes? Ini Penjelasannya!

Kaitan antara jerawat dengan diabetes

Jerawat sepertinya memang terkait dengan diabetes. Hal ini terungkap dari sebuah penelitian yang dipublikasikan hasilnya dalam jurnal berjudul JAMA Dermatology. Dalam penelitian ini, disebutkan bahwa orang dewasa muda yang sering berjerawat bisa jadi menandakan adanya intoleransi insulin, salah satu tanda pra-diabetes, kondisi yang disebabkan oleh kadar gula darah yang sangat tinggi namun belum bisa dianggap sebagai diabetes. Masalahnya adalah pra diabetes jika dibiarkan begitu saja bisa menyebabkan datangnya diabetes yang berbahaya.

Dalam penelitian yang melibatkan pria dengan usia 20 hingga 32 tahun ini, dihasilkan fakta bahwa pria dewasa yang sudah mengalami kondisi resistensi insulin cenderung memiliki masalah jerawat. Bahkan, pakar kesehatan dr. Shardha Laxmi menyebut jerawat yang terus muncul dan tidak mengalami perubahan meski sudah berusaha untuk diobati biasanya terkait dengan gangguuan sensitivitas insulin.

Jerawat juga terkait dengan hipertensi dan kolesterol tinggi

Selain terkait dengan kondisi diabetes, pakar kesehatan juga menyebut jerawat sepertinya terkait dengan kadar kolesterol dan trigliserida yang tinggi serta masalah hipertensi. Dr. Shardha pun yakin jika masalah jerawat memang terkait erat dengan gaya hidup yang tidak sehat. Sayangnya, diabetes juga termasuk dalam penyakit yang disebabkan oleh gaya hidup.

“Menghindari makanan yang digoreng, makanan olahan, dan junk food bisa membantu kita mencegah diabetes dan masalah jerawat,” ucap dr. Madhursee.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku PTH - Advertisement

Ciri-ciri diabetes lain yang perlu diwaspadai

Selain munculnya jerawat, terdapat beberapa tanda kesehatan lain yang juga terkait dengan diabetes. Sayangnya, tanda-tanda ini seringkali kita anggap sepele.

Berikut adalah ciri-ciri diabetes tersebut.

  1. Mudah haus namun sering buang air kecil

Jika kita sangat sering buang air kecil, khususnya hingga yang membuat kita terbangun saat tidur malam demi pergi ke toilet, bisa jadi hal ini adalah tanda dari diabetes. Kondisi ini terjadi akibat ginjal yang berusaha keras untuk membuang kelebihan kadar gula darah di dalam tubuh. Caranya adalah dengan memperbanyak frekuensi buang air kecil. Sayangnya, karena semakin banyak cairan tubuh yang dibuang, maka tubuh pun akan berusaha untuk menggantinya dengan meminta kita minum air dalam jumlah yang lebih banyak.

  1. Mudah lapar

Demi mengatasi rasa lapar, kita bisa mengonsumsi makanan dengan kandungan glukosa yang merupakan sumber energi. Sayangnya, karena di dalam tubuh penderita diabetes tidak memproduksi insulin dengan cukup, glukosa ini tidak bisa diolah menjadi energi. Tubuh yang merasa tidak mendapatkan energi apapun akan terus mengeluarkan sinyal lapar demi mendapatkan sumber energi lainnya.

  1. Penurunan berat badan dengan drastis

Jangan senang dulu jika berat badan turun dengan signifikan dalam waktu yang cepat. Bisa jadi hal ini disebabkan oleh diabetes. Hal ini disebabkan oleh tubuh yang tidak mendapatkan sumber energi yang cukup sehingga mengambil cadangan energi baik itu lemak atau protein di dalam tubuh yang tentu akan berimbas pada penurunan berat badan.

  1. Kesemutan

Jika kita sering mengalami kesemutan tanpa sebab atau bahkan yang berlangsung dalam waktu yang lama, bisa jadi hal ini disebabkan oleh rusaknya saraf yang disebabkan oleh tingginya kadar gula darah.

Jika kita mulai mengalami gejala ini, jangan ragu untuk segera memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter untuk mengetahui penyebab pastinya.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi