Terbit: 27 Agustus 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Jerawat di vagina adalah gangguan kulit yang umum terjadi akibat berbagai faktor seperti varises vagina, acne inversa, folikulitis, atau dermatitis kontak. Ketahui penyebab dan cara menghilangkan jerawat di vagina.

Jerawat di Vagina: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Penyebab Jerawat di Vagina

Jerawat vagina memiliki gejala yang sama dengan jerawat di wajah, yaitu benjolan merah, gatal, perih, bengkak, dan dalam berbagai ukuran. Jerawat pada vagina terjadi akibat beberapa kondisi medis yang mendasarinya, yaitu:

1. Dermatitis Kontak

Dermatitis kontak adalah jenis eksim dengan gejala berupa ruam merah, kulit iritasi, dan gatal akibat kulit terpapar dengan zat, alergen, atau zat penyebab alergi. Umumnya, jerawat genital terjadi akibat reaksi alergi dari penggunaan produk kebersihan vagina, losion, keringat, pembalut, air seni, atau bahan pakaian dalam yang tidak menyerap.

2. Folikulitis

Folikulitis adalah infeksi pada folikel rambut (rongga kulit tempat rambut tumbuh) yang kemudian menjadi pembengkakan dan jerawat. Gejala folikulitis berupa peradangan kulit, jerawat, nyeri, gatal, dan mungkin dilapisi nanah pada kondisi yang lebih parah.

Penyebab folikulitis adalah rambut yang tumbuh ke dalam, kebiasaan menggunakan pakaian ketat, iritasi kulit akibat keringat, efek samping produk wanita, iritasi akibat cukur rambut kemaluan, atau menggunakan air tidak bersih untuk membasuh kemaluan.

3. Acne Inversa

Acne inversa adalah penyakit kulit kronis pada kelenjar keringat selangkangan atau di bawah payudara. Gejala acne inversa berupa bercak, benjolan merah, jerawat berisi nanah, dan luka pada kulit.

4. Moluskum Kontagiosum

Moluskum kontagiosum adalah bintil-bintil pada kulit akibat infeksi virus. Gejala moluskum kontagiosum berupa benjolan kecil berwarna putih atau merah putih. Penyakit kulit ini dapat terjadi pada bagian kulit mana saja, termasuk kulit vagina.

Baca Juga: 17 Cara Mencegah Jerawat Secara Alami (Mudah dan Efektif)

5. Gejala Infeksi Menular Seksual

Infeksi menular seksual dapat memiliki gejala berupa jerawat atau benjolan inflamasi di kulit vagina. Umumnya, kondisi ini terjadi pada kutil kelamin akibat paparan human papillomavirus (HPV) atau herpes genital yang disebabkan oleh virus herpes simpleks (HSV).

6. Varises Vagina

Varises vagina terjadi pada kulit di sekitar vulva yang umumnya terjadi pada wanita yang lebih tua. Kondisi ini juga menyebabkan pembengkakan pada vagina sehingga harus diatasi langsung dengan pengobatan dari dokter. Bila kondisinya lebih parah, dokter akan menyarankan pembedahan atau pengangkatan laser.

Cara Menghilangkan Jerawat di Vagina

Pada gejala ringan untuk jerawat di vagina, Anda dapat melakukan perawatan sendiri di rumah dengan memerhatikan kebersihan vagina atau menggunakan obat topikal bebas. Berikut ini cara menghilangkan jerawat di vagina:

1. Perhatikan Kebersihan Area Kewanitaan

Hal pertama yang Anda harus lakukan saat memiliki jerawat pada area genital adalah dengan menjaga kebersihan area kulit tersebut. Anda harus membasuh area kewanitaan dengan air hangat dan menggunakan sabun dengan bahan lembut tanpa pewangi.

Anda juga harus menjaga keseimbangan pH vagina dengan menghindari penggunaan pembersih vagina tanpa bahan kimia keras. Bila sedang menstruasi, sebaiknya ganti pembalut beberapa kali dalam sehari.

2. Jangan Menggunakan Pakaian Dalam Ketat

Sebaiknya, tidak menggunakan pakaian dalam yang terlalu ketat saat sedang mengalami jerawat genital. Pilih pakaian yang agak longgar dan memiliki bahan katun yang menyerap keringat. Bila perlu, jangan menggunakan pakaian dalam saat tidur untuk mengurangi paparan keringat penyebab jerawat serta kulit bisa bernapas.

3. Jangan Memencet Jerawat

Jerawat di vagina tidak pasti membuat gatal dan tidak nyaman, namun jangan mencoba-coba untuk memencetnya dengan harapan jerawat akan hilang. Memencet jerawat hanya akan meningkatkan infeksi dan mungkin membuat jerawat muncul lebih banyak. Sebaiknya, tunggu hingga jerawat pecah sendiri.

4. Kompres Air Hangat

Cara menghilangkan jerawat di vagina secara alami adalah dengan mengompresnya menggunakan air hangat. Kompres air hangat dapat mengendalikan rasa nyeri, gatal, dan bengkak.

Caranya adalah dengan menggunakan kain yang dicelup air hangat, lalu kompres pada kulit berjerawat. Jangan lupa keringkan sebelum menggunakan pakaian dalam. Lakukan beberapa kali sehari.

5. Obat Topikal

Konsultasikan pada dokter tentang obat topikal apa yang sesuai untuk mengatasi jerawat genital berdasarkan penyebabnya. Bila jerawat terjadi akibat dermatitis kontak, biasanya dokter akan memberi dosis antihistamin. Dokter mungkin juga memberikan obat antibiotik, antijerawat dalam bentuk obat topikal (salep atau krim).

Baca Juga: 9 Salep Jerawat Ampuh dan Cepat tanpa Efek Samping!

6. Obat Bebas

Ada berbagai obat bebas untuk mengatasi jerawat, namun sebaiknya Anda berhati-hati untuk penggunaan pada vagina yang merupakan area sensitif. Bila salah menggunakan obat, iritasi mungkin terjadi.

Itulah beberapa cara menghilangkan jerawat di vagina. Pada intinya, jaga kebersihan vagina dengan membasuhnya dengan air hangat dan hindari produk kimia berlebih. Selain itu, Anda mungkin harus membiarkan rambut kemaluan karena dapat memicu timbulnya jerawat juga.

Cara Mencegah Jerawat di Vagina

Ketahui cara mencegah jerawat genital, sebagai berikut:

  • Menghindari kontak dengan iritan penyebab jerawat, termasuk produk kebersihan wanita yang menyebabkan alergi, pembalut yang terlalu lama digunakan, atau tidak membasuh vagina dengan bersih.
  • Selalu terapkan kebersihan vagina, membasuh dan mengeringkan vagina.
  • Gunakan pakaian dalam berbahan katun.
  • Hindari pakaian dalam ketat dan berbahan panas.
  • Ganti pakaian olahraga.
  • Mandi setelah olahraga.
  • Bila ingin mencukur, jangan mencukur habis rambut kemaluan.
  • Pilih sabun yang cocok dengan kulit Anda.

Selalu jaga kebersihan vagina untuk mencegah jerawat genital dan risiko penyakit kulit vagina lainnya. Itulah pembahasan lengkap tentang penyebab jerawat di vagina dan cara mengatasinya. Semoga informasi ini bermanfaat.

 

  1. Boskey, Elizabeth, PhD. 2020. SEXUAL HEALTH  REPRODUCTIVE HEALTH ISSUES  VAGINAL HEALTH. https://www.verywellhealth.com/vaginal-pimples-overview-4685090. (Diakses pada 27 Agustus 2020).
  2. Hong, Hana. 2019. How to Treat Acne in Your Private Parts (Yes, It Happens). https://www.thehealthy.com/skin-health/acne/vaginal-acne/. (Diakses pada 27 Agustus 2020).
  3. Leonard, Jayne. 2020. How do you get rid of vaginal pimples?. https://www.medicalnewstoday.com/articles/317810. (Diakses pada 27 Agustus 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi