Jerawat dan Komedo – Penyebab

doktersehat-flek-hitam-wajah-sinar-UV-jerawat-komedo

Penyebab jerawat dan komedo disebabkan oleh beberapa faktor. Untuk membantu mengontrol jerawat, menjaga kulit tetap bersih cara termudah yang bisa dilakukan. Hindari produk kulit yang menyumbat pori-pori Anda. Cuci kulit Anda sekali atau dua kali sehari dengan sabun lembut atau sabun muka antijerawat. Cobalah untuk tidak menggosok atau memencet jerawat. Hal ini dapat membuat jerawat lebih buruk dan dapat menimbulkan bekas.

Bagaimana Jerawat Bermula?

Jerawat dimulai ketika minyak dan sel kulit mati menyumbat pori-pori kulit. Saat kuman masuk ke pori-pori, hasilnya bisa bengkak, kemerahan, dan nanah. Bagi kebanyakan orang, jerawat dimulai selama masa remaja. Hal ini karena perubahan hormon membuat kulit berminyak setelah masa pubertas dimulai.

Selain itu, jerawat dapat menurun dalam keluarga. Jika salah satu orang tua Anda memiliki jerawat yang parah, Anda lebih mungkin untuk memilikinya.

Menggunakan produk kulit atau kosmetik berbasis minyak dapat membuat jerawat lebih buruk. Gunakan produk kulit yang tidak menyumbat pori-pori Anda. Produk kulit tersebut akan mencantumkan noncomedogenic pada labelnya.

Ada berbagai jenis jerawat. Jerawat yang paling sering adalah jenis yang berkembang selama masa remaja. Pubertas menyebabkan kadar hormon meningkat, terutama testosteron. Ini mengubah hormon menyebabkan kelenjar kulit untuk mulai membuat lebih banyak minyak (sebum).

Pelepasan minyak dari pori-pori dilakukan untuk melindungi kulit agar tetap lembab. Jerawat dimulai ketika minyak bercampur dengan sel-sel mati dan menyumbat pori-pori kulit. Bakteri bisa tumbuh dalam campuran ini. Jika campuran ini bocor di jaringan sekitarnya, maka bisa terjadi pembengkakan, kemerahan, dan nanah.

Jerawat ini tidak hanya terjadi pada remaja, kadang-kadang juga bisa terjadi pada bayi yang baru lahir karena ibu melepaskan hormon sebelum persalinan. Jerawat juga bisa muncul ketika stres kelahiran menyebabkan tubuh bayi melepaskan hormon sendiri. Anak-anak dan orang dewasa yang lebih tua juga bisa mendapatkan jerawat.

Beberapa kondisi sistem endokrin (sistem hormon), seperti sindrom polikistik ovarium dan sindrom Cushing, dapat menyebabkan wabah jerawat.

Jika Anda memiliki hanya beberapa jerawat, dapatkan krim jerawat tanpa resep. Cari krim yang mengandung benzoil peroksida atau asam salisilat karena akan bekerja dengan baik melawan jerawat. Untuk diketahui, obat-obatan tertentu seperti kortikosteroid atau lithium, bisa menyebabkan jerawat. Bicarakan dengan dokter tentang obat-obatan yang sedang dikonsumsi.

Sementara itu, jika beberapa produk non-resep dokter telah digunakan selama 3 bulan dan tidak menunjukkan kondisi yang membaik, segera konsultasikan dengan dokter kecantikan. Jika Anda memiliki jerawat kista, dokter mungkin menyarankan obat dengan potensi lebih kuat, seperti isotretinoin. Obat ini bekerja sangat baik untuk beberapa jenis jerawat.

Jerawat dan Komedo – Halaman Selanjutnya: 1 2 3 4