Terbit: 8 September 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Telur setengah matang memang memiliki rasa yang sangat nikmat. Lelehan kuning telurnya, apalagi yang masih dalam kondisi hangat bisa membuat selera makan meningkat. Sayangnya, dibalik kenikmatan dari telur setengah matang ini, pakar kesehatan menyebutkan bahwa makanan ini bisa membahayakan kesehatan.

Meski Enak, Jangan Lagi deh Makan Telur Setengah Matang

Dampak pertama yang bisa kita dapatkan dari mengonsumsi telur setengah matang adalah infeksi bakteri salmonella. Sebagai informasi, bakteri salmonella memang bisa saja mencemari telur, khususnya pada bagian cangkang karena memang bakteri ini bisa ditemukan dari dalam tubuh ayam hidup. Bakteri ini bisa saja berasal dari kotoran ayam atau makanan yang ada di dalam kandang.

Menurut Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), untuk membunuh bakteri salmonella, ada baiknya kita memasak telur hingga minimal 71 derajat Celcius. Hal ini berarti, telur setengah matang bisa jadi masih memiliki bakteri salmonella karena suhu saat memasaknya belum tentu mencapai batasan suhu tersebut.

Jika kita nekat mengonsumsi telur setengah matang, maka risiko untuk terkena keracunan makanan akibat bakteri salmonella bisa meningkat dengan signifikan.

Meskipun telur termasuk dalam makanan yang kaya akan nutrisi, sebuah penelitian yang dipublikasikan pada 1998 di dalam jurnal berjudul Nutrition menyebutkan bahwa kandungan protein di dalamnya akan jauh lebih maksimal diserap oleh tubuh jika dimasak terlebih dahulu.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Family Fest - Advertisement

Jika kita memasaknya hingga matang, proses penyerapan ini bisa mencapai 90 persen, jauh lebih tinggi dari penyerapan protein dalam telur yang masih mentah atau setengah matang yang hanya 50 persen.

Melihat adanya fakta ini, ada baiknya kita memasak telur hingga benar-benar matang sebelum mengonsumsinya.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi