Punya Kondisi Ini? Jangan Makan Gorengan

DokterSehat.Com– Di balik rasanya yang enak dan nikmat, gorengan dikenal luas kurang baik bagi kesehatan. Masalahnya adalah terlalu sering mengonsumsinya bisa memberikan dampak kesehatan yang kurang baik. Selain itu, jika kita mengalami kondisi kesehatan tertentu, sebaiknya juga menghindari konsumsi gorengan demi mencegah datangnya masalah kesehatan.

Kondisi yang Membuat Kita Dilarang Makan Gorengan

Sebuah penelitian yang dipublikasikan hasilnya dalam jurnal berjudul Cancer Prevention Research dan dilakukan oleh para ahli dari UMass Amherst menghasilkan fakta bahwa orang-orang yang memiliki riwayat radang usus atau kanker usus sangat tidak disarankan untuk makan gorengan. Jika mereka tetap mengonsumsinya, dikhawatirkan akan membuat kondisi kesehatan yang dialaminya akan semakin memburuk.

Dalam penelitian ini, disebutkan bahwa pengidap kanker usus dan radang usus jika makan gorengan akan memililki risiko lebih besar untuk terkena kebocoran usus, perkembangan tumor, hingga perkembangan bakteri berbahaya yang bisa saja sampai memasuki aliran darah.

Dalam penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat ini, disebutkan bahwa masyarakat dari negara adidaya ini cenderung hobi mengonsumsi gorengan dan makanan cepat saji. Masalahnya adalah kebiasaan ini bisa meningkatkan risiko terkena penyakit serius dan memperparah gangguan pencernaan yang telah diderita sebelumnya.

Berbagai Dampak Makan Gorengan

Meski rasanya sangat nikmat dan sulit untuk ditolak, pakar kesehatan menyarankan kita untuk mengurangi atau bahkan benar-benar menghindari gorengan demi mencegah datangnya masalah kesehatan.

Berikut adalah berbagai dampak makan gorengan yang sebaiknya tidak kita sepelekan.

  1. Bisa Membuat Asupan Kalori Berlebihan

Menggoreng makanan di dalam minyak memang bisa memberikan sensasi rasa yang sangat nikmat, namun mengonsumsinya akan membuat kadar kalori meningkat drastis, apalagi jika kita juga menambahkan tepung pada makanan tersebut.

Masalahnya adalah jika sampai kita mengonsumsi kalori dengan berlebihan, maka risiko untuk terkena masalah kesehatan layaknya obesitas dan penyakit kardiovaskular semakin meningkat.

  1. Minyak yang Dipakai untuk Menggoreng Tidak Selalu Sehat

Dalam realitanya, kita masih terbiasa menggoreng makanan dengan cara yang tidak tepat, yakni mengolahnya dengan minyak yang sudah dipakai sebelumnya. Hal ini tentu akan membuat residu minyak akan menumpuk pada gorengan tersebut sehingga bisa menyebabkan penumpukan kolesterol dan masalah kesehatan lainnya.

  1. Membuat Asupan Lemak Trans Meningkat

Lemak trans di dalam gorengan biasanya memiliki jumlah yang sangat tinggi. Masalahnya adalah kandungan minyak trans ini akan membuat kadar kolesterol dan penumpukan plak di dalam dinding pembuluh darah meningkat dengan signifikan.

  1. Bisa Memicu Diabetes

Penelitian yang dipublikasikan hasilnya dalam Harvard. T.H Chan School of Public Health pada tahun 2014 berjudul Eating Fried Foods Tied to Increased of Diabetes, Heart Disease menghasilkan fakta bahwa mengonsumsi gorengan sekali saja dalam seminggu sudah mampu meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2 dengan signifikan.

  1. Bisa Memicu Datangnya Kanker

Peneltiian yang dipublikasikan hasilnya dalam International Journal of Cancer menghasilkan fakta bahwa gorengan memiliki kandungan akrilamida, kandungan yang bisa muncul saat makanan diolah dalam suhu yang sangat tinggi. Kandungan ini bisa meningkatkan risiko terkena kanker endometrium, kanker ovarium, serta kanker ginjal.

  1. Bisa Menyebabkan Kegemukan

Banyak orang yang terbiasa mengonsumsi gorengan dalam jumlah yang banyak setiap hari. Padahal, terbiasa mengonsumsinya akan membuat asupan kalori berlebihan dan akhirnya menyebabkan kegemukan atau obesitas, salah satu penyebab utama dari berbagai macam masalah kesehatan yang serius.

Melihat fakta ini, sebaiknya memang kita tak lagi sembarangan makan gorengan.

Sumber:

Jianan Zhang, UMass Amherst, 2019, Cancer Prevention Research

Harvard. T.H Chan School of Public Health, 2014, Eating Fried Foods Tied to Increased of Diabetes, Heart Disease.

NCBI, 2015, Dietary Acrylamide and Cancer Risk: an Updated meta-Analysis.