Terbit: 4 Februari 2018
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.ComMenangis adalah respons alami terhadap manusia yang disebabkan dari berbagai emosi, termasuk, kesedihan, kegembiraan, dan frustrasi. Tapi, apakah menangis memiliki manfaat kesehatan?

Jangan Ditahan, Menangis Terbukti Punya Banyak Manfaat untuk Kesehatan

Menangis pada laki-laki mungkin dianggap tidak biasa, dibanding perempuan yang dianggap sering menangis karena kaum Hawa lebih sensitif menitikan air mata. Hal ini terbukti di Amerika Serikat, bahwa wanita menangis rata-rata 3,5 kali per bulan dan laki-laki menangis rata-rata 1,9 kali sebulan.

Nah, seperti melansir Medical News Today, artikel ini membahas mengapa orang menangis dan apa manfaat kesehatanya setelah menangis.

Mengapa orang menangis?
Menangis tidak hanya melulu karena emosional, ada penyebab lainnya yang mambuat orang manangis. Ternyata manusia memproduksi tiga jenis air mata, di antaranya:

Basal: Saluran air mata terus-menerus mengeluarkan air mata basal, yang merupakan kaya protein bersifat antibakteri, cairan yang membantu untuk menjaga mata lembab setiap kali seseorang berkedip.

Refleks: Ini adalah air mata yang dipicu oleh iritasi seperti angin, asap, atau aroma bawang. Air mata keluar untuk membilas iritasi dan melindungi mata.

Emosional: Manusia meneteskan air mata dalam menanggapi berbagai emosi. air mata ini mengandung tingkat yang lebih tinggi dari hormon stres daripada jenis lain dari air mata. Ketika orang berbicara tentang menangis, mereka biasanya mengacu pada air mata emosional.

Manfaat menangis
Orang mungkin mencoba untuk menahan air mata, karena malu dianggap lemah atau cengeng. Tetapi ilmu pengetahuan menunjukkan bahwa hal tersebut bisa berarti Anda kehilangan berbagai manfaat. Para peneliti telah menemukan bahwa menangis memiliki manfaat:

1. Memiliki efek menenangkan
Menangis bukan berarti seseorang dalam keadaan terpuruk, namun bermanfaat untuk menenangkan diri ketika orang-orang:

  • Mengatur emosi mereka sendiri
  • Menenangkan diri
  • Mengurangi penderitaan mereka sendiri

Sebuah studi menemukan bahwa menangis dapat memiliki efek langsung menenangkan diri seseorang. Studi ini menjelaskan bagaimana menangis mengaktifkan sistem saraf parasimpatis (PNS), yang membantu orang rileks.

2. Mendapat dukungan dari orang lain
Dukungan ini membantu orang menenangkan diri sendiri, menangis dapat membantu orang mendapatkan dukungan dari orang lain di sekitar mereka.

Studi menjelaskan, bahwa menangis terutama perilaku tambahan, seperti dukungan dari orang-orang di sekitar kita. Hal ini dikenal sebagai manfaat antarpribadi atau sosial.

3. Membantu mengurangi rasa sakit
Penelitian telah menemukan bahwa selain menenangkan diri, emosional menitikan air mata melepaskan oksitosin dan endorfin.

Bahan kimia ini membuat orang merasa baik dan juga dapat meringankan baik sakit fisik dan emosional. Dengan cara ini, menangis dapat membantu mengurangi rasa sakit dan meningkatkan rasa ketenangan.

4. Meningkatkan suasana hati
Menangis dapat membantu membangkitkan jiwa seseorang dan membuat mereka merasa lebih baik. Serta menghilangkan rasa sakit, endorfin dan oksitosin dapat membantu meningkatkan suasana hati.

5. Membuang racun dan mengurangi stres
Ketika manusia menangis dalam respon terhadap stres, air mata mereka mengandung sejumlah hormon stres dan bahan kimia lainnya.

Para peneliti percaya bahwa menangis dapat mengurangi kadar bahan kimia ini dalam tubuh, yang dapat mengurangi stres. Penelitian lebih lanjut diperlukan dalam hal ini.

6. Membantu tidur
Sebuah penelitian menemukan bahwa menangis dapat membantu bayi tidur lebih baik. Apakah menangis memiliki efek membantu tidur pada orang dewasa belum diteliti.

Namun, menangis bisa menenangkan, meningkatkan suasana hati, dan efek dari menangis di atas dapat membantu seseorang tertidur lebih mudah dan mennghilangkan rasa sakit.

7. Melawan bakteri
Menangis membantu untuk membunuh bakteri dan menjaga mata bersih, karena air mata mengandung cairan yang disebut lisozim.

Sebuah studi menemukan bahwa lisozim memiliki sifat antimikroba yang kuat, bahkan bisa membantu mengurangi risiko yang dikeluarkan oleh agen bioterror, seperti anthrax.

8. Meningkatkan visi
Air mata basal, yang dikeluarkan setiap kali seseorang berkedip, membantu untuk menjaga mata lembab dan mencegah selaput lendir kering.

National Eye Institute menjelaskan, efek pelumas air mata basal membantu orang untuk melihat lebih jelas. Ketika membran kering, penglihatan bisa menjadi kabur.

Berdasarkan penjelasan dari dokter, menangis dalam menanggapi emosi seperti kesedihan, kegembiraan, atau frustrasi adalah normal dan memiliki sejumlah manfaat kesehatan.

Namun, sering menangis kadang-kadang menjadi tanda depresi. Orang mungkin tertekan jika mereka menangis:

  • Terjadi sangat sering
  • Terjadi tanpa alasan yang jelas
  • Mulai mempengaruhi kegiatan sehari-hari
  • Menjadi tak terkendali

Tanda-tanda lain dari depresi meliputi:

  • Sulit berkonsentrasi, mengingat hal-hal, atau membuat keputusan
  • Merasa lelah atau tidak berenergi
  • Merasa bersalah, tidak berharga, atau tak berdaya
  • Merasa pesimis atau putus asa
  • Mengalami kesulitan tidur atau tidur terlalu banyak
  • Merasa marah atau gelisah
  • Tidak menikmati hal-hal yang dulunya menyenangkan
  • Makan berlebihan atau nafsu makan berkurang
  • Sakit yang tidak dapat dijelaskan, nyeri, atau kram
  • Masalah pencernaan yang tidak membaik dengan pengobatan
  • Kecemasan persisten
  • Pikiran menyakiti diri dengan bunuh diri

Jika seseorang mengalami gejala depresi, atau seseorang mengenali tanda-tanda itu, maka mereka harus berbicara dengan dokter.

Kesimpulannya, menangis adalah respon manusia normal untuk berbagai macam emosi yang memiliki sejumlah manfaat kesehatan dan sosial, termasuk rasa sakit dan efek menenangkan diri.

Namun, jika sering menangis, tak terkendali, atau tanpa alasan, itu bisa menjadi tanda depresi. Jika hal ini terjadi, disarankan adana segera menghubungi dokter Anda.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi