DokterSehat.Com– Vitamin D adalah salah satu vitamin yang berperan penting dalam mengatur kadar kalsium dan fosfor dalam darah. Tidak hanya itu, vitamin D juga mampu mengurangi risiko penyakit jantung, autoimun, diabetes hingga kanker.

Vitamin D-Doktersehat

Photo Credit: Flickr.com/Colin Dunn

Bahkan, manfaat yang lain yang jarang diperhatikan oleh banyak orang adalah menjaga kesehatan gigi dan mulut. Lantas, bagaimana vitamin D bekerja menjaga kesehatan rongga mulut?

Seperti diketahui, vitamin D adalah salah satu jenis vitamin yang berbeda dari vitamin lain. Untuk mendapatkan kandungan nutrisinya Anda bisa mengonsumsi makanan atau suplemen tertentu. Akan tetapi, vitamin D ternyata dapat diproduksi sendiri oleh tubuh melalui paparan sinar matahari yang diserap oleh kulit.

Tubuh membutuhkan asupan vitamin D untuk penyerapan kalsium. Kalsium (dengan bantuan fosfor dan mineral lainnya) berperan penting untuk menyusun dan memperkuat jaringan gigi dari dalam.  Apabila asupan vitamin D Anda sudah tercukupi dengan baik, hal ini akan semakin memperkuat sistem kekebalan tubuh dalam melawan berbagai penyakit yang berhubungan dengan gigi dan mulut.

Tanpa adanya vitamin D yang cukup, tubuh Anda tidak bisa membentuk senyawa kalsitriol yang cukup untuk menyerap kalsium dari makanan. Ini artinya risiko Anda mengalami masalah gigi, terutama gigi berlubang dan penyakit gusi, bisa semakin meningkat. Terlebih, gen yang mengontrol periodontitis juga diatur oleh reseptor yang dikendalikan vitamin D.

Paparan Sinar Matahari dan Penyakit Periodontitis

Sebuah studi yang dilakukan di Norwegia menemukan, bahwa terdapat hubungan langsung antara tanggalnya gigi dan tempat tinggal seseorang. Penelitian itu menemukan, orang-orang yang tinggal di wilayah Selatan mengalami kehilangan gigi 11 %, wilayah Tengah 43 % dan yang tinggal di wilayah Utara 66 %. Semakin tinggi garis lintang, produksi sinar B (UVB) dan vitamin D menurun akan menurun dengan cepat.

Selain itu, sebuah studi di Brazil juga menemukan bahwa, orang dengan kulit gelap memiliki 50% sampai 60% risiko periodontitis  lebih besar daripada orang dengan kulit cerah. Senada dengan hal ini, sebuah penelitian di Amerika Serikat menemukan, bahwa orang Afrika memiliki risiko periodontitis lebih besar daripada orang Amerika.

Orang Afrika memiliki kadar vitamin D lebih sedikit yaitu sekitar 16 ng/mL (40 nmol/L) dibandingkan dengan orang kulit putih yang memiliki kadar vitamin D sebesar 26 ng/mL (65 nmol/L).

Bagaimana Vitamin D Bekerja?

Vitamin D dapat mengurangi risiko dan tingkat keparahan periodontitis dalam beberapa cara:

  • Vitamin menghasilkan cathelicidin dan defensins yang memiliki sifat antimikroba. Senyawa ini mengurangi jumlah bakteri di dalam mulut.
  • Mengurangi matriks metaloproteinase (MMPs). MMPs adalah enzim yang berhubungan dengan penyakit periodontitis. Terdapat bukti yang menunjukkan, semakin meningkatnya MMPs di dalam rongga mulut, hal itu terkait dengan karies gigi dan kanker mulut.

Selain dari paparan sinar matahari, beberapa makanan tertentu merupakan sumber vitamin D yang baik untuk tubuh, diantaranya:

  • Keju, yogurt dan margarin

Olahan susu dan minyak adalah bahan makanan yang memiliki kandungan vitamin D cukup tinggi. Namun, Anda dianjurkan memilih produk olahan tersebut pada bentuk yang telah difortifikasi vitamin D.

  • Kuning telur

Dalam 100 gram kuning telur yang setara dengan 4-5 butir terdapat kandungan vitamin D sebesar 4,9 mcg. Angka tersebut tentu masih jauh dari kebutuhan vitamin harian tubuh sehingga harus diimbangi dengan asupan bahan makanan lain.

  • Minyak hati ikan

Dalam 100 gram minyak hati ikan terdapat 210 mcg kandungan vitamin D. Minyak hati ikan kerap dipilih menjadi bahan makanan untuk mencukupi kebutuhan vitamin D karena kandungannya yang cukup tinggi. Selain minyak hati ikan, Anda juga bisa mendapatkan asupan vitamin D terbaik dari ikan salmon.

Jika Anda merasa tidak banyak waktu untuk mendapatkan paparan sinar matahari, Anda bisa memenuhi kebutuhan vitamin D dengan mengonsumsi suplemen yang banyak beredar di pasaran. Dengan asupan vitamin D yang cukup maka kesehatan gigi dan gusi juga akan terjaga dengan baik.