Terbit: 15 November 2017 | Diperbarui: 19 Mei 2020
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

DokterSehat.Com– Isoniazid adalah antibiotik untuk mencegah bakteri tuberkulosis berkembang biak dalam tubuh. Isoniazid digunakan untuk mengobati dan mencegah tuberkulosis (TB). Isoniazid juga dapat digunakan untuk tujuan selain yang tercantum dalam panduan pengobatan ini.

Isoniazid – Sediaan, Indikasi, dan Efek Samping

Nama dagang: –
Sediaan: Tablet 100 mg, Tablet 300 mg

Apa efek samping isoniazid yang mungkin?
Jika Anda mengalami salah satu dari efek samping yang serius berikut, hentikan penggunaan isoniazid dan dapatkan bantuan medis darurat atau hubungi dokter Anda segera:

  • reaksi alergi (sulit bernafas, tenggorokan tersumbat, pembengkakan bibir, lidah, atau wajah)
  • kelemahan atau kelelahan yang tidak biasa
  • mual, muntah, atau kehilangan nafsu makan
  • sakit perut
  • kulit atau mata kuning (jaundice/ ikterik)
  • urin gelap
  • mati rasa atau kesemutan di tangan atau kaki
  • kejang
  • penglihatan kabur
  • kebingungan atau perilaku abnormal

Ini bukan daftar lengkap efek samping dan yang lainnya mungkin terjadi. Hubungi dokter Anda untuk mendapatkan saran medis tentang efek samping. Carilah bantuan medis darurat atau hubungi bantuan keracunan segera di nomor (021) 4250767 atau (021) 4227875.

Informasi apa yang paling penting yang harus saya ketahui tentang isoniazid?
Minum semua isoniazid yang telah diresepkan untuk Anda bahkan jika Anda mulai merasa lebih baik. Gejala Anda mungkin mulai membaik sebelum infeksi benar-benar teratasi secara tuntas.

Hindari alkohol saat mengkonsumsi isoniazid. Alkohol dapat meningkatkan risiko kerusakan hati selama pengobatan isoniazid.

Hubungi dokter Anda segera jika Anda mengalami rasa mati rasa atau kesemutan di tangan atau kaki, kelemahan, kelelahan, kehilangan nafsu makan, mual dan muntah, menguningnya kulit atau mata, atau urin menjadi berwarna gelap.

Isoniazid – Halaman Selanjutnya: 1 2 3 4

DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi