Intoleransi Laktosa – Menjaga Asupan Kalsium agar Tercukupi

doktersehat-kacang-almond-diet

Intoleransi laktosa merupakan kondisi ketidakmampuan seseorang untuk mencerna laktosa, yaitu gula yang terdapat pada susu dan produk olahannya karena tubuhnya tidak menghasilkan enzim laktase dengan cukup. Tanpa enzim laktase, maka laktosa tidak akan dapat dicerna dan menyebabkan gangguan pencernaan.

Bayi dan anak-anak sebaiknya tidak mengonsumsi makanan yang mengandung laktosa. Sementara anak yang lebih tua dan orang dewasa biasanya tidak harus menghindari laktosa sepenuhnya tapi harus mengetahui jumlah yang mereka dapat konsumsi berdasarkan gejala yang muncul setelah konsumsi laktosa.

Konsumsi pil kalsium dan pil vitamin D mungkin diperlukan untuk mengganti nutrisi dari susu. Kalsium sangat penting untuk anak-anak, remaja, dan ibu hamil dan menyusui, serta wanita pasca menopause.

Sementara itu, orang yang tidak mengalami intoleransi laktosa tidak perlu takut mengonsumsi susu dan produk susu untuk mendapatkan kalsium yang mereka butuhkan untuk mempertahankan nutrisi yang tepat.

Sedangkan untuk mereka yang mengalami intoleransi laktosa, konsumsi pil kalsium dan pil vitamin D mungkin diperlukan untuk mengganti nutrisi dari susu. Kalsium sangat penting untuk anak-anak, remaja, dan ibu hamil dan menyusui, serta wanita pasca menopause.

Berikut ini makanan non-susu yang merupakan sumber kalsium yang baik dan tidak mengandung laktosa:

Sayuran

  • Brokoli.
  • Kacang pinto.
  • Selada hijau seperti bayam dan kangkung.

Hidangan laut

  • Tuna.
  • Sarden.
  • Salmon.

Makanan lain

  • Jus buah yang diperkaya kalsium.
  • Susu kedelai.
  • Tahu.

Makan 2-4 porsi makanan kaya kalsium di atas dalam sehari akan membantu memastikan bahwa Anda mendapatkan cukup kalsium dalam diet harian Anda. Selain itu, Anda bisa mendapatkan vitamin D dalam jumlah yang cukup dari paparan sinar matahari disertai dengan mengonsumsi susu, telur, dan ikan.

Jika Anda khawatir memiliki kekurangan vitamin D, minta dokter Anda untuk memeriksa tingkat 1,25-hidroksi-vitamin D Anda. Jika tingkat vitamin D dalam tubuh kurang, Anda mungkin perlu untuk mengonsumsi suplemen vitamin D.

Selain itu, jika Anda kesulitan mengonsumsi makanan kaya kalsium yang cukup dalam diet harian Anda, diskusikan dengan dokter atau ahli diet tentang suplemen kalsium. Jumlah suplemen kalsium Anda tergantung pada kebutuhan sehari-hari individu dan berapa banyak kalsium yang Anda dapatkan melalui sumber makanan.

Intoleransi Laktosa: 1 2 3