Terbit: 30 Maret 2021 | Diperbarui: 31 Maret 2021
Ditulis oleh: Gerardus Septian Kalis | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Insecure adalah perasaan tidak mampu yang membuat seseorang menjadi cemas tentang tujuan dan kemampuan untuk menangani situasi tertentu. Kenapa seseorang bisa memiliki perasaan ini? Bagaimana cara mengatasinya? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Sering Merasa Insecure? Cek Penyebab dan Cara Mengatasinya

Apa Arti Insecure?

Insecure artinya perasaan kurang percaya diri. Keadaan ini membuat orang yang memiliki perasaan ini sulit membentuk hubungan yang langgeng atau sulit melakukan tugas sehari-hari, karena persepsi diri tentang ketidakberdayaan atau ketidakmampuan.

Kondisi ini sering kali menyebabkan pikiran negatif tentang kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan teman sebaya, mencapai tujuan, perasaan diterima, dan menemukan dukungan. Seseorang yang mengalami keadaan ini sering mengalami perasaan takut, khawatir, ragu-ragu, dan merasa tidak berdaya untuk menghadapi tantangan.

Mengenali Penyebab Insecure

Pada dasarnya tidak ada penyebab tunggal kondisi ini; terdapat banyak faktor yang menyebabkan kenapa seseorang bisa memiliki perasaan ini. Keadaan ini mungkin berasal dari peristiwa traumatis seperti perceraian, kebangkrutan, atau kehilangan.

Hal ini juga dapat disebabkan oleh lingkungan. Seseorang yang memiliki perasaan insecure berulang kali mungkin memiliki harga diri yang rendah, masalah citra tubuh, kurang arah dalam hidup, atau merasa diabaikan oleh orang lain.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Kids Baby - Advertisement

Perasaan ini juga cenderung muncul pada orang-orang dewasa yang pada masa kecilnya mendapatkan tekanan berlebihan dari orang tua, sering kali karena anak harus mematuhi keinginan orang tua dibanding keinginannya sendiri.

Keterikatan atau hubungan cinta pertama seorang anak yang dibentuk dengan pengasuh utama, ternyata juga memainkan peran besar dalam perkembangan perasaan insecure. Kelekatan yang tidak aman dapat terjadi jika pengasuh tidak menanggapi kebutuhan anak secara memadai. Seorang anak mungkin mengembangkan keterikatan yang tidak aman karena pelecehan, tetapi juga karena isolasi atau kesepian.

Tanda dan Gejala Insecure

Beberapa kecenderungan umum yang dapat terjadi pada seseorang memiliki perasaan insecure adalah:

  • Menganggap Harga Diri Rendah

Salah satu tanda munculnya perasaan ini adalah harga diri yang rendah atau citra diri yang negatif, terutama jika citra tersebut tampaknya tidak sesuai dengan pengamatan eksternal. Harga diri rendah berarti Anda berpikir buruk tentang diri sendiri atau kemampuan Anda miliki. Hal tersebut dapat menimbulkan masalah lain, terutama yang menyangkut kesehatan mental.

  • Perfeksionis

Kebutuhan untuk mengontrol dan menyempurnakan pekerjaan sampai sempurna bisa menjadi tanda keadaan ini. Kasus ini dapat muncul sebagai manifestasi dari rasa tidak percaya dalam setiap bidang kehidupan, akan tetapi sering ditemukan dalam kasus perasaan cemas terkait pekerjaan atau anggota tubuh.

  • Mengurangi Interaksi Sosial

Perasaan insecure dapat membuat orang menghindari interaksi sosial dan mengisolasi diri. Terkadang orang-orang ini lebih suka berinteraksi secara virtual karena mereka bisa mengendalikan situasi.

  • Menurunnya Kinerja

Insecure terhadap pekerjaan (tidak memiliki pekerjaan yang stabil) lebih sering mengakibatkan kinerja yang lebih buruk. Keadaan ini dapat menyebabkan seseorang untuk menghindari pekerjaan, ingin berganti pekerjaan, dan menghindar pertemuan dengan  rekan kerja.

  • Depresi atau Kecemasan

Perilaku/pemikiran depresif atau cemas sering kali merupakan akibat dari perasaan insecure, terutama jika kondisi tersebut menghasilkan (atau disertai dengan) keyakinan dan pola pikir yang salah.

Baca Juga: 4 Karakter Manusia, Anda Termasuk yang Mana?

Efek Insecure

Individu yang memiliki perasaan ini, selain berjuang dengan  bagaimana menciptakan hubungan yang sehat, mungkin juga mengalami kesulitan untuk berbagi emosi atau berterus terang tentang aspek-aspek penting dalam kehidupan sehari-hari.

Rasa tidak percaya diri tentang ekonomi atau stabilitas pekerjaan juga dapat memengaruhi kesehatan mental dan berhubungan dengan suasana hati yang negatif, hipertensi, dan gejala somatik lainnya.

Seseorang yang mengalami kesulitan dalam menjalin hubungan atau bertemu orang lain karena rasa tidak percaya yang kronis, mungkin menjadi terlalu malu atau cemas untuk menghadapi siapa pun, di mana hal ini membuat Anda berjarak dengan lingkungan.

Insecure dan Kesehatan Mental

Perasaan cemas dan tidak aman yang mendalam menjadi ciri dari keadaan ini. Orang dengan kepribadian narsistik, misalnya, mungkin membanggakan pencapaian dan kemampuan, menunjukkan kesombongan yang ekstrem, dan percaya pada superioritas diri sendiri. Namun, sifat-sifat ini sering kali menyembunyikan perasaan tidak aman dan keraguan diri.

Orang dengan borderline personality juga sering mengalami perasaan ini, terutama rasa tidak percaya diri yang berkaitan dengan identitas diri sendiri. Individu dengan tipe kepribadian ini mungkin takut ditinggalkan dan meragukan kemampuannya untuk membentuk hubungan yang langgeng dengan orang lain.

Gangguan makan seperti anoreksia dan bulimia, serta masalah citra tubuh, terkait erat dengan rasa tidak aman. Dalam kasus gangguan makan, rasa tidak percaya diri tentang penampilan mungkin memainkan peran kunci dalam perkembangan kondisi tersebut.

Selain itu, depresi sering kali dikaitkan dengan perasaan rendah diri. Individu dengan harga diri rendah cenderung lebih mudah fokus dan memperbesar kekurangan diri sendiri.

Baca Juga: 8 Tanda Anda Butuh Konsultasi Psikologi (Jangan Ragu)

Cara Mengatasi Perasaan Insecure

Sesekali memiliki perasaan tidak percaya diri adalah bagian alami dari kehidupan. Namun, jika perasaan ini terjadi lebih dalam dan lebih lama, seorang terapis profesional dapat membantu Anda memilah emosi dan mengembangkan diri untuk kehidupan sehari-hari.

Terapi khusus dapat membantu seseorang merasa lebih percaya diri tentang siapa dirinya dan pilihan yang dibuat. Apakah Anda sedang bergumul dengan perasaan tidak aman yang terkait dengan keadaan hidup atau kondisi kesehatan mental, terapis dapat membantu Anda mengembangkan keterampilan untuk menghadapi perasaan tersebut.

Tips lain yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi menurunnya rasa percaya diri adalah membanguan jaringan sosial. Jejaring sosial yang luas dan bermakna seperti persahabatan atau hubungan dengan rekan kerja dapat membantu mengurangi rasa tidak aman dan efek negatifnya. Memiliki lingkaran pertemanan yang luas dan banyak hubungan dekat memungkinkan Anda mengembangkan kepercayaan diri.

 

  1. Anonim. 2019. Insecurity. https://www.goodtherapy.org/blog/psychpedia/insecurity. (Diakses pada 30 Maret 2021).
  2. Anonim. 2020. Signs of Insecurity. https://www.webmd.com/mental-health/signs-insecurity. (Diakses pada 30 Maret 2021).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi