Sakit Leher: Penyebab Leher Sakit dan Cara Mengatasi

doktersehat-sakit-wanita-leher-lelah-pundak-text-neck-main-ponsel

Sakit leher atau sakit pada bagian tengkuk  merupakan sakit yang dialami oleh banyak orang, sakit yang berupa nyeri pada bagian sekitar leher dan pundak ini dapat berasal dari berbagai macam sumber atau penyebab.

Penyebab sakit leher adalah pengapuran, terutama pada orang yang beranjak ke usia tua. Selain pengapuran, penyebab sakit tengkuk lainnya adalah penjepitan saraf dan kesalahan posisi dalam menyikapi posisi leher yang benar.

Sakit leher yang dirasakan setiap orang dapat bermacam-macam tergantung penyebabnya, seperti yang disebutkan di atas. Sakit leher yang menjalar ke lengan, sakit pegal, leher terasa kaku ataupun susah menggerakkan leher adalah berbagai manifestasi yang timbul. Selain itu, keluhan yang juga sering dirasakan adalah kebal atau baal pada bagian tangan, hal ini dirasakan bilamana terdapat penjepitan saraf perifer yang mengenai level saraf dari bagian leher.

Pemerikasan penunjang sangat diperlukan untuk mengetahui faktor penyebab leher sakit tersebut, terutama rontgen, MRI (Magnetic Reconance Imaging) dan USG (ultrasonografi). Rontgen digunakan untuk memindai apakah ada kelainan pada bagian tulang seperti pengapuran, penjepitan bantalan (discus ) ataupun pengeroposan tulang. MRI digunakan untuk memindai posisi atau memastikan penjepitan atau penyempitan saraf, sedangkan USG digunakan untuk mengambarkan apakah ada kelainan pada bagian otot-otot sekitar leher.

Apa yang terjadi bila sakit leher tidak diobati?

Sebagai permulaan, Dr Lee menyarankan mengobati nyeri leher akut guna mencegahnya menjadi kronis. Sakit leher kronis dapat menyebabkan penurunan kondisi, otot kaku, kontraktur (leher bengkok), dan kekakuan. Akan ada penurunan gerakan leher, bahkan mungkin membengkokkan tubuh.

Baca Juga: Wanita Ini Ingin Memiliki Leher Seperti Jerapah

Gejala berkaitan dengan nyeri leher

  1. Tonjolan diskus serviks

    Diskus yang terselip di daerah leher dapat menyebabkan nyeri leher berkepanjangan dengan kekakuan yang konstan di sekitar leher dan otot bahu. Nyeri ini bisa menyebar ke bahu atau lengan. Bergantung pada derajat tonjolan, ruas tulang belakang dapat dipersempit ke berbagai tingkat memberikan rasa kebas dan kelemahan pada tangan.

  1. Sakit kepala cervicogenic

    Sakit kepala tertentu yang berhubungan dengan nyeri leher. Mereka muncul secara spontan, kadang begitu kuat hingga membangunkan pasien dari tidur. Rasa sakit kerap terasa tajam dengan masing-masing durasi berlangsung dari beberapa menit sampai beberapa jam. Hal ini dapat disertai dengan rasa kebas di bahu ataupun tangan.

  1. Gejala nyeri miofasial

    Sering kali, pasien ini memiliki banyak titik picu lemah di atas bahu mereka, leher dan punggung atas, di antara skapula mereka dan menyebabkan lengan lemah. Jenis rasa sakit ini dapat dihilangkan dengan pijatan atau akupresur untuk periode waktu yang singkat. Nyeri ini mungkin dipicu oleh stres.

  1. Fibromyalgia

    Nyeri otot yang secara umum melibatkan nyeri leher dan pundak, pinggang bawah, bahu, bokong, dan anggota gerak. Ada sering keterlibatan kelelahan yang parah, nyeri perut, atau tekanan psikologis. Pasien mungkin mengalami kekakuan sendi di tangan, kaki, dan leher pada pagi hari

  1. Rheumatoid arthritis

    Gangguan sistemik yang melibatkan kondisi inflamasi poly arthritis, melibatkan tangan dan kaki atau nyeri leher.

baca juga: Tak Bisa Menutup Kancing Kerah Baju Karena Leher Terlalu Besar? Waspada Penyakit Ini

  1. Penyebab leher sakit: efek stress

    Jika seseorang bergegas untuk memenuhi tenggat waktu, tanpa sadar, otot-otot leher menegang dan leher memendek sehingga menyebabkan sendi leher tertekan. Studi telah menunjukkan bahwa stres mengurangi pernapasan seseorang, mengurangi oksigenasi untuk sejumlah otot tertentu.