Inilah Manfaat dan Kekurangan Saat Anda Menggunakan Sabun Kewanitaan

sabun-kewanitaan-doktersehat
Photo Credit : pexels.com

DokterSehat.Com– Masalah keintiman wanita memang sedikit rumit. Mengapa dikatakan rumit? Sebab, organ intim wanita adalah salah satu organ yang paling sensitif dan tidak bisa diperlakukan secara biasa. Terdapat banyak anatomi serta jaringan yang membentuk organ intim wanita. Sehingga sedikit saja melakukan kesalahan, maka akan berdampak fatal.

Photo Credit : pexels.com

Misalnya, saat ingin menghilangkan aroma tak sedap pada area vagina. Banyak yang melakukan berbagai cara, salah satunya dengan menggunakan sabun khusus kewanitaan. Ya, hal tersebut sebenarnya baik dan terbukti bisa menghilangkan aroma tak sedap, tapi jika dilakukan terlalu sering bisa mengakibatkan bebeberapa masalah serius pada vagina. Sebab, sabun kewanitaan tidak selalu baik dan memiliki efek samping atau kekurangan yang harus Anda ketahui.

Berikut manfaat dan kekurangan menggunakan sabun kewanitaan pada organ intim:

Manfaat

Sampai saat ini memang banyak yang telah membuktikan bahwa menggunakan sabun kewanitaan bisa mengurangi masalah pada vagina seperti aroma tak sedap, gatal, serta keputihan. Memang benar adanya, sabun kewanitaan diciptakan dari komposisi air dan berbagai jenis obat lainnya. Secara penggunaan pun terbilang cukup mudah, ada yang berupa cairan botol, ada pula yang hanya disemprotkan saja.

Dari hasil penelitian, menggunakan sabun kewanitaan ternyata bisa membuat vagina menjadi lebih bersih dan terhindar dari bakteri penyebab infeksi dan iritasi. Maka tak heran, jika begitu banyak wanita yang memercayakan area keintimannya dengan antiseptik atau sabun khusus tersebut. Beberapa survei pun menyebutkan bahwa tidaks sedikit wanita yang merasa puas dan terbantu menghilangkan gangguan pada area keintiman mereka.

Kekurangan atau Efek Samping

Dibalik manfaat yang tersimpan, ternyata sabun kewanitaan juga memiliki kekuarangan atau efek samping yang berdampak buruk bagi kesehatan organ intim. Dari berbagai sumber yang dihimpun, mengatakan jika terlalu sering menggunakan antiseptik bisa menyebabkan bakteri baik pada vagina ikut mati. Sebab, di vagina bersarang dua bakteri, yaitu bakteri baik dan bakteri jahat.

Nah, tugas dari sabun tersebut adalah membunuh bakteri jahat yang bisa menyebabkan penyakit. Namun, jika terlalu sering menggunakannya, justru bisa mematikan bakteri baik yang fungsinya melindungi vagina. Selain itu, dengan terlalu sering menggunakan sabun khusus kewanitaan juga bisa memicu datangnya kanker serviks, infeksi vagina, komplikasi kehamilan, dan iritasi. Maka dari itu, gunakanlah sewajarnya saja dan tidak berlebihan serta tidak dalam jangka panjang.