Ini yang Terjadi Jika Ayah Ikut Merawat Bayi

Photo Credit: Pexels.com

DokterSehat.Com– Banyak yang beranggapan bahwa merawat bayi adalah tugas ibu saja. Padahal anak juga membutuhkan waktu dan sentuhan ayahnya. Penelitian membuktikan bahwa ayah yang ikut merawat bayi dapat menumbuhkan ikatan yang kuat antara ayah dan anak.

Photo Credit: pexels.com

Dampak pada ayah jika ikut merawat bayi

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh psikolog Ruth Feldman di Universitas Bar-llan di Israel, menemukan fakta bahwa orang tua yang berinteraksi dengan bayi mereka mengalami peningkatan hormon oksitosin.

Penelitian tersebut mengamati sampel darah dari 8 pasangan yang hidup bersama untuk memetakan kadar hormon oksitosin pada pasangan tersebut ketika menjadi orang tua pertama kali.

Pada ibu, ditemukan lonjakan hormon oksitosin sejak kelahiran dan masa menyusui. Hal ini bukan fakta baru bagi peneliti karena hormon oksitosin memang bertugas untuk merangsang otot-otot di payudara agar mengeluarkan ASI. Otot-otot tersebut selanjutnya akan berkontraksi dan mengeluarkan ASI.

Sedangkan hasil tidak terduga datang dari kelompok ayah yang menunjukkan bahwa kadar hormon oksitosin pada ayah juga meningkat pesat, seperti yang dialami oleh para ibu. Hormon oksitosin, sering kali disebut dengan hormon cinta karena membuat orang tersebut akan makin menyayangi sosok yang ada dihadapannya.

Naiknya kadar oksitosin pada tubuh ayah dipicu dari gerakan komunikasi dengan bayi seperti mengangkat bayi ke udara, mengajak anak untuk bermain, tertawa bersama anak dan menggendong atau menimang bayi.

Sebaliknya, kadar oksitosin pada ibu naik ketika ibu memberi pelukan lembut pada bayi, membelai dan sekadar menatap wajah bayi.

“Bayi cenderung memilih ayah sebagai teman bermain dan memilih ibu untuk memberi kenyamanan ketika merasa tertekan,” jelas Feldman seperti dikutip Live Science.

Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran bagi ayah baru untuk lebih banyak terlibat dalam kegiatan mengurus bayi sejak dilahirkan. Selain itu banyak penelitian sebelumnya yang membuktikan bahwa ayah yang keterlibatan ayah dalam mengurus anak dapat menurunkan risiko kematian pada anak, membuat anak lebih sehat dan mendorong perkembangan sosial dan mental anak.